Blusukan suasana Ndeso – Kelok 11 Weninggalih

Saatnya hanya ingin jalan jalan di perkampungan. Menikmati suasana kampung yang ndeso banget, pesawahan berundak, kebon kebon, jalanan yang sepi … suasana yang tenang dan damai …. tradisional …. rumah rumah dari bambu kayu bilik …. sederhana .. khas suasana desa.

Dimana suasana desa seperti itu yang dekat dari Jakarta … tidak perlu pergi jauh jauh … masih bisa digowes pulang pergi setengah harian.

Setelah dipikir pikir … ditimbang timbang … dicari cari …. sepertinya suasana seperti itu ada di area pesawahan Weninggalih. Area pesawahan Weninggalih sangat indah … dan area sekitarnya masih banyak area hijau … rumah rumah masih sedikit dan letaknya berjauhan ….

Minggu pagi … matahari sudah bersinar dengan semangat … sepeda bergerak dengan santai menyesuaikan dengan ritme sesepedahan …. sebulan penuh di bulan Ramadhan hanya gowes muter komplek saja …. ketika akan gowes jauhan jadi grogi … gowes nyantai saja … yang penting enjoy.

Bergerak melintasi Kalimalang, melewati Kamala Lagoon …. Narogong Bekasi dan sampai di Metland Cileungsi. Berhenti sejenak rehat … dan lanjut lagi bergerak di jalan Jonggol – Cariu. Jalanan relatif sepi … lancar … tidak ketemu pesepeda sama sekali.

Tak terasa sepeda sudah melewati Tugu Jonggol Tegar Beriman … melewati jembatan sungai Cipamingkis, dan di satu titik … sepeda belok kiri, keluar dari jalan raya Jonggol – Cariu dan mulai memasuki suasana pesawahan yang terbentang luas.

Sepeda bergerak menyusuri jalanan pedesaan, melewati bentangan pesawahan, keluar masuk kampung … jalanan kadang cor-an semen dan kadang tanah. Sepeda mulai memasuki perkampungan lagi dan ketika berbelok diujung kampung … di depan terbentang hamparan pesawahan berundak …. inilah pesawahan Weninggalih …. meskipun tanaman padinya sudah dipanen … tapi tetap terlihat indah … apalagi jika datang kesini pada saat padi menguning … bener2 keren banget deh.

— area pesawahan Weninggalih

Dibeberapa titik saya berhenti … mengamati, menikmati dan mengabadikan area pesawahan ini … kadang sambil berbincang dengan ibu dan bapak yang sedang bekerja di sawah.

Baca lebih lanjut

Perjalanan berkelok memutari Gunung Batu Jonggol

Gunung Batu Jonggol merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di area Jabodetabek. Keunikan landscape gunung Batu serta sekarang ada kedai kopi yang terkenal disana sehingga semakin membuat tempat ini cukup popular.

Untuk menuju kesana dari arah Jakarta ada beberapa pilihan rute …. Melalui Sukamakmur Bogor atau dari arah Mengker atau lewat jalur dalam …. Melalui jalur offroad.
Saya pernah gowes menuju gunung Batu melalui jalur dalam … offroad apruk aprukan dan muncul dari belakang gunung Batu.

Sudah lama ingin bersepeda memutari gunung Batu melewati Mekarsari Cileungsi, Jonggol, dan berbelok melalui Mengker lalu berkelok kelok sampai ke Gunung Batu. Perjalanan dilanjutkan sehingga melewati pasar Sukamakmur dan akhirnya sampai kembali di Jonggol.

Mengapa memilih melalui jalur Mengker …. karena tipikal jalan dari Mengker sampai gunung Batu sangat menarik …. jalurnya sepi, aspal mulus 90% dan …. berkelok kelok terus, banyak melalui kelokan u …. mengemudi kendaraan bermotor melintasi jalur ini sangat menantang dan mengasikkan …. apalagi jika menggunakan sepeda .. jalurnya mendaki melalui suatu bukit .. kemudian menurun dan kemudian terus mendaki sampai di gunung Batu.

Baca lebih lanjut

Pencarian cinta ke Pulau Cinta

Saatnya bucin ….
Mencari cinta dimana mana … sudah melakukan pencarian cinta di Jembatan Cinta Bekasi …. belum ketemu …. kabarnya di Tangerang ada pulau Cinta … mungin disana ada ….

Pencarian cinta kalau perlu dari Bekasi sampai ke Tangerang saya jabani …. masih bisa digoweskan …

Minggu pagi langit cerah …. sepeda rolling …
Menyusuri BKT mengarah ke arah Sudirman dan tak terasa sudah di fly over Pondok Bambu, fly over Kampung Melayu, fly over Tebet dan …. sampailah di Sudirman.

Menyusuri sisi kanan trotoar Sudirman yang super lebar, sangat nyaman untuk pejalan kaki dan juga ada jalur sepeda di trotoar ini. Ketika sampai di depan gedung Mayapada Tower atau yang disebrangnya ada hotel Le Meridien …. ada kerumunan … terutama banyak goweser … ehhhh apaan inihhh …. bagi bagi minyak goreng ….

