Hutan Tersisa di Bekasi – Hutan Kebun Belanda

Siapa sangka Bekasi masih punya hutan .. bukan taman hutan kota .. ini bener2 hutan yang vegetasinya lebat. Hutan itu disebut Hutan Kebun Belanda.
Lokasinya didaerah Tambun Bekasi, daerah yang penuh dengan komplek2 perumahan baru .. ternyata masih tersisa.. sepotek hutan disana.

Hari minggu saya meluncur kesana melalui area CFD Bekasi yang sangat ramai dan padat oleh warga terus melalui jalan yang yang sudah ramai dan penuh dengan bangunan kehidupan kota – toko toko, ruko, perumahan dan juga komplek perumahan baru yang sedang dibangun. Berkilo kilo meter saya melalui area Bekasi yang sudah padat dan ketika mendekat ke titik lokasi mulai suasana berubah masih ada tanah2 kosong, pesawahan dan kebun penduduk. Baca lebih lanjut

Iklan

Sisi Lain Sejarah Marunda – Kapitan Jonker & Groot Mayoor THW Dotulong

Tahukah siapa penguasa Marunda ??

Bukan si Pitung tapi orang dari daerah Ambon yang bernama Kapitan Jonker

Siapakah Kapitan Jonker ??

Baca baca sejarah kapitan Jonker ini ternyata sangat menarik dan kontroversi.
Situsnya yang ada di Marunda membuat saya penasaran untuk mengunjunginya. Tapi posisi tepatnya setelah googling sana sini tetap tidak diketahui secara pasti, pokoknya ada di Marunda. Marunda kan gede … ya sudahlah .. pokoknya saya akan cari. Patokannya hanya berdasarkan insting dan feeling saya yang pernah beberapa kali kluyuran di daerah Marunda dan tidak pernah melihat situs Kapitan Jonker .. artinya saya tinggal kluyuran di daerah Marunda yang belum pernah saya kunjungi … gampang khan .. hehehe …#GampangDariHongkong.

menyebrang rel KA yang melintasi BKT

Menuju kesana saya menyusuri BKT dipagi hari yang cukup lengang dan sesampainya di daerah perumahan Metland Menteng saya berbelok masuk kedalam komplek perumahan dan hanya sebentar untuk kemudian keluar kembali ke jalan raya, sebentar juga dan masuk ke komplek baru yang sekarang cukup terkenal karena AEON baru di buka di perumahan ini .. Perumahan Jakarta Garden City. Masuk ke dalam dan melewati gedung mall AEON .. wah gede mall ini ternyata. Keluar lagi dan sekarang berada di jalan sisi lingkar luar tol timur dan terus masuk daerah Rorotan melewati jalan Cakung Drainase. Disisi sebelah kiri adalah sungai yang hitam pekat dan kanan adalah gudang atau pabrik pabrik besar.

area Rorotan Cilincing yang sepi

Karena hari Minggu jalalan beton mulus dan lebar ini sepi .. bener benar sepi .. mobil atau truk tidak ada yang lewat. Saya mulai curiga bahwa akses jalan di depan nanti belum di perbaiki jadi tidak ada mobil yang menggunakannya sebagai jalan tembus. 3 tahun lalu saya pernah lewat sini untuk tembus kearah Marunda dan Tanjung Priok .. dan saya menyesal .. dari jalanan beton mulus lebar berubah menjadi jalan tanah dan kecil, melewati perkampungan kumuh dan .. melewati suatu “TPA” pembuangan sampah raksasa … permasalahannya jalanan di area “TPA” ini jalanan berlumpur tebal … lumpur sampah … hiyyyy. Kalau lumpur di hutan atau pedesaaan sih biasa .. tapi lumpur sampah … hiyyyy.
Tapi kenapa saya lewat sini lagi atuh … karena selain ini jarak terdekat ke daerah Marunda yang saya tuju .. juga saya meyakini bahwa selama 3 tahun ini ada perubahan … hmmm .. ayo kita buktikan.

Dari jalan beton cor mulus lebar menjadi jalan tanah kecil, melewati perkampungan kumuh dan ketika mendekati “TPA” … jalannya sudah dikasih pengerasan brangkal meskipun ada spot sedikit yang berlumpur … tapi masih bisa melipir angkat sepeda .. tidak harus nyemplung di lumpur sampah … Alhamdulillah.
Gowesan tidak bisa cepat di jalanan tanah berbatu batu kecil .. Sudah pulangnya nanti mending susur BKT, meskipun mesti memutar tapi pasti lebih cepat sampainya.

melewati area pembuangan sampah di Rorotan

Baca lebih lanjut

Must Visit curug di Sentul – Curug Putri Kencana

curug putri kencana.pngDari sekian banyak curug di Sentul Bogor ada dua komplek curug yang masuk kategori ” Must Visit ” yaitu Leuwi Hejo dan Curug Putri Kencana.

