Muncak ke gunung Bubut Bogor

Muncak ke Seven Summits adalah destinasi yang saya tuju …

Ehhh … Maksudnya seven sawit …

Jadi main main ke kebun sawit di sekitaran Jabodetabek ….

Salah satu perkebunan sawit berada di gunung Bubut Bogor. Perkebunan sawit lainnya yang pernah saya kunjungi ada di daerah Cileungsi dan Jonggol.

Hal yang bikin kepengen ke gunung Bubut … bukan sawitnya sih … tapi gunungnya … Ada gunung kecil di dekat Bogor … dan tidak terkenal. Kalau searching di internet topik tentang gunung Bubut di Bogor maka akan muncul dua tempat, satu gunung Bubut di daerah Leuwiliang yang ada PLTA Karacak dan satu lagi gunung Bubut di daerah Kemang atau Ranca Bungur Bogor. Gunung Bubut yang saya maksud adalah yang di Ranca Bungur. Di internetpun minim informasi ada apa di gunung Bubut ini.

Hmmm … Penasaran … Ada apa gerangan disana

Goweslah saya kesana. Jam 7.29 sudah ditikum Cibubur. Menanti sebentar … Tidak pakai lama om Adi datang. Sarapan bekal roti dulu… Lalu lanjut gowes … Melewati Cimanggis dan berbelok di Cibinong. Lanjut ke Cileubut dan berbelok belok melalui jalanan kecil … Kadang jalan desa … Jalan setapak .. masuk lagi jalan raya .. melewati sebuah situ .. masuk ke jalan kecil lagi …

perjalanan keluar masuk kampung

Baca lebih lanjut

Iklan

Perjalanan Penasaran ke bukit Singasari Klapanunggal

di kejauhan bukit Singasari

“ Kemana kita ? “ tanya Adi
“ ke arah Sodong … disana ada bukit kecil “ jawab saya
“ ada apa disana ?” tanya Adi
“ nggak tahu …. mungkin ngga ada apa apa … penasaran aja “jawab saya
“ ok … ayok “ kata Adi

Itulah sekelumit percakapan ketika ketemuan di tikum Metland Cileungsi.
yang satu easy going … yang satu ganteng … eyalahhh … koreksi … kepoan ….#MaksaBanget

Perjalanan dilanjutkan melewati belakang taman wisata Mekarsari dan melintas jalanan berbatu batu di area perkebunan sawit yang sangat luas dan seperti terlantar.

hamparan kosong bekas perkebuan sawit

Baca lebih lanjut

Mencari lagi … peninggalan kerajaan Padjajaran di Bogor kota ; Situs Kupa Landak, Situs Ranggapati, Situs Batu Congkrang dan Situs Sumur Tujuh

Peninggalan Kerajaan Padjajaran banyak “bertebaran” di sekitaran Bogor, tidak hanya d iarea luar kota tapi juga didalam kota Bogor. Beberapa kali di blog ini menceritakan tentang perjalanan ke situs situs peninggalan kerajaan Padjajaran. Dan setelah melakukan lagi riset kecil kecilan via internet ternyata masih ada situs situs yang belum saya kunjungi, tidak popular dan letaknya ada di Bogor kota bahkan letaknya berdekatan …. ada di sekitaran daerah Batutulis Bogor. hmmm …. menarik.

Mumpung ada kesempatan .. mumpung masih bisa, di hari Minggu saya berangkatlah.
Setelah menggowes melewati Jatiwaringin … Jam 7.30-an lebih sedikit tiba di tikum daerah Cibubur … om Adi sudah menanti. Sepatah dua patah kata dulu sebagai prolog … ditambah cerita cerita ngga penting …. akhirnya disudahi daripada makin tambah lama dan kita lanjut gowes melewati beberapa perumahan di Cibubur, melalui Cibinong dan terus ke Bogor.

8.30-an kita duduk rehat dihalte di sebrang Kebun Raya Bogor …. om Adi buka perbekalan dan kita rehat dahulu sejenak sambil memperhatikan lalu lintas yang cukup ramai di minggu pagi ini. Setelah perbekalan dihabiskan … kita lajutkan lagi perjalanan, destinasi pertama sudah tidak terlalu jauh lagi.

