Leuwi terdekat dan curug Tertinggi di Sentul – Leuwi Asih, curug Handeleum dan curug Kalimata

Sentul memang daerah sejuta curug, banyak banget curug di Sentul. Ada 2 curug yang selama ini hanya dilewati saja ketika jalan jalan gowes kesana. Memang curug ini kalah popular dari Leuwi Hejo dan Curug Putri Kencana. Penasaran juga dengan curug dan leuwi ini .. leuwi Asih dan curug Kalimata. Daripada kepikiran kayak mikirin negara .. mending saya piknik aja kesana.

jam 6 pagi kurang titik sudah berangkat. Long weekend ikut keramaian orang pergi piknik ..

Sepanjang perjalanan relatif sepi .. tidak padat, bahkan pesepedapun tidak ketemu banyak dijalan. Pada kemana orang2 …

Mengarah ke Babakan Madang Sentul… jalanan tidak rame, menanjak terus ke atas dan sampailah di destinasi pertama.

perjalanan di daerah Babakan Madang Sentul

Baca lebih lanjut

Iklan

Wisata kekinian di Depok – Kampung 3D Depok

Wowww .. 3D .. zaman now zaman 3D .. 2D sudah biasa. Kampung warna warni sudah banyak … dimana mana ada … tapi kalau kampung 3D masih sedikit. Salah satunya Kampung 3D di kota Depok.

Di era digitalisasi zaman now … banyak sekali terjadi perubahan. Perubahan terjadi dengan cepat.
Di kategori wisata aja sekarang ada wisata selfie … ga terbayangkan dulu ada wisata seperti ini. Tempat yang tidak memiliki keindahan alam, tidak memiliki nilai sejarah .. atau bisa dikatakan tempat yang “biasa biasa saja” bisa dirubah menjadi tempat wisata. Dengan kreatifitas akan tercipta spot spot kece untuk selfie yang akan menarik orang orang untuk datang, seperti di Kampung 3D Depok ini.

gerbang masuk Kampung 3D Depok

Baca lebih lanjut

Yuk Main ke Jonggol – Curug Sedong dan Jonggol Garden

Jonggol memiliki banyak destinasi wisata, termasuk destinasi yang baru dan juga curug yang belum popular. Destinasi wisata baru yang kekinian adalah Jonggol Garden sedangkan wisata alam Jonggol yang belum popular adalah curug Sedong. Di radius kedua tempat tersebut ada lagi 2 tempat wisata lainnya yaitu goa Ciwadon dan curug Cimapag. Asyikk .. sekali main bisa ke beberapa tempat wisata. Tapi trip kali ini hanya ke tempat yang belum pernah saya dikunjungi yaitu curug Sedong dan Jonggol Garden

Gerimis datang di minggu pagi ini, saya menunggu sejenak dan 6-30-an gerimis berhenti saya berangkat.
Sampai di daerah Kalimalang .. gerimis turun lagi dan semakin rapat, berhenti pasang jaket hujan dan cuss gowes lagi. Sampai di Taman Galaxy .. kering, berhenti buka jaket lagi .. gerahhh. Berangkat lagi .. di daerah Pekayon turun hujan yang rapat … pasti basah deh kalau lanjut gowes, saya berhenti berteduh, kirim sms — ehh masih main sms-an — ke om Adi “ telat “… menunggu sampai sedikit mereda … pasang jaket .. dan berangkat lagi … sampai Kemang pratama .. kering … panas pakai jaket … berhenti buka lagi … baru jalan sebentar .. hujan lagi .. eehhh .. ngeledek ni yee … oke oke … pakai jaket lagi … di daerah Narogong .. kerontang .. kering total … tidak hujan sama sekali disini … berhenti lagi buka jaket … dan tibalah di tikum metland jam 8 kurang .. padahal janjian jam 7.30 …

Ngobrol2 bentar sama komunitas sepeda yang sedang tikum juga disana .. biasalah ngomoning mau dibawa kemana politik dunia ini .. *boong bangettt … haha hihi sebentar … lalu kita lanjut jalan – saya dan om Adi. Baca lebih lanjut

Piknik ke Cibinong, mengunjungi situ situ dan stadion terbaik dunia

Cibinong umumnya hanya jadi pelintasan. Saya beberapa kali melintasi daerah ini untuk menuju ke tujuan lain. Meskipun seringnya saya melintas tapi pernah juga gowes piknik ke Cibinong, ke Danau Dora yang kayaknya jadi tempat paling hit di Cibinong dan ke Situ Cikaret, situ terbesar di Cibinong.

Cibinong bukan menjadi destinasi wisata, kalah pamor dari tetangganya Sentul dan sekitaran kota Bogor. Tapi saya yakin … Cibinong punya tempat2 menarik.. saya memiliki keyakinan akan hal ini .. #SokYakin. Keyakinan ini butuh argumentasi untuk dibuktikan, saya akan jalan jalan ke Cibinong … piknik ke Cibinong.

Minggu pagi sebelum berangkat saya perhatikan dulu langit .. agak sedikit berawan tapi saya yakin..#YakinLagi … tidak akan hujan … Cuss deh saya go .. gowes maksudnya. Lewat Pondok Gede, Cibubur dan ketika akan melewati kolong tol Jagorawi di Leuwinanggung Cimanggis .. ehh di tutup, ada perbaikan. Ya sudah mesti berputar lumayan jauh. Pokoke gowes terus … gak terasa sudah sudah di Cibinong dan sampailah di tujuan pertama.

Situ Citatah
Situ ini tepat di pinggir jalan raya yang ramai, airnya terlihat bersih, dan bukan menjadi tempat wisata, dibiarkan apa adanya, tidak ada orang2 yang bermain main kesini. Paling ada sedikit pemancing dan rakit yang sedang menjala ikan. Di sisi jauh terlihat pemakaman Tionghoa. Situ ini seperti terlupakan begitu saja, sayang sekali tidak dikemas menjadi tempat wisata, padahal akses untuk menuju situ ini sangat mudah dan situ ini memiliki pulau di tengahnya yang bisa menjadi daya tarik wisata. Saya perhatikan tidak ada jalan untuk memutari situ ini.

situ Citatah tepat di pingir jalan raya yang ramai

Baca lebih lanjut

Must Visit curug di Sentul – Curug Putri Kencana

curug putri kencana.pngDari sekian banyak curug di Sentul Bogor ada dua komplek curug yang masuk kategori ” Must Visit ” yaitu Leuwi Hejo dan Curug Putri Kencana.

Selain kedua curug ini letaknya berdekatan dan di dalam satu areal ada beberapa curug (air terjun) dan leuwi (lubuk) keren yang dapat sekalian dikunjungi.

Leuwi Hejo saya pernah, curug Putri Kencana saya belum. Hal ini membuat saya galau.. menghapus kegalauan saya harus kesana… jam 8an sudah nongkrong di pinggir jalan daerah Citeurep, tak lama kemudian om Adi nongol.

Loading perbekalan dulu di minimarket dan cus meluncur ke sentul. Sepanjang perjalanan dari rumah sampai ke Sentul jarang sekali ketemu pegowes… entah mengapa..

Melalui jalanan Raya Babakan Madang terus menanjak dengan telaten, melewati pintu masuk Jungle Land terus keatas.
Selepas pertigaan kanan ke gunung pancar dan kiri ke Curug Putri Kencana, suasana pemandangan berubah banyak, sawah berundak, lembah, sungai berbatu batu dan hutan lindung lebat tidak jauh dari pandangan mata.

Melewati beberapa pintu masuk ke leuwi dan curug2 lain : curug leuwiasih, curug kalimata, kawah merah, dll. Kalau ada waktu silahkan mampir, saya lanjut terus sesuai misi yang diemban.

Tidak tahu berapa tanjakan penguras napas dan tenaga terlewati, kemudian menurun curam menuju jembatan di lembah. Sesampai di lembah kita berhenti dulu… bukan untuk menikmati pemandangan tapi untuk sejenak menarik napas bersiap siap menanjak kembali ke atas melewati tanjakan terngehe di daerah ini.

Ditanjakan ini pikiran fokus konsentrasi … hanya memikirkan kapan tanjakan ini berakhir … tidak terpecah oleh hutang ataupun tagihan yang belum terbayar … Om Adi dengan gahar langsung melesat.

Saya merayap dan.. yeayy.. sampai juga ke atas … girang banget apalagi jarak sudah dekat 1 km-an lagi.

Disatu titik kita belok kanan ke jalanan semen dan menanjak keatas melalui rumah2 penduduk melewati parkiran mobil. Mobil yang mau ke curug parkir disini, jalanan mengecil dan masih melewati rumah penduduk kemudian menuruni lembah hijau dan terlihat ada bendungan dari aliran sungai Sadon di bawah lembah. Baca lebih lanjut

Mungkinkah ini Gua Prasejarah – Goa Sancang Rawa Bogo

Diduga ini adalah gua prasejarah .. gua peninggalan zaman batu.
Goa Sancang Rawa Bogo membuat saya penasaran untuk menyambanginya.

Gowes nyamperin dulu om Adi di tikum Metland Cileungsi, ternyata di sana lagi lesehan aja berdua sama om Maryono yang akan gowes sendirian kearah curug Ciherang. Diajakin untuk gowes bareng kita .. tapi tidak tergoda oleh iming2 … karena sudah bertekad akan pergi ke Ciherang. Gowes barengan bertiga melalui jalan raya Jonggol Cariu dan berpisah di daerah Cibucil, kita belok kiri dan om Maryono lurus.

Tapi disini mulai terjadi kekacaun arah … panduan yang kita pakai adalah aplikasi gps googlemaps dari android. ternyata malah dibikin berputar putar. Masuk lagi ke jalan kecil perkampungan dan … eeee koq nongol lagi di jalan raya Jonggol Cariu .. tetap kita percayakan sama aplikasi ini walau mulai ragu …
terus masuk melalui alun alun jonggol dan nongol kembali ke jalan raya Jonggol Cariu …. hadehhh. Terus kita ikutin sampai melewati jembatan Cipamingkis yang ambruk dan harus melalui jembatan alternative yang ada di sebelahnya dan dikenakan tariff seperti masuk tol oleh warga sekitar jika mau menyebrangi jembatan tersebut, jembatan ini bisa dilalui kendaraan roda 4, tapi truk tidak bisa melalui jalan ini.

Sambil jalan kita berhenti beberapa kali untuk mengecek … diperhatikan dengan seksama .. ternyata panduanya mengarah ke dalam suatu komplek dan setelah di teliti ternyata itu adalah komplek Batalyon Polisi Militer. Memang goa yang dituju tidak ada jalannya dan berdasarkan panduan map android ini jalan terdekat ketitik lokasi adalah melalui komplek PM itu. Wah bakalan ribet kalau mesti masuk sana, bakalan ditanya macem macem .. masih mending kalau cuma minta menyebutkan 5 suku yang ada di Indonesia. Kita cari jalan lain yang memutar .. dan kenyataan memang jadi berputar putar kembali … hadehhh.

Baca lebih lanjut

Berteduh di hutan Cifor dan Situ Gede Bogor

Musim kemarau.. gersang.. kering.. panas.. bener bener garing.
Butuh tempat yang adem rindang teduh sejuk.

Yang terbayang adalah Bogor.
Hutan Raya tempat yang oke … hmm tapi pastinya di long weeken begini ramai … sudah pernah beberapa kali juga kesini.
Inginnya ketempat lain yang belum pernah. Di Bogor ada hutan lain… CIFOR .. belum pernah saya kesini … cocok deh.

Jam 1/2 tujuh lebih meninggalkan rumah. Selama perjalanan semuanya berjalan tertib aman lancar.

Melewati Cibubur, Cibinong, jalan Raya Bogor dan belok kanan gowes di bawah tol lingkar luar Bogor.
Jalan lancar, jalan tol lingkar luar Bogor ada di atas, stop dulu di minimarket loading perbekalan. Lanjut lagi … ternyata sebagian jalan layang tol ini masih proses pengerjaan.. akibatnya jalan menyempit… ngantri .. macet.

Belok ke kiri melalui Taman Yasmin lalu menurun melewati lembah yang ada sungainya… nanjak lagi dan belok kanan.. tak lama kemudian jam 9an sampailah di Cifor.

serasa gowes membelah hutan

Baca lebih lanjut

Bermain di Kampung Air Warna Warni Katulampa

Lagi ngetrend kampung warna warni
Bermunculan kampung berwarna warni di beberapa tempat di Indonesia.
Copy paste untuk sesuatu yang baik adalah bagus .. bahkan hebat, banyak tempat2 lain yang tidak tergugah, tidak terinspirasi, tidak move on … padahal memiliki potensi untuk maju.

Satu daerah hebat lagi adalah daerah di Bogor tepatnya di daerah bendungan Katulampa. Warganya secara swadaya merubah dan menata pemukiman padat menjadi cantik dan menarik untuk di kujungi. Keunikan Katulampa dari kampung warna warni lain adalah memiliki sungai bersih yang dimanfaatkan untuk bermain air, sehingga dinamakan Kampung Air Warna Warni Katulampa.

Setelah kondisi Katulampa berubah jadi warna warni …. saya pengen main kesana lagi, pernah 2 kali kesini tapi sudah lama sudah pasti waktu itu kondisinya masih standard belum di “upgrade” seperti sekarang. Orang lebih mengenal Katulampa ketika musim penghujan .. ketika Jakarta mulai banjir pasti banyak liputan dari Katulampa yang mengabari ketinggian air tapi sekarang kondisinya berubah .. tidak dikenal hanya karena musim penghujan saja bahkan musim kemaraupun menjadi bahan pembicaraan.

jalan pintas dari perumahan sentul

Baca lebih lanjut

Tempat Pertapaan Pendekar – Gua Arca Sodong

Katanya gua ini adalah tempat bertapa pendekar.
Jika Anda pendekar atau ingin menjadi atau ingin bertemu .. atau hanya ingin jalan2 ke tempat pendekar, patut dipertimbangkan untuk menyambangi gua Arca di daerah Sodong.
Saya juga ingin kesana … Ya gini gini juga punya teman pendekar lho.. teman yg pendek dan kekar … hahaha

As usual .. roda sepeda menggilas tanpa ampun jalanan kalimalang mengarah ke Bekasi, bolak belok.. nongol di jalan Narogong.

sepeda digelindingan terus dan sampai ke Metland Cileungsi yang masih ramai sama orang yang berolah raga, jalan pagi maupun nongkrong2 aja.

sebagian area perkebunan sawit Cileungsi yang menjadi kosong

Nyebrang jalan Cileungsi masuk perumahan2, jalanan desa dan masuk ke area perkebunan sawit Cileungsi. Jalanannya masih jalan tanah dan berbatu, sebagian area kebun sawit sudah di babat menjadi padang rumput dan sebagian lagi masih ada pohon2 sawitnya. Tidak tahu apakah pohon sawit ini masih produktif atau tidak. Baca lebih lanjut

Curug bertetangga : Curug Cilandak – Curug Citiis Jonggol

Ga banyak curug yang tetanggaan.

Di Jonggol ada curug bertetangga seperti ini, asyikkan… sekali tepuk dapat dua.

Pagi pagi bersemangat siap pergi … tapi nyatanya baru berangkat jam 7 lebih.. goweser kesiangan .. ada aja urusan dadakan.. #AlesanAja

Janjian ketemuan di Metland Cileungsi jam 7.30 pasti bakalan telat lama .. 28 km untuk sampai ke tikum. Kirim text ke om Adi.

Disana om Adi sudah bosen nunggu, sampai gowes puter2 dulu. 8.20 saya baru sampai.

“Mau Kemana kita … ?” dengan tampang keringetan, habis muter2 gowes.
“Curug Cilandak dan Citiis” dengan suara mantap dan tampang bersalah.

“Yang satu pernah .. satu lagi belum”

Kita gowes beriringan melewati Taman Mekarsari dan terus mengarah Jonggol. Minggu pagi ini jalanan sudah cukup rame kendaraan yang bepergian.

Mendekat alun alun Jonggol .. perut terasa lapar, padahal sebelum berangkat sudah nyemil dulu.. tapi ga nendang, stop di minimarket. Tak tahu kenapa sepanjang perjalanan ini dari pergi sampai pulang… laper terus. Waktu pulangpun padahal sudah makan soto daging walaupun rasanya hancur, tapi saya habiskan, kenyang sebentar .. dan laper lagi.. gowesan jadi gontai.

Dari alun alun Jonggol mengarah ke pasar Dayeuh dan berbelok kiri ke jalan kecil, kalau ke kanan mengarah menuju Sukamakmur – Sentul – Cileungsi.

Mengikuti jalanan desa ini dan menyebrangi sungai Cipamingkis. Dulu harus melalui jembatan bambu tapi sekarang sudah dibangun jembatan baja yang kokoh dan keren. Jembatan ini lebarnya pas banget semobil. Jika ada mobil lewat, maka motor tidak bisa berpapasan bahkan pejalan kakipun akan susah berpapasan. Baca lebih lanjut