Perjalanan berkelok memutari Gunung Batu Jonggol

Gunung Batu Jonggol merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup terkenal di area Jabodetabek. Keunikan landscape gunung Batu serta sekarang ada kedai kopi yang terkenal disana sehingga semakin membuat tempat ini cukup popular.

Untuk menuju kesana dari arah Jakarta ada beberapa pilihan rute …. Melalui Sukamakmur Bogor atau dari arah Mengker atau lewat jalur dalam …. Melalui jalur offroad.
Saya pernah gowes menuju gunung Batu melalui jalur dalam … offroad apruk aprukan dan muncul dari belakang gunung Batu.

Sudah lama ingin bersepeda memutari gunung Batu melewati Mekarsari Cileungsi, Jonggol, dan berbelok melalui Mengker lalu berkelok kelok sampai ke Gunung Batu. Perjalanan dilanjutkan sehingga melewati pasar Sukamakmur dan akhirnya sampai kembali di Jonggol.

Mengapa memilih melalui jalur Mengker …. karena tipikal jalan dari Mengker sampai gunung Batu sangat menarik …. jalurnya sepi, aspal mulus 90% dan …. berkelok kelok terus, banyak melalui kelokan u …. mengemudi kendaraan bermotor melintasi jalur ini sangat menantang dan mengasikkan …. apalagi jika menggunakan sepeda .. jalurnya mendaki melalui suatu bukit .. kemudian menurun dan kemudian terus mendaki sampai di gunung Batu.

Baca lebih lanjut

Pencarian cinta ke Pulau Cinta

Saatnya bucin ….
Mencari cinta dimana mana … sudah melakukan pencarian cinta di Jembatan Cinta Bekasi …. belum ketemu …. kabarnya di Tangerang ada pulau Cinta … mungin disana ada ….

Pencarian cinta kalau perlu dari Bekasi sampai ke Tangerang saya jabani …. masih bisa digoweskan …

Minggu pagi langit cerah …. sepeda rolling …
Menyusuri BKT mengarah ke arah Sudirman dan tak terasa sudah di fly over Pondok Bambu, fly over Kampung Melayu, fly over Tebet dan …. sampailah di Sudirman.

Menyusuri sisi kanan trotoar Sudirman yang super lebar, sangat nyaman untuk pejalan kaki dan juga ada jalur sepeda di trotoar ini. Ketika sampai di depan gedung Mayapada Tower atau yang disebrangnya ada hotel Le Meridien …. ada kerumunan … terutama banyak goweser … ehhhh apaan inihhh …. bagi bagi minyak goreng ….

Ternyata mereka sambil bawa sepeda pada antri mau naik lift jembatan penyebrangan …. ohhhh … ternyata ini toh JPO Pinisi yang lagi viral itu …. saya cukup mengamati saja dari bawah. Sepertinya banyak komunitas gowes yang datang ke JPO ini.

Perjalanan sepeda berlanjut menyusuri trotoar dan kemudian menyebrang melalui JPO biasa yang sepi ke jalur yang mengarah ke Bundaran HI. Pada saat pandemic car free day ditiadakan, yang bersepedahan masih banyak tapi memang tidak sebanyak seperti biasanya. Bersama pesepeda lain saya mengarah ke HI dan sampailah di Bundaran HI yang tidak terlalu ramai.

Baca lebih lanjut

Melihat Bogor dari puncak Cijulang ternyata ada Situs Awas Paninggal

— di puncak Cijulang

Area kaki gunung Salak banyak sekali tempat yang belum pernah saya kunjungi.
Ada satu area yang sepertinya jarang sekali terdengar …. Puncak Cijulang … jadi ingin tahu ada apa disana, sekalian mencari spot ngopi dengan view kota Bogor di kejauhan.

Minggu pagi langsung meluncur ditemani awan mendung, melalui Pondok Gede dan sampai di tikum Cibubur. Menanti sejenak dan si om muncul … dan cusss lagi kita berangkat.

Sepeda bergerak santai dan tak terasa sudah menggelinding di jalan raya Bogor Jakarta, melewati Cibinong dan terus … terus … sampailah di sisi luar Kebon Raya Bogor.

Berhenti sejenak di trotoar setelah monumen Lawang Salapan …. suasana tidak ramai … tidak banyak pejalan kaki atau yang berolah raga, karena area sisi luar kebon Raya Bogor ini dijagain oleh satpol PP untuk mengurangi kerumuan dan keramaian.

Baca lebih lanjut