Selain kedua curug ini letaknya berdekatan dan di dalam satu areal ada beberapa curug (air terjun) dan leuwi (lubuk) keren yang dapat sekalian dikunjungi.

Leuwi Hejo saya pernah, curug Putri Kencana saya belum. Hal ini membuat saya galau.. menghapus kegalauan saya harus kesana… jam 8an sudah nongkrong di pinggir jalan daerah Citeurep, tak lama kemudian om Adi nongol.

Loading perbekalan dulu di minimarket dan cus meluncur ke sentul. Sepanjang perjalanan dari rumah sampai ke Sentul jarang sekali ketemu pegowes… entah mengapa..

Melalui jalanan Raya Babakan Madang terus menanjak dengan telaten, melewati pintu masuk Jungle Land terus keatas.
Selepas pertigaan kanan ke gunung pancar dan kiri ke Curug Putri Kencana, suasana pemandangan berubah banyak, sawah berundak, lembah, sungai berbatu batu dan hutan lindung lebat tidak jauh dari pandangan mata.

Melewati beberapa pintu masuk ke leuwi dan curug2 lain : curug leuwiasih, curug kalimata, kawah merah, dll. Kalau ada waktu silahkan mampir, saya lanjut terus sesuai misi yang diemban.

Tidak tahu berapa tanjakan penguras napas dan tenaga terlewati, kemudian menurun curam menuju jembatan di lembah. Sesampai di lembah kita berhenti dulu… bukan untuk menikmati pemandangan tapi untuk sejenak menarik napas bersiap siap menanjak kembali ke atas melewati tanjakan terngehe di daerah ini.

Ditanjakan ini pikiran fokus konsentrasi … hanya memikirkan kapan tanjakan ini berakhir … tidak terpecah oleh hutang ataupun tagihan yang belum terbayar … Om Adi dengan gahar langsung melesat.

Saya merayap dan.. yeayy.. sampai juga ke atas … girang banget apalagi jarak sudah dekat 1 km-an lagi.

Disatu titik kita belok kanan ke jalanan semen dan menanjak keatas melalui rumah2 penduduk melewati parkiran mobil. Mobil yang mau ke curug parkir disini, jalanan mengecil dan masih melewati rumah penduduk kemudian menuruni lembah hijau dan terlihat ada bendungan dari aliran sungai Sadon di bawah lembah. Baca lebih lanjut

Taman Lapangan Banteng Makin Kekinian

Meskipun sudah ada sejak zaman Belanda tapi pamor Taman Lapangan Banteng kalah oleh taman taman muda yang baru yang lebih segar dan lebih cantik.

Supaya tidak ditinggalkan Lapangan Banteng berusaha mempersolek diri kalau perlu bahkan semenor mungkin sehingga tetap dilirik.

Bagaimana kondisinya… saya akan mengunjungi “si tua” ini, sekalian menjajal Simpang Susun Semanggi, belum pernah … maklum orang pinggiran. Kabarnya Simpang Susun ini di buat dengan teknologi tercanggih saat ini … sesuatu yang hebat tapi kabarnya bisa bikin nyasar juga, kepo dong … saya akan sekalian melintasi.

Jam 7 kurang saya sudah menanjak di Simpang Susun ini, ada orang orang maupun pesepeda yang bermain kesini meskipun tidak banyak. Titik spot yang teramai untuk selfie adalah pas di atas jalan tol dalam kota, banyak yang berhenti disini untuk selfie.

spot selfie favorit tepat di bawahnya melintas tol dalam kota

Baca lebih lanjut

Mungkinkah ini Gua Prasejarah – Goa Sancang Rawa Bogo

Diduga ini adalah gua prasejarah .. gua peninggalan zaman batu.
Goa Sancang Rawa Bogo membuat saya penasaran untuk menyambanginya.

Gowes nyamperin dulu om Adi di tikum Metland Cileungsi, ternyata di sana lagi lesehan aja berdua sama om Maryono yang akan gowes sendirian kearah curug Ciherang. Diajakin untuk gowes bareng kita .. tapi tidak tergoda oleh iming2 … karena sudah bertekad akan pergi ke Ciherang. Gowes barengan bertiga melalui jalan raya Jonggol Cariu dan berpisah di daerah Cibucil, kita belok kiri dan om Maryono lurus.

Tapi disini mulai terjadi kekacaun arah … panduan yang kita pakai adalah aplikasi gps googlemaps dari android. ternyata malah dibikin berputar putar. Masuk lagi ke jalan kecil perkampungan dan … eeee koq nongol lagi di jalan raya Jonggol Cariu .. tetap kita percayakan sama aplikasi ini walau mulai ragu …
terus masuk melalui alun alun jonggol dan nongol kembali ke jalan raya Jonggol Cariu …. hadehhh. Terus kita ikutin sampai melewati jembatan Cipamingkis yang ambruk dan harus melalui jembatan alternative yang ada di sebelahnya dan dikenakan tariff seperti masuk tol oleh warga sekitar jika mau menyebrangi jembatan tersebut, jembatan ini bisa dilalui kendaraan roda 4, tapi truk tidak bisa melalui jalan ini.

Sambil jalan kita berhenti beberapa kali untuk mengecek … diperhatikan dengan seksama .. ternyata panduanya mengarah ke dalam suatu komplek dan setelah di teliti ternyata itu adalah komplek Batalyon Polisi Militer. Memang goa yang dituju tidak ada jalannya dan berdasarkan panduan map android ini jalan terdekat ketitik lokasi adalah melalui komplek PM itu. Wah bakalan ribet kalau mesti masuk sana, bakalan ditanya macem macem .. masih mending kalau cuma minta menyebutkan 5 suku yang ada di Indonesia. Kita cari jalan lain yang memutar .. dan kenyataan memang jadi berputar putar kembali … hadehhh.

Baca lebih lanjut

Berteduh di hutan Cifor dan Situ Gede Bogor

Musim kemarau.. gersang.. kering.. panas.. bener bener garing.
Butuh tempat yang adem rindang teduh sejuk.

Yang terbayang adalah Bogor.
Hutan Raya tempat yang oke … hmm tapi pastinya di long weeken begini ramai … sudah pernah beberapa kali juga kesini.
Inginnya ketempat lain yang belum pernah. Di Bogor ada hutan lain… CIFOR .. belum pernah saya kesini … cocok deh.

Jam 1/2 tujuh lebih meninggalkan rumah. Selama perjalanan semuanya berjalan tertib aman lancar.

Melewati Cibubur, Cibinong, jalan Raya Bogor dan belok kanan gowes di bawah tol lingkar luar Bogor.
Jalan lancar, jalan tol lingkar luar Bogor ada di atas, stop dulu di minimarket loading perbekalan. Lanjut lagi … ternyata sebagian jalan layang tol ini masih proses pengerjaan.. akibatnya jalan menyempit… ngantri .. macet.

Belok ke kiri melalui Taman Yasmin lalu menurun melewati lembah yang ada sungainya… nanjak lagi dan belok kanan.. tak lama kemudian jam 9an sampailah di Cifor.

serasa gowes membelah hutan

Baca lebih lanjut

Klayaban di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman

Siapa yang tahu Pelabuhan Nizam Zachman ?
tidak tahu ya ….
Kalau Muara Angke ?

 
Umumnya orang lebih tahu Muara Angke, padahal pelabuhan Nizam Zachman jauh lebih besar dari Muara Angke bahkan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia untuk pelabuhan perikanan. Posisi Muara Angke bisa dikatakan bertetanggaan sama Pelabuhan Nizam Zachman ini.

Muara Angke lebih dikenal karena pasar ikannya dan sekaligus pelabuhan transportasi rakyat untuk ke pulau luar di Jakarta sedangkan Pelabuhan Nizam Zachman adalah pelabuhan perikanan industri bukan untuk konsumen retail beli satuan seperti di Muara Angke.

Belum pernah saya ke tempat ini dan infomasi mengenai pelabuhan ini juga sangat minim, jadi ingin tahu seperti apa sih pelabuhan industri itu.
Menggelindinglah saya kesana di hari Minggu yang cerah tanpa di iringi burung2 yang bernyanyi, melalui Kampung Melayu dan lurus terus melalui jalan Gunung Sahari tiba di Mangga Dua dan sampailah di kota Tua jam 7.30-an. Suasana kota tua terlihat lebih bersih dan sedang banyak progress renovasi ehh .. revitalisasi, pokoknya sedang banyak gedung gedung yang diperbaiki, mudah2an kota tua ini akan tampil lebih cantik.

Berhenti sebentar di kota tua melihat lihat suasana dan lanjut lagi untuk menyelesaikan misi, tapi saya melipir dikit dulu ke Museum Bahari ingin melihat bagaimana kondisinya kini setelah bagian depan museum ini ditertibkan. Dulu di area depan Museum adalah pasar yang padat dan ramai, sekarang sudah menjadi tanah kosong dan jalanan sepi, kabarnya akan ditata sebagai bagian dari kawasan wisata.

