Spot unik kali CBL Bekasi – Kapal Terdampar

Unik dan aneh … ada kapal boat “markir” di CBL
apaaAAaa BCL ??? … bukan Ce Be eL
bukti bahwa wisata maritim Bekasi dari dulu sudah mau menggeliat .. ???

ini sih sungai BKT bukan kali CBL. Sungai BKT terlihat bersih dan terawat

Sesuatu yang unik layak untuk dikunjungi, meluncurlah saya kesana di minggu pagi ceria.
Menyusuri jalanan BKT mengarah ke Marunda dengan menggowes santai menikmati sinar matahari pagi, dan ternyata sekarang di beberapa tempat di area BKT ini jadikan area Car Free Day … bagus sih … tapi kadang badan jalan dijadikan tempat senam ibu ibu … ada yang bisa dilewati … ada yang harus melipir ke gang gang dulu.

area perumahan Harapan Indah Bekasi

Baca lebih lanjut

ketemu buaya darat di Taman Buaya Bekasi

taman-buaya-bekasi

dasar buaya …
eitsssss…

kenapa sih buaya jadi kambing hitam … setahu saya sih buaya bukan kambing.
Ya sudahlah … tidak perlu dipusingkan .. mending jalan jalan saja lihat si buaya ini di Taman Buaya Bekasi.

Beberapa kali saya hanya lewat luarnya doang… belum tergugah untuk masuk ke Taman Buaya.

Mumpung akan plesiran kesana, sekalian saya pilih rute untuk mampir ke tempat2 lain yang menarik dan searah menuju kesana.

Jam 7 kurang saya baru berangkat, sengaja pilih rute terpendek dari kalimalang menuju jl narogong raya Bekasi. Melalui jalanan bahkan gang kecil di daerah Jatibening.

rute terpendek … kenyataannya jadi lebih lama. lewat gang2 .. gowesan ga bisa cepet2 …. dan polisi tidurnya itu lho… banyak benerrr. Mulai dari yang sopan sampai yang dibuat seperti tanggul.

akhirnya sampai jl narogong dan belok ke jalan Raya Setu Bantar Gebang. Terus aja lanjut berbelok belok menyusuri jalanan yang relatif sepi.

Situ Rawa Sadang
Sampailah di target pertama …. Situ Rawa Sadang. Bisa dibilang situ ini adalah yang terbesar dari sekian banyak situ2 yang ada diarea sini.

slide6

Akses masuk dari jalan raya Serang Cibarusah menuju sisi situ tempat warung2 ikan bakar

Baca lebih lanjut

Mengunjungi Rumah bersejarah Serpong – Rumah Lengkong

rumah-lengkong
Tidak banyak yang tahu kalau di Serpong ada rumah yang memiliki nilai sejarah.
Menjadi saksi di jaman kemerdekaan, tepatnya pada era penjajahan Jepang.
Rumah memiliki nilai historis menarik untuk dikunjungi, jadi kepengen kesana … sekalian ngubek ke daerah Serpong biar ga bosen.

Perjalanan ini bisa dikatakan 90% melalui jalanan kota, untung di hari minggu pagi, sehingga jalanan bisa dikatakan sepi. Jam 7-an saya sudah berada di perempatan gedung sekretariat Asean di daerah Bulungan Blok M. Jalanan sedikit becek .. ada air tergenang sisa hujan semalam …. gowes pelan2 di pinggir .. dan metromini dengan cueknya ngebut dan menyiramkan air ke saya … “ topan bandai, angin ribut, gluduk bisu @$7%*&%% “ …. nasib nasib .. disiram air … saya memang belum mandi … tapi bukan begini juga caranya …. supir metromini ini bisa dikenakan pasal penodaan. Saya telah ternoda … hiksss.

Dinamika kehidupan jalanan, the show must go on … saya lanjutkan perjalanan, melewati Mall Gandaria City, terus kuburan Tanah Kusir dan sampailah di Bintaro. Saya tidak hapal … sudah berapa sektor saya lewati, Bintaro ini semakin terus berkembang dan terus bertambah sektornya.

slide4

Untuk menuju target lokasi di daerah BSD, dari Bintaro saya masuk ke jalanan kampung, melewati Situ Parigi dan air terjun dam Parigi. Kalau di Bekasi ada curug Parigi, Tangerang juga tak mau kalah ada Dam Parigi. Setelah beberapa kali belak belok d jalanan kampung, sampailah di lokasi berdasarkan panduan GPS.

slide3 Baca lebih lanjut

Bermain ke kebun Sawit “ditengah kota“ – Kebun Sawit Cileungsi

kebun-sawit-cileungsi

Banyak orang yang ngga ngeh .. kalau di Cileungsi ada perkebunan sawit.
Yang kebayang perkebunan sawit itu ada di luar Jawa, seandainya di pulau Jawa … adanya di daerah pelosok .. bukan di “tengah tengah pemukiman”.