Berbelok belok melalui jalanan utama yang ramai dan non-utama yang sepi serta jalanan yang naik turun ciri khas kota Bogor. Baca lebih lanjut

Gowes Jelajah Sejarah – Situs Pasir Angin dan Benteng Belanda

Area Bogor dan sekitarnya sudah sejak baheula dari zaman prasejarah purbakala telah dihuni oleh manusia. Banyak peninggalan sejarah mengenai jejak keberadaan manusia dari zaman prasejarah, zaman kerajaan dan zaman perang kemerdekaan.

Beberapa situs sejarah di Bogor sempat saya kunjungi dan masih sangat banyak situs yang belum saya kunjungi. Salah satunya adalah Museum atau Situs Pasir Angin .. pengen sekali main kesini. Tertunda tunda … Akhirnya kesempatan datang juga. Jam 7 berangkat dari rumah .. mengarah ke tikum di daerah Cibubur, sampai di tikum menunggu sejenak dan om Adi datang.

Langsung let’s go … melewati Cibinong tembus ke jalan raya Bogor dan berbelok ke arah Dramaga menyusuri kolong Tol Lingkar Luar Bogor. Mendekat kampus IPB Dramaga jalanan menjadi macet panjang, terus macet sampai melewati Cibungbulang – pertigaan yang mengarah ke Gunung Salak. Selama selap selip dikemacetan … aroma sampah terus tercium …. banyak truk mengangkut sampah yang ikut terjebak, mungkin ini memang jam angkut sampah warga Bogor dan tempat pembuangan sampah akhir sepertinya melalui area sini.


Selepas kemacetan terlihat bentangan gunung kapur Ciampea, gunungnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu jauh jaraknya dari jalan raya. Terus gowes … jalanan rolling naik turun umumnya karena melewati lembah yang ada sungai sungainya dan ketika menuruni suatu lembah lagi dan sebelum mencapai jembatan di dasar lembah ada belokan ke kiri, sepeda berbelok ke jalan kecil dan terus menurun sekitar +- 30 meteran sampailah di gerbang destinasi … Situs Pasir Angin.

gerbang pertama di bawah

gerbang kedua di atas

Baca lebih lanjut

Gowes Piknik ke hutan Pinus Gunung Pancar

Beberapa kali saya pernah main ke hutan pinus gunung Pancar. Pertama kali kesana sambil sesepedahan ditahun 2008, suasananya masih sepi … warung hanya ada satu dua dan hanya di area dekat pemandian air panas alam. Bertahun tahun kemudian main lagi kesana .. tidak banyak berubah .. hanya warungnya bertambah dan masih disekitar pintu masuk air panas, karena selain ada pemandian air panas alami juga di dekat area ini terdapat titik start pesepeda downhill.

Dan terakhir ditahun 2016 main lagi kesana … suasananya jadi berantakan … banyak warung warung di kanan kiri jalan di area hutan pinus. Warung dengan terpalnya yang berwarna warni … hutan pinus yang harusnya berkesan alami asri .. malah jadi berkesan kumuh.

Mendengar kabar katanya sekarang sudah ditata dan dipercantik dengan wisata kekinian … wisata selfie. Penasaran ingin lihat lagi kesana …. berangkatlah saya gowes piknik,lewat Jatiwaringin – Cibubur – Citeureup – Sirkuit Sentul dan mulai berbelok mengarah ke atas … menanjak perlahan.

Setelah melewati perempatan ke Jungle Land … tanjakan mulai terasa dan terus menanjak sampai ke gunung Pancar. Dari perempatan ini jaraknya tidak terlalu jauh lagi untuk sampai ke gerbang gunung Pancar. Selama perjalanan dari Sentul Sirkuit kearah sini, akan melalui banyak makanan khas daerah sini .. yaitu sate kiloan … harganya sih relative lebih mahal dari pada harga sate biasa di Jakarta, soal rasa .. tergantung selera.


Sebelum masuk ke gerbang sudah ada 2 area wisata, satu menyajikan wisata selfie seperti rumah2-an, menara pandang, dll-nya dan satu lagi wisata adventure seperti motor off road 4 roda (ATV) dan berbagai wahana petualangan lainnya. Baca lebih lanjut

Mencari kesejukan di Situ Rawa Gede Bogor

Tidak hanya Bekasi, Bogor juga punya situ yang bernama Situ Rawa Gede.
Setelah versi Bekasi saya kunjungi maka tak afdol jika tidak mengunjungi situ Rawa Gede versi Bogor.