Baca lebih lanjut

Bermain di Kampung Air Warna Warni Katulampa

Lagi ngetrend kampung warna warni
Bermunculan kampung berwarna warni di beberapa tempat di Indonesia.
Copy paste untuk sesuatu yang baik adalah bagus .. bahkan hebat, banyak tempat2 lain yang tidak tergugah, tidak terinspirasi, tidak move on … padahal memiliki potensi untuk maju.

Satu daerah hebat lagi adalah daerah di Bogor tepatnya di daerah bendungan Katulampa. Warganya secara swadaya merubah dan menata pemukiman padat menjadi cantik dan menarik untuk di kujungi. Keunikan Katulampa dari kampung warna warni lain adalah memiliki sungai bersih yang dimanfaatkan untuk bermain air, sehingga dinamakan Kampung Air Warna Warni Katulampa.

Setelah kondisi Katulampa berubah jadi warna warni …. saya pengen main kesana lagi, pernah 2 kali kesini tapi sudah lama sudah pasti waktu itu kondisinya masih standard belum di “upgrade” seperti sekarang. Orang lebih mengenal Katulampa ketika musim penghujan .. ketika Jakarta mulai banjir pasti banyak liputan dari Katulampa yang mengabari ketinggian air tapi sekarang kondisinya berubah .. tidak dikenal hanya karena musim penghujan saja bahkan musim kemaraupun menjadi bahan pembicaraan.

jalan pintas dari perumahan sentul

Baca lebih lanjut

Tempat Pertapaan Pendekar – Gua Arca Sodong

Katanya gua ini adalah tempat bertapa pendekar.
Jika Anda pendekar atau ingin menjadi atau ingin bertemu .. atau hanya ingin jalan2 ke tempat pendekar, patut dipertimbangkan untuk menyambangi gua Arca di daerah Sodong.
Saya juga ingin kesana … Ya gini gini juga punya teman pendekar lho.. teman yg pendek dan kekar … hahaha

As usual .. roda sepeda menggilas tanpa ampun jalanan kalimalang mengarah ke Bekasi, bolak belok.. nongol di jalan Narogong.

sepeda digelindingan terus dan sampai ke Metland Cileungsi yang masih ramai sama orang yang berolah raga, jalan pagi maupun nongkrong2 aja.

sebagian area perkebunan sawit Cileungsi yang menjadi kosong

Nyebrang jalan Cileungsi masuk perumahan2, jalanan desa dan masuk ke area perkebunan sawit Cileungsi. Jalanannya masih jalan tanah dan berbatu, sebagian area kebun sawit sudah di babat menjadi padang rumput dan sebagian lagi masih ada pohon2 sawitnya. Tidak tahu apakah pohon sawit ini masih produktif atau tidak. Baca lebih lanjut

Secuil Hutan di kegersangan – Hutan Jeng Jeng Deltamas Cikarang

Jika melewati tol Cikampek di siang hari bolong pasti terasa banget panas menyengat … begitu gersangnya area ini.
Tapi dikegersangan tol Cikampek ada satu tempat yang teduh, satu area dengan pohon yang cukup lebat seperti hutan kecil, tepat di pinggir tol di sisi kota Deltamas.

Dari dulu bolak balik tol Cikampek area ini bikin penasaran. Pernah sekali, sepedaan kesini itupun sudah lama, saat di Deltamas ini area perumahannya masih sedikit selebihnya area kosong yang berbukit2 seperti padang savana seperti bukit teletubies.

Dihari minggu ini saya mau kesana lagi, ingin nengokin bagaimana kondisinya sekarang..
Start jam 7 lebih… lumayan telat, bakalan makin panas diperjalanan..

Perjalanan hanya menyusuri Kalimalang.. terus aja .. melewati Metmall Bekasi.. lurus aja pokoke susuri aja jalanan di sisi sungai Kalimalang, jalanan tidak begitu ramai, tapi malah agak sedikit khawatir karena motornya kenceng2.

Disatu titik belok kanan menyebrangi sungai Kalimalang lalu menyebrangi tol Cikampek dan langsung masuk area pinggiran kota Deltamas, terus masuk kedalam dan berada dijalanan utama dua jalur yang lebar dan beraspal hotmix mulus.

jalanan lama sudah ditumbuhi pohon pohon

jalanan baru hotmix mulus tapi gersang

Sepi.. tidak ketemu yang olah raga atau sesepedaan.. ya iyalah sudah jam 9-an sudah makin panas.. orang2 sudah pada balik. Baca lebih lanjut