Bersapedahan ke taman taman Tematik Bandung

IMG_0081a

Mungkin Bandung adalah kota pertama di Indonesia yang membangun dan merevitalisasi tamannya dengan tema tema ; music, foto, film, dll. Taman diperindah sesuai konsep tema tertentu, diharapkan semakin banyak orang yang datang dan memanfaatkan area public ini. Kata pak walikotanya Bpk Ridwan Kamil ; semakin banyak orang berinteraksi dan bersosialisasi secara langsung, maka menunjukkan kota tersebut sehat. Setuju tidak …?

Banyaknya taman tematik di Bandung membuat penasaran ingin melihatnya secara langsung, secara offline, secara analog … bukan secara online. Saatnya untuk menikmati taman yang telah dibangun sambil bersepedahan.

TAMAN LANSIA
Di perempatan Jl Cisangkuy dan Jl Cimanuk. Samping Gedung Sate yang dekat dengan Yoghurt Cisangkuy. Koordinat google maps -6.902874, 107.621682

IMG_0006

Anjungan di Taman Lansia

Menurut saya… ini termasuk cikal bakal taman tematik di Bandung. Sudah sejak lama para senior (lansia) senang banget berkumpul ditaman, berolah raga. Akhirnya di klaim menjadi taman Lansia. Taman Lansia sekarang dipindahkan dari lokasi yang lama, bergeser sedikit. Dengan desain yang menarik dan keren.

Di lokasi ini ada kolam retensi untuk membantu pencegahan banjir. desain kolam ini beserta elemen pelengkapnya membuatnya terlihat menarik.

Saya pribadi sangat suka suasana disini… pohon2nya besar2… adem.. dan desainnya keren. Kayaknya bakalan jadi tempat populer foto prewed.

IMG_0009

air tumpah langsung masuk sungai kecil

 

PET PARK

Lokasi di perempatan Jl Cisangkuy dengan Jl Ciliwung. Koordinat google maps -6.905055, 107.626924

IMG_0013

Sudah disediakan meja piknik

Posisinya tidak jauh dari taman Lansia. Tersedia beberapa fasilitas untuk bermain binatang peliharaan.

Ada meja pikniknya juga. Jadi bisa mengajak jalan2 si meong sambil makan makan ditaman.

Baca lebih lanjut

Iklan

Sisa sisa Sang Tuan Tanah Bogor ; Moseleum Van Motman

IMG_0077b

entrance Moseleum

Ada suatu tempat yang menarik di Bogor, tidak begitu popular bahkan bagi kebanyakan orang Bogor sekalipun, padahal dulunya adalah tuan tanah di Buitenzorg (nama kota Bogor dimasa Belanda), yaitu Moseleum Van Motman. Lokasinya berada di kampung Pilar, desa Sibanteng, Leuwisadeng, Bogor Barat.

Pada zaman Belanda, dikabarkan (dari info2 di internet) tanah di sekitar Bogor seluas 117.000-an hektar …. termasuk salah satunya area Dramaga (yang benar katanya tulisannya begini bukan Darmaga) di kuasai oleh Gerrit Willem Casimir (GWC) van Motman. Beliau meninggal di Dramaga 25 Mei 1821 dan di buatlah makam keluarga yang megah atau moseleum. Dahulu GWC tinggal dirumah yang disebut Groot Dramaga yang sekarang bernama Landhuis dan menjadi wisma tamu IPB.

Penasaran ingin kesana, akhirnya waktunya datang juga. Start jam 8-an lebih dari Bogor Nirwana Residence (BNR). Dari suasana perumahan mewah… melipir masuk gang kecil tembus ke perkampungan… masih ada sawah2… lalu masuk ke daerah pemukiman padat. Jalanan menurun…
terus gowes melalui jalan raya Dramaga dan melewati kampus Dramaga IPB. Lalu lintas sedikit tersendat…. paling nanti pulangnya macet disini.
Jalanan rolling naik turun, aspal hotmix mulus… mesti hati2 sama motor dan mobil yang kenceng2.

Sampai di pasar Leuwiliang…. macetttt…. tipikal pasar di pinggir jalan begini…. semrawut …. untung pakai sepeda bisa selap selip.
Hanya 2 kali ketemu penggowes, bukan rute yang menarik di jalanan kayak begini.

Di GPS sudah hampir sampai…. gowesan di perlambat, di depan harus belok kanan…. ternyata sudah ada papan petunjuk di pinggir jalan ” Situs Makam Pilar Van Motman”, dikenal juga dengan sebutan museum pilar.

Masuk jalan kampung kecil yang tidak beraspal… kanan kirinya sudah padat rumah2 penduduk…. kurang lebih 200 m-an jalanan berubah jadi gang, terlihat gedung Moseleum-nya.

IMG_0086

pilar pilar yang merupakan nisan kuburan, sudah hilang patung dan marmer2nya

Baca lebih lanjut