Disana ya hanya ada kebun kelapa sawit aja
tidak ada yang unik atau amazing

Hanya karena kepo
saya ingin kesana
melihat tempat yang belum pernah saya lihat

Start bareng om Adi dari Grand Galaxy Bekasi terus menembus ke Narogong Raya, jalan yang paling dimalesin om Adi … jalannya terasa panjang membosankan dan banyak truk2 lewat … apalagi truk2 yang angkut sampah. Kurang asyik ya .. tapi ya sudahlah enjoy aja.

sawit2

mengarungi jalan Narogong Raya di daerah Cileungsi

Baca lebih lanjut

Memandang Bandung di beranda Warung Sitinggil

warung-sitinggil

Ingin kulineran di tempat yang keren.
Menikmati pemandangan lembah dan merasakan semilir angin.
Di tempat yang unik, homey dan inspiring.
Makan sehabis cape cape-an sepedahan pasti lebih nikmat.
Apalagi ditambah seruput kopi hangat.

Itu yang terbayang bayang
dan mumpung di Bandung … satu tempat yang terbayang
Warung Sitinggil
dari dulu saya pengen kesini … tapi belum kejadian.

Hari ini saya akan kesana, karena posisinya masih ada di awal awal daerah Dago Giri, supaya lebih nikmat makannya … maksudnya supaya lebih lapar … saya gowes dulu kearah Maribaya.

slide3

gerbang masuk Dago Dream Park

Gowes lewat Dago Giri, menanjak dan melewati tempat wisata baru di Bandung .. Dago Dream Park, masih pagi masih sepi … melewati Resto Lawangwangi .. dan melewati belokan ke warung Sitinggil .. tunggu ya .. nanti saya kesana.

Tanjakan Dago Giri atau biasa disebut Dago Bengkok 1 menuju Maribaya ini memang cocok untuk bakar kalori … tanjakannya bikin lapar … tidak banyak pesepeda yang bermain kesini … hanya sedikit … tanjakan tanjakannya bikin keder, apalagi di tanjakan terakhir yang melewati sisi tebing gunung batu … adalah tanjakan tercuram … mobil yang bawa penumpang banyak aja harus mengambil ancang ancang dari bawah … jika sampai berhenti .. bisa berabe .. untung sekarang jalanannya sudah diperlebar.

Selepas sisi gunung batu yang merupakan bagian dari patahan Lembang, jalanan menurun dan terus menurun sampai ke dasar lembahnya yaitu Maribaya, tempat wisata lama yang sekarang tampil dipercantik .. dibuat lebih keren dan berkelas serta banyak fasilitas2 baru … namanya aja sekarang lebih lengkap .. Maribaya Natural Hot Spring and Resort .. otomatis biaya masuknya jadi lebih mahal … hehehe ..

slide4

menurun menuju Maribaya

Baca lebih lanjut

Tempat Asyik untuk Semua Kalangan – taman Balai Kota Bandung

slide1

Terus mempercantik diri.
Memikat banyak orang.

Taman Balai Kota Bandung terus bebenah … atau istilah zaman sekarang mah di upgrade kali ya …#Sotoy
Sepengetahuan saya, taman balaikota ini sudah beberapa kali didandanin .. dirubah .. ditambah .. baguslah kalau menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi banyak orang.

Daripada lagi suntuk dan diam di rumah … apalagi kalau tambah suntuk karena ga punya duit …welehh … ya sudah main kesini aja atuh .. bikin happy … bikin fresh .. serasa di recharge bersemangat lagi .. siap menghadapi segala tantangan yang ada di muka bumi ini … tapi yang mudah mudah aja dulu ya … kan yang mudah dikerjain duluan … #UjianKali

Beberapa kali saya berkunjung kesini …dari mulai zaman dulu yang pada saat itu area di depan kantor walikota hanya berupa tanah merah kosong yang biasa dipergunakan anak anak main bola, beberapa pohon besarnya saat itu sudah ada. Kemudian berubah dan terus diperbaiki beberapa kali. Dan sejak kepemimpinan walikota Pak Ridwan Kamil perubahannya terjadi secara significant.

Untuk yang tidak tahu keberapa kalinya saya datang lagi kesini seperti mengunjungi sahabat lama, senang bisa bertandang lagi. Kