Menyelusuri Bunker Belanda di Kota Bogor

Peninggalan sejarah banyak sekali “bergeletakan” di area Bogor
Dari zaman prasejarah, kerajaan sampai masa kolonial Belanda.

Saat ini yang ingin saya kunjungi adalah peninggalan kolonial … yaitu bunker atau ada juga yang menyebutnya benteng Belanda yang ada di kota Bogor.

Start genjot sepeda dari rumah … setelah melalui Kalimalang, Jatiwaringin, Pondok Gede …. sampailah di Cibubur …. Menanti sejenak di tikum … dan si om akhirnya datang. Nyemil nyemil dulu sambil bahas yang ngga jelas sampai bahas teori fisika quantum …. ehhh ngga deng … pokoknya yang ngga jelas semua dibahas.

Baca lebih lanjut

Iklan

Curug Lembah Pelangi – Gowes Piknik yang tak Terlupakan

Curug ini kategori curug lama yang dahulu wara wiri dan kemudian sempat “menghilang” dan di era piknik zaman now muncul kembali dikancah perpiknikan. Mumpung ada kesempatan saya juga akan piknik kesana.

Sampai di tikum Cibubur pas 7.30 … Menunggu sejenak … Sengaja duduk di area yang terkena langsung sinar matahari pagi … Berharap panas sinar matahari pagi dapat membuat badan segar … Tidak tahu ketika bangun pagi badan merasa tidak fit … Tidak segar … Bawaannya lemas dan ingin tidur terus .. tapi saya paksakan tetap berangkat.Selama perjalanan menuju Cibubur memang agak terasa tapi tidak terlalu dirasakan.

Menunggu sejenak .. dan om Adi muncul, ngobrol2 sambil makan bekal roti. Dan cusss … meluncur menuju Bogor, melewati Cimanggis, Cibinong dan sampailah Bogor. Kita berbelok menyusuri kolong tol lingkar Bogor, melewati taman Yasmin dan terus. Sampailah di jalanan macet panjang di depan kampus IPB Dramaga … Kayaknya jalanan disini selalu macet, sepeda selap selip … Om Adi yang lebih lincah selap selip sehingga saya mulai tertinggal.

Baca lebih lanjut

Gowes Rekreasi ke Danau Harvest City

Main lagi ke danau …

Main ke danau lagi … yak ke danau lagi … Sebetulnya bukan lagi ngidam danau … Hanya ingin jalan jalan rekreasi tapi jam 12 harus sudah ada kembali dirumah … family business.

Destinasi yang ½ hari cap cus … Dipilihlah danau di perumahan Harvest City … Kayaknya enak juga untuk rekreasi santai.

Jam 1/2 tujuh lewat berangkat naik sepeda balap saja supaya agak lebih cepat.

Di daerah Kalimalang beberapa kali ketemu kelompok goweser yang mengarah ke CFD Bekasi, di Pekayon juga masih ketemu goweser keluarga .. bapak anak atau suami istri .. di Narogong masih ketemu satu kelompok penggowes … lalu belok masuk kejalanan kampung … Terus berbelok belok melewati perkampungan2 … rumah2 khas kampung … halaman luas tanpa pagar … dan juga melalui hamparan Pesawahan yang coklat mengering. Baca lebih lanjut

Berkelana ke Curug Rahong Cijambe

Jarang jarang main ke Rumpin …. saatnya sekarang main ke Rumpin lagi.
Disana ada beberapa spot menarik … di Rumpin ada gunung, di gunung biasanya ada curug. Namanya curug Rahong …. nama curug Rahong ada di beberapa tmpat, curug Rahong yang saya tuju nama lengkapnya Curug Rahong Cijambe.

Nah di musim kemarau gersang begini … cocok deh bermain main air …. ehhh di musim kemarau begini di curugnya ada airnya ga …. jangan jangan kering…

menggunakan stang soma osprey ternyata nyaman untuk gowes jauh

Tak perlu risau masalah yang begituan … sudah jalan saja …. namanya juga mau berkelana

6.32 berangkat dari rumah, melalui Kalimalang, Cawang, Pasar Minggu, Lenteng Agung dan sampai di tikum di depan mall Margocity Depok.
Baca lebih lanjut

Muncak ke gunung Bubut Bogor

Muncak ke Seven Summits adalah destinasi yang saya tuju …

Ehhh … Maksudnya seven sawit …

Jadi main main ke kebun sawit di sekitaran Jabodetabek ….

Salah satu perkebunan sawit berada di gunung Bubut Bogor. Perkebunan sawit lainnya yang pernah saya kunjungi ada di daerah Cileungsi dan Jonggol.

Hal yang bikin kepengen ke gunung Bubut … bukan sawitnya sih … tapi gunungnya … Ada gunung kecil di dekat Bogor … dan tidak terkenal. Kalau searching di internet topik tentang gunung Bubut di Bogor maka akan muncul dua tempat, satu gunung Bubut di daerah Leuwiliang yang ada PLTA Karacak dan satu lagi gunung Bubut di daerah Kemang atau Ranca Bungur Bogor. Gunung Bubut yang saya maksud adalah yang di Ranca Bungur. Di internetpun minim informasi ada apa di gunung Bubut ini.

Hmmm … Penasaran … Ada apa gerangan disana

Goweslah saya kesana. Jam 7.29 sudah ditikum Cibubur. Menanti sebentar … Tidak pakai lama om Adi datang. Sarapan bekal roti dulu… Lalu lanjut gowes … Melewati Cimanggis dan berbelok di Cibinong. Lanjut ke Cileubut dan berbelok belok melalui jalanan kecil … Kadang jalan desa … Jalan setapak .. masuk lagi jalan raya .. melewati sebuah situ .. masuk ke jalan kecil lagi …

perjalanan keluar masuk kampung

Baca lebih lanjut

Perjalanan Penasaran ke bukit Singasari Klapanunggal

di kejauhan bukit Singasari

“ Kemana kita ? “ tanya Adi
“ ke arah Sodong … disana ada bukit kecil “ jawab saya
“ ada apa disana ?” tanya Adi
“ nggak tahu …. mungkin ngga ada apa apa … penasaran aja “jawab saya
“ ok … ayok “ kata Adi

Itulah sekelumit percakapan ketika ketemuan di tikum Metland Cileungsi.
yang satu easy going … yang satu ganteng … eyalahhh … koreksi … kepoan ….#MaksaBanget

Perjalanan dilanjutkan melewati belakang taman wisata Mekarsari dan melintas jalanan berbatu batu di area perkebunan sawit yang sangat luas dan seperti terlantar.

hamparan kosong bekas perkebuan sawit

Baca lebih lanjut

Mencari lagi … peninggalan kerajaan Padjajaran di Bogor kota ; Situs Kupa Landak, Situs Ranggapati, Situs Batu Congkrang dan Situs Sumur Tujuh

Peninggalan Kerajaan Padjajaran banyak “bertebaran” di sekitaran Bogor, tidak hanya d iarea luar kota tapi juga didalam kota Bogor. Beberapa kali di blog ini menceritakan tentang perjalanan ke situs situs peninggalan kerajaan Padjajaran. Dan setelah melakukan lagi riset kecil kecilan via internet ternyata masih ada situs situs yang belum saya kunjungi, tidak popular dan letaknya ada di Bogor kota bahkan letaknya berdekatan …. ada di sekitaran daerah Batutulis Bogor. hmmm …. menarik.

Mumpung ada kesempatan .. mumpung masih bisa, di hari Minggu saya berangkatlah.
Setelah menggowes melewati Jatiwaringin … Jam 7.30-an lebih sedikit tiba di tikum daerah Cibubur … om Adi sudah menanti. Sepatah dua patah kata dulu sebagai prolog … ditambah cerita cerita ngga penting …. akhirnya disudahi daripada makin tambah lama dan kita lanjut gowes melewati beberapa perumahan di Cibubur, melalui Cibinong dan terus ke Bogor.

8.30-an kita duduk rehat dihalte di sebrang Kebun Raya Bogor …. om Adi buka perbekalan dan kita rehat dahulu sejenak sambil memperhatikan lalu lintas yang cukup ramai di minggu pagi ini. Setelah perbekalan dihabiskan … kita lajutkan lagi perjalanan, destinasi pertama sudah tidak terlalu jauh lagi.

Berbelok belok melalui jalanan utama yang ramai dan non-utama yang sepi serta jalanan yang naik turun ciri khas kota Bogor. Baca lebih lanjut

Gowes Jelajah Sejarah – Situs Pasir Angin dan Benteng Belanda

Area Bogor dan sekitarnya sudah sejak baheula dari zaman prasejarah purbakala telah dihuni oleh manusia. Banyak peninggalan sejarah mengenai jejak keberadaan manusia dari zaman prasejarah, zaman kerajaan dan zaman perang kemerdekaan.

Beberapa situs sejarah di Bogor sempat saya kunjungi dan masih sangat banyak situs yang belum saya kunjungi. Salah satunya adalah Museum atau Situs Pasir Angin .. pengen sekali main kesini. Tertunda tunda … Akhirnya kesempatan datang juga. Jam 7 berangkat dari rumah .. mengarah ke tikum di daerah Cibubur, sampai di tikum menunggu sejenak dan om Adi datang.

Langsung let’s go … melewati Cibinong tembus ke jalan raya Bogor dan berbelok ke arah Dramaga menyusuri kolong Tol Lingkar Luar Bogor. Mendekat kampus IPB Dramaga jalanan menjadi macet panjang, terus macet sampai melewati Cibungbulang – pertigaan yang mengarah ke Gunung Salak. Selama selap selip dikemacetan … aroma sampah terus tercium …. banyak truk mengangkut sampah yang ikut terjebak, mungkin ini memang jam angkut sampah warga Bogor dan tempat pembuangan sampah akhir sepertinya melalui area sini.


Selepas kemacetan terlihat bentangan gunung kapur Ciampea, gunungnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu jauh jaraknya dari jalan raya. Terus gowes … jalanan rolling naik turun umumnya karena melewati lembah yang ada sungai sungainya dan ketika menuruni suatu lembah lagi dan sebelum mencapai jembatan di dasar lembah ada belokan ke kiri, sepeda berbelok ke jalan kecil dan terus menurun sekitar +- 30 meteran sampailah di gerbang destinasi … Situs Pasir Angin.

gerbang pertama di bawah

gerbang kedua di atas

Baca lebih lanjut

Gowes Piknik ke hutan Pinus Gunung Pancar

Beberapa kali saya pernah main ke hutan pinus gunung Pancar. Pertama kali kesana sambil sesepedahan ditahun 2008, suasananya masih sepi … warung hanya ada satu dua dan hanya di area dekat pemandian air panas alam. Bertahun tahun kemudian main lagi kesana .. tidak banyak berubah .. hanya warungnya bertambah dan masih disekitar pintu masuk air panas, karena selain ada pemandian air panas alami juga di dekat area ini terdapat titik start pesepeda downhill.

Dan terakhir ditahun 2016 main lagi kesana … suasananya jadi berantakan … banyak warung warung di kanan kiri jalan di area hutan pinus. Warung dengan terpalnya yang berwarna warni … hutan pinus yang harusnya berkesan alami asri .. malah jadi berkesan kumuh.

Mendengar kabar katanya sekarang sudah ditata dan dipercantik dengan wisata kekinian … wisata selfie. Penasaran ingin lihat lagi kesana …. berangkatlah saya gowes piknik,lewat Jatiwaringin – Cibubur – Citeureup – Sirkuit Sentul dan mulai berbelok mengarah ke atas … menanjak perlahan.

Setelah melewati perempatan ke Jungle Land … tanjakan mulai terasa dan terus menanjak sampai ke gunung Pancar. Dari perempatan ini jaraknya tidak terlalu jauh lagi untuk sampai ke gerbang gunung Pancar. Selama perjalanan dari Sentul Sirkuit kearah sini, akan melalui banyak makanan khas daerah sini .. yaitu sate kiloan … harganya sih relative lebih mahal dari pada harga sate biasa di Jakarta, soal rasa .. tergantung selera.


Sebelum masuk ke gerbang sudah ada 2 area wisata, satu menyajikan wisata selfie seperti rumah2-an, menara pandang, dll-nya dan satu lagi wisata adventure seperti motor off road 4 roda (ATV) dan berbagai wahana petualangan lainnya. Baca lebih lanjut

Mencari kesejukan di Situ Rawa Gede Bogor

Tidak hanya Bekasi, Bogor juga punya situ yang bernama Situ Rawa Gede.
Setelah versi Bekasi saya kunjungi maka tak afdol jika tidak mengunjungi situ Rawa Gede versi Bogor.

Minggu pagi matahari bersinar ceria .. padahal beberapa hari ini pagi selalu hujan, cocok deh .. saya berangkat dari daerah Kalimalang jam 6.40-an dan 20 km-an kemudian sampailah di tikum di minimarket di daerah Cileungsi. Menunggu sebentar dan Om Adi datang cengengesan … ketika lagi ngobrol2 sambil ngemil snack perbekalan … ada seorang pria dengan penampilan preman datang dan duduk dekat banget dihadapan kita sambil melihati kita terus, menantang menatap mata kita … kita pura pura cuek .. pura pura ngga takut … saya pikir bakalan rame nih .. untung kita berdua … cepat cepat ngemilnya dan cuss berangkat … hmmm ngapain si preman itu .. mungkin pengen ikutan dibonceng disepeda kali ya …


Dari minimarket Cileungsi kita berangkat mengarah ke Sentul tapi selepas pasar Citeureup kita belok kiri mengambil arah ke Sukamakmur. Selama perjalanan mengarah ke Sukamakmur .. beberapa kali ketemu rombongan pengantin .. ada yang mengarah ke atas dan ada yang mengarah kebawah .. dan beberapa kali melewati acara pernikahan di pinggir jalan, otomatis agak mengganggu lalulintas …. hmmm kayaknya lagi musim kawin nih.

bentangan gunung kapur Klapanunggal

di puncak Sukamakmur Bogor

Perjalanan ke Sukamakmur ini jalannya rolling naik turun tapi didominasi tanjakan tanjakan yang menguras banyak tenaga. Diperjalanan kita ketemu dengan rombongan pesepeda dari Citeureup … mereka sebelumnya hendak menuju curug Ciherang tapi akhirnya jadi ikut kita menuju Rawa Gede. Baca lebih lanjut