Ternyata mereka sambil bawa sepeda pada antri mau naik lift jembatan penyebrangan …. ohhhh … ternyata ini toh JPO Pinisi yang lagi viral itu …. saya cukup mengamati saja dari bawah. Sepertinya banyak komunitas gowes yang datang ke JPO ini.

Perjalanan sepeda berlanjut menyusuri trotoar dan kemudian menyebrang melalui JPO biasa yang sepi ke jalur yang mengarah ke Bundaran HI. Pada saat pandemic car free day ditiadakan, yang bersepedahan masih banyak tapi memang tidak sebanyak seperti biasanya. Bersama pesepeda lain saya mengarah ke HI dan sampailah di Bundaran HI yang tidak terlalu ramai.

Baca lebih lanjut

Melihat Bogor dari puncak Cijulang ternyata ada Situs Awas Paninggal

— di puncak Cijulang

Area kaki gunung Salak banyak sekali tempat yang belum pernah saya kunjungi.
Ada satu area yang sepertinya jarang sekali terdengar …. Puncak Cijulang … jadi ingin tahu ada apa disana, sekalian mencari spot ngopi dengan view kota Bogor di kejauhan.

Minggu pagi langsung meluncur ditemani awan mendung, melalui Pondok Gede dan sampai di tikum Cibubur. Menanti sejenak dan si om muncul … dan cusss lagi kita berangkat.

Sepeda bergerak santai dan tak terasa sudah menggelinding di jalan raya Bogor Jakarta, melewati Cibinong dan terus … terus … sampailah di sisi luar Kebon Raya Bogor.

Berhenti sejenak di trotoar setelah monumen Lawang Salapan …. suasana tidak ramai … tidak banyak pejalan kaki atau yang berolah raga, karena area sisi luar kebon Raya Bogor ini dijagain oleh satpol PP untuk mengurangi kerumuan dan keramaian.

Baca lebih lanjut

Wisata Baru Keren Jonggol yang belum bernama – Bukit Kentang

Ingin ngopi

Ngopi di suatu bukit yang hijau dengan view yang indah.
Yang terbayang adalah daerah disekitaran Jonggol … di sekitar Wonjo – Wonderful Jonggol banyak bukit yang dapat dituju.

Setelah semua perlengkapan “lenong” siap … berangkatlah sepeda di hari Minggu pagi, menyusuri Kalimalang mengarah ke Bekasi dan setelah ban sepeda berputar 26 km-an sampailah di tikum Metland Cileungsi …

Janjian jam 8 pagi sampai disana jam 8.10 … maafkan aku … berangkatnya tadi kesiangan, maklum bangun tidur terlambat.

Baca lebih lanjut

Menikmati Pedesaan dan Pesawahan Bekasi – Embung Air Batu Beureum

Destinasi ini termasuk baru, dan ada dalam list untuk dikunjungi. Selama ini belum ada momen yang pas … dan ketika minggu pagi saya bangun kesiangan … mood pergi jauh hilang … destinasi ini muncul dikepala … lokasinya bisa dikatakan tidak terlalu jauh … Embung Air Batu Beureum … ya ok berangkat kesana.

Jam tujuh lebih berangkat dari rumah … matahari bersinar menyemangati, padahal beberapa hari ini selalu mendung dan turun hujan.

Sepeda bergerak di Kalimalang mengarah ke Bekasi di bawah jalan tol baru Becakayu, melewati perempatan Metmall Bekasi dan terus bergerak menyusuri jalanan kota Bekasi mengarah ke jalur Pantura.

Dan ketika melintas di jl Sultan Hasanuddin Tambun …. ketika melintas Gedung Juang Bekasi …. saya heran dan takjub …. Gedung Juang ini telah berubah menjadi cantik ….. betul betul telah di tata dengan indah dan menarik … kerennnn.

Akhirnya Bekasi memiliki museum … dan museum yang cantik … arsitektur gedung kolonial yang klasik selalu indah dilihat, apalagi telah dibersihkan dan di cat ulang serta area outdoornya ditata dengan indah seperti ini.

Setelah menepi dan menikmati suasana luar Gedung Juang …. lumayan banyak juga pesepeda yang datang kesini. Tak lama saya berhenti disini … perjalanan berlanjut, masih mengarah ke jalur Pantura, melintas daerah Cibitung dan di daerah Cikarang sepeda berbelok keluar dari jalan utama masuk ke jalan yang lebih kecil menyebrang rel kereta api, berbelok belok dan di daerah kampung Pelaukan banyak spot kubangan air selokan, dari yang sedikit sampai yang banyak …. akibat saluran drainase yang tidak baik. Gowes enjoy aja … pelan pelan setiap melewati genangan comberan ini … berharap tidak ada motor atau mobil melintas kenceng sehingga memercikkan air kemana mana … umumnya sih para pengemudi mengerti dan paham … tapi suka aja ada oknum … yah bagaimana lagi.