Minggu pagi matahari bersinar ceria .. padahal beberapa hari ini pagi selalu hujan, cocok deh .. saya berangkat dari daerah Kalimalang jam 6.40-an dan 20 km-an kemudian sampailah di tikum di minimarket di daerah Cileungsi. Menunggu sebentar dan Om Adi datang cengengesan … ketika lagi ngobrol2 sambil ngemil snack perbekalan … ada seorang pria dengan penampilan preman datang dan duduk dekat banget dihadapan kita sambil melihati kita terus, menantang menatap mata kita … kita pura pura cuek .. pura pura ngga takut … saya pikir bakalan rame nih .. untung kita berdua … cepat cepat ngemilnya dan cuss berangkat … hmmm ngapain si preman itu .. mungkin pengen ikutan dibonceng disepeda kali ya …


Dari minimarket Cileungsi kita berangkat mengarah ke Sentul tapi selepas pasar Citeureup kita belok kiri mengambil arah ke Sukamakmur. Selama perjalanan mengarah ke Sukamakmur .. beberapa kali ketemu rombongan pengantin .. ada yang mengarah ke atas dan ada yang mengarah kebawah .. dan beberapa kali melewati acara pernikahan di pinggir jalan, otomatis agak mengganggu lalulintas …. hmmm kayaknya lagi musim kawin nih.

bentangan gunung kapur Klapanunggal

di puncak Sukamakmur Bogor

Perjalanan ke Sukamakmur ini jalannya rolling naik turun tapi didominasi tanjakan tanjakan yang menguras banyak tenaga. Diperjalanan kita ketemu dengan rombongan pesepeda dari Citeureup … mereka sebelumnya hendak menuju curug Ciherang tapi akhirnya jadi ikut kita menuju Rawa Gede. Baca lebih lanjut

Wisata Instagramable Sentul – Butterfly Garden Wisata Padi Emas Sentul

Zaman Now adalah mencari destinasi wisata yang instagramable … yang bisa tampil kece kalau difoto. Sudah banyak tempat wisata yang dikemas agar menarik untuk difoto. Sebagai traveller kekinian …#MainKlaimAja … biarin … begitu mendengar ada spot kece di daerah Sentul .. saya merasa mesti kesana … kalau ngga …. ya ngga apa apa juga sih.

Nama tempatnya Butterfly Garden posisinya di Sentul bawah dekat Sentul sirkuit … wah cocok deh untuk trip ½ hari.

Tanpa banyak ba bi bu … hanya ada beberapa hal yang mesti diurus dahulu .. #SamaAjaDong .. diminggu pagi, jadi baru meluncur keluar dari rumah jam 7 lebih. Lewat jalur biasa … Jatiwaringin – Pondok Gede – Cibubur – Cibinong .. dan setelah melewati pintu Gerbang Sentul Sirkuit tak lama kemudian sampai deh di destinasi … sudah didepan gerbang masuk Royal Sentul. Kayaknya masih kepagian … sudah saya jalan jalan dulu sampai Taman Budaya Sentul … foto foto dulu di lapangan dekat sini … dan balik lagi ke destinasi utama .. meluncur turun kebawah .. yeayyyy.

Sampai kembali di gerbang masuk Royal Sentul … suasana gerbangnya seperti area ini belum dibuka untuk umum … ada tulisan under construction tapi sebenarnya sudah dibuka untuk umum. Jadi saya masuk saja … bangunan bangunan rukonya bentuknya unik .. lancip futuristic. Bangunan bangunan ruko ini umumnya adalah tempat kuliner … sudah banyak yang buka dan menyajikan berbagai macam jenis makanan dan minuman … coffee shop juga ada. Tidak tahu masih agak pagi atau memang belum terlalu banyak yang tahu .. jadi area kuliner ini tidak ramai. Dekorasi di area kuliner ini juga menarik … lampion dan payung payung digantung .. bagus deh untuk spot foto.

Agak kebelakang – dibalik komplek ruko ruko ini, ada taman yang kece .. keren banget deh untuk jadi spot foto biar makin eksis di medsos. Banyak banget spot menarik disini … tinggal kluyuran kesana kesini aja. Baca lebih lanjut

Terbang ke Puncak Langit tembus ke Kampung Awan

Terbang … ???

Sok aja kalau bisa
Dari zaman dahulu manusia selalu ingin bisa terbang .. bahkan terbang sampai bulan, mungkin inilah saatnya saya untuk mendaratkan kaki di bulan.

Dengar kabar selentingan katanya ada Puncak Langit … cari di internet juga masih sulit ketemu .. ini hoaks atau bukan ya … zaman sekarang mesti check and recheck .. banyak banget berita hoaks wara wiri .. soalnya zaman now .. hoaks yang terus disampaikan berulang ulang bisa dianggap fakta, bahkan beberapa kali destinasi wisata yang saya kunjungi berdasarkan info dari internet ternyata hoaks … jadi ini mesti di check … tapi check-nya mesti langsung ke site … welehhh.

Ngga apa apa deh sekalian jalan jalan … daripada kurang piknik … khawatir jadi sibuk posting dan menyebarkan apa yang tidak kita suka … kan mendingan posting dan menyebarkan apa yang kita suka .. 🙂

Rute yang dilalui biasa aja .. lewat Jatiwaringin, Pondok Gede, Cibubur, Citeureup .. sampai deh di Sentul … gampang ya. Rehat dulu sejenak … duduk dipinggir jalan yang adem .. sambil ngeteh dan makan camilan dulu … soalnya mau nanjak ke atas, butuh energi. Beres ngemil .. Nah dari bundaran Sentul di bawah mulai deh ngerayap ke atas. Ngelewatin Taman Budaya Sentul lalu belok kanan kearah Km Nol Sentul. Dari mulai ngerayap .. saya tidak ketemu goweser yang juga naik ke atas. Kadang hanya ketemu goweser yang turun dari atas … koq sepi ya. Mungkin tanggal muda .. pada jalan jalan ke mall … #Sotoy.

Pokoknya berusaha gowes konstan … terus aja pelan pelan, ngelewatin berbagai rumah makan yang menjual view dan tema outdoor, terlihat mobil mobil sudah ada yang berdatangan. Ketika lewat Edensor Hill … resort dan café saya berhenti … melihat ke lembah dan terlihat air terjun dengan debit yang cukup besar dikejauhan … itulah curug Cibingbin .. pernah ke curug ini .. tahun 2016. Dari sini sudah dekat untuk ke warung Km Nol Bojongkoneng Sentul, destinasi utama goweser yang bermain ke Sentul. Menanjak sedikit dan sampailah di titik Km Nol.

Disini sih .. lumayan banyak goweser sedang rehat di warung. Saya hanya berhenti sebentar mengamati, sekalian belajar jadi pengamat .. termasuk profesi kekinian … Kalau masuk warung disini bisa kelamaan ngobrol ngobrol .. jadi saya lanjut lagi untuk menuntaskan misi utama. Menanjak lagi … mengarah ke vila yang gede banget disini … pokoknya wuah deh … Berhenti dulu sejenak didekat vila tersebut … ada bangunan daerah khas Toraja .. hmmm … akhirnya sampai juga gogowesan ini di Toraja … haha.

gogowesan akhirnya sampai juga di Toraja 🙂

Baca lebih lanjut

Yuk .. Berendam Air Belerang di Gunung Peyek

Pergi ke Gunung Peyek adalah pengalihan destinasi … bukan pengalihan isu.
Semalam sudah all set .. supaya pagi2 tinggal cap cus wes.

Ternyata Minggu pagi .. hujan … lalu hujannya berhenti.
Diam termangu … mood langsung berubah … tapi sekarang hujan sudah berhenti … cuacanya masih gelap, awan hitam tebal memanyungi langit. Setelah ditimbang timbang … destinasinya saya rubah … cari yang relative lebih dekat … dan kalau bisa anget anget …. jadi inget saran ide destinasi dari blogger Adie Riyanto .. Gunung Peyek, ya oke .. cucok banget deh tempatnya … ada air panas alami.


Semua logistic dipindahkan kesepeda yang pakai spakbor … jam 7 kurang akhirnya baru cus wes.
Ehh..baru berangkat 500 meteran .. hujan lagi … berteduh di bawah pohon … berpikir lagi … #SokJadiPemikir … tapi bagi saya Gunung Peyek adalah harga tawar … ya .. bukan harga mati … jadi boleh berubah lagi .. atau … bahkan batal.

Meskipun niat mulai goyah … saya tetapkan untuk terus lanjuttt. Pakai perlengkapan hujan dan berangkatlah. Tapi didaerah Jariwaringin saya lepas jaket .. hujan sudah berhenti lagi .. gerahhh.
Gowes menuju Pondok Gede, melintasi halaman depan TMII dan muncul di daerah Kampung Rambutan .. lanjut ke Lenteng Agung belok ke daerah Setu Babakan … terus berbolak belok .. pokoknya lewat Sawangan .. muncul di Pasar Parung yang macet … tipikal khas kemacetan pasar … pedagang yang jualan sampai di bahu jalan .. angkot yang berhenti seenaknya … plus hal hal lainnya … intinya macetos lezatos.

Selepas pasar ini … destinasi sudah tidak terlalu jauh … tapi sempat pasang dan buka jaket lagi .. biasa hujan .. dan berhenti lagi hujannya. Lalu berbelok ke gang gang kecil perkampungan … melalui jalan pintas dan muncul di jalanan pintu masuk belakang jika ingin ke Pemandian Air Panas Tirta Sanita Ciseeng. Tapi saya tidak kesana … pernah kesana tahun 2014 .. jadi tetap menuju ke Gunung Peyek … lokasinya sih bertetanggaan .. paling kurang dari 1 km. Baca lebih lanjut

Plesiran ke Kampung Adat Parung Panjang — Wana Cendana Gunung Dago

Gunung Dago … again …
3 X …. hatrick dalam hitungan 4 minggu …

Gimana ya … kepo … want to know … dengar kabar selentingan ada tempat wisata yang baru di bangun di Gunung Dago Parung Panjang. 2 kali kesana koq .. tidak melihat keberadaannya .. Kabarnya ada di sisi sebelahnya .. Searching di internet … tidak ketemu info tentang tempat wisata ini … Ya sudah … saya mesti kesana lagi .. mesti ke gunung Dago lagi.

Kembali gowes AKAP yang tidak bisa di hindari harus bener bener ngelakoni – Jakarta – Banten – Jabar . Jadi ingat kata teman saya … katanya prinsip hidup itu adalah ngelakoni … waktu itu saya tidak ngerti, hanya nyengir doang … sekarang baru saya mengerti — ehh sama ga sih konteks-nya … ngga tahu ah … pokoknya saya ngelakoni gowes ini aja.

Minggu pagi … mendung menggayut .. tidak cerah … berawan syahdu, hujan ngga ya …
Sudahlah tetap saya berangkat plesiran, rain gear sudah saya siapkan, tadinya jam 6 pagi inginnya sudah cuss … tapi ada aja yang mesti dilakoni .. eh dilakukan .. akhirnya jam 7 kurang baru cabut.

Pagi ini jalanan tidak terlalu ramai … mungkin karena tanggal tua kali ya, gowes melalui Kalimalang – Cawang – Condet – TB Simatupang – Ciputat … masuk sana sini muncul di Serpong … lanjut lagi masuk sana sini … sudah mendekat ke Gunung Dago. Rute kesana melalui beberapa tanjakan dan turunan .. rolling silih berganti … Untungnya sepanjang perjalanan dinaungi awan mendung .. tidak berasa panas … gowesnya enak dan nyaman.

Jika sebelumnya saya berbelok ke jalan batu yang mengarah ke gunungnya, kali ini saya tetap mengikuti jalanan aspal memutari gunung ini .. sedikit menanjak dan di satu titik terlihat bentangan lembah dan hamparan pegunungan memanjang di kejauhan …. wah Parung Panjang masih hijau hijau begini …. kerennn, seperti serasa di Skotlandia … apaan … sok tahu banget .. dasar sotoy ..
Ketika berhenti menikmati pemandangan … ada 3 goweser juga yang ikut berhenti .. ngobrol ngobrol, ternyata mereka baru pertama kali gowes kearah sini … saya dong sudah 3 x .. haha .. apaan sih … yang begini aja dibanggain … Baca lebih lanjut