Baca lebih lanjut

Dekat Sepi, Asyik untuk bersantai – Curug Ciangsana

ak sengaja saya melihat seperti curug di googlemaps, masak sih itu curug ….
Tidak pernah mendengar bahwa disana ada curug, googling juga tidak ada informasi mengenai keberadaan curug disana.

Lokasinya tidak jauh dari destinasi wisata terkenal … Leuwi Kunten di daerah Sentul… bisa dikatakan tetanggaan.

Penasaran …

Berangkatkah di minggu pagi, meluncur melewati Kalimalang dan beberapa saat kemudian sampai di tikum Cibubur … menunggu sejenak dan si Om muncul … sudah beberapa waktu si Om berhalangan … saat ini gowes barengan lagi, destinasi “dekat” ini cocok untuk si om yang vacum sesepedahan beberapa waktu.

Baca lebih lanjut

Apruk aprukan lewat jalur belakang ke WarDes Jonggol

Warung Desi di Jonggol adalah destinasi goweser.
Beberapa kali wara wiri disana, tapi secara formal baru satu kali saya mampir ke warung itu.

Tapi ada yang menarik dan bikin penasaran, yaitu jalur dari jalan raya Dayeuh Sukamakmur menuju WarDes (Warung Desi). Di googlemaps tidak ada jalurnya, tapi jika dilihat dari citra satelit terlihat ada jalur … jalur setapak tidak begitu jelas, sepertinya itu adalah jalur peladang pergi ke kebun. Rute dibuat berdasarkan jalur setapak yang melintasi sebuah jembatan di dasar lembah. Kondisi bukitnya dari citra satelit lebih banyak gundulnya.

Rute telah di set dan dimasukkan ke GPS, tinggal mengikuti GPS saja, apakah akan semudah itu Ferguso ?
Pokoknya sikat gowes, nanti tinggal menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, karena citra satelit di daerah remote jarang di update dan biasanya berbeda dengan kondisi saat ini.

Minggu pagi sangat cerah …. semingguan ini selalu mendung dan bahkan hujan. Terangnya sinar matahari pagi … gowes jadi lebih bersemangat, bahkan di jalan ketemu banyak rombongan pesepeda … merekapun pada bersemangat pergi keluar … gowes sepeda.

Baca lebih lanjut

Berpetualang ke pebukitan Tajur — Bukit Nyuncung Tajur

Sering wara wiri melihati daerah sana … daerah Tajur Bogor.
Di daerah Tajur ada pebukitan yang bersisian dengan Hambalang, hanya pernah sekali melintasi bukit itu ketika pergi ke danau Hijau Indocement dan melewati Eurih Bike Park yang ketika itu baru dibangun.

Gunung atau pebukitan di Tajur ini bisa dikatakan relatif dekat dari Jakarta tapi tidak popular, tidak tahu ada apa disana … pasti ada yang menarik, karena jika melintas di jalan raya Tajur Sukamakmur … perbukitan begitu menggoda … hijau hijau, tidak tinggi tapi berkontur tipikal khas pegunungan.

Awan kelabu di Minggu pagi tapi tidak menyurutkan semangat untuk gowes. Perlengkapan ngopi ringkes saya siapkan … bawa thermos air panas dan coffee drip merek lokal.
Hampir jam 7 pagi sepeda baru berangkat meninggalkan rumah. Melintas Kalimalang mengarah ke Pondok Gede dan muncul di daerah Cibubur. Tidak terlalu banyak ketemu kelompok gowes … mungkin karena awan mendung dan beberapa hari ini hampir selalu hujan.

Baca lebih lanjut

Muncak 140 mdpl – Gunung Kepuh

Saatnya pergi ke daerah baru .. ke daerah yang cantik dan indah … Jogja atau Bali … daerah yang tepat … hmmm … kayaknya kejauhan … yang dekat dekat aja …. yang murmer … hehe … sekitaran Jabotabek lagi … maunya ke pantai … atau ke gunung … kayaknya muncak oke juga.

Daerah Parung Panjang jarang saya main kesana … pernah sesepedahan ke gunung Dago yang ada di area sana … disebelah gunung dago ada gunung tetangganya … gunung Kepuh.

Matahari bersinar cerah .. sepeda berangkat di minggu pagi menyusuri Kalimalang mengarah ke Cawang, menyebrang menaiki fly over Pancoran, belok melalui jalan Wolter Mongensidi dan tak lama kemudian masuk ke area jalan Wijaya Kebayoran Baru … jarang sekali saya melintas daerah ini … Wijaya termasuk daerah elite … jalanan lebar sepi pohon pohon yang besar dan rindang … rumah rumah wow segede gaban … asyikk juga melihat sesuatu yang beda … melihat yang indah indah … selama ini hanya perkampungan, pesawahan, alam yang hijau hijau tapi rumah rumah beserta pekarangan yang cantik ini sangat layak untuk dinikmati, cukup melihat dan melewati dari luar saja sudah senang.

Baca lebih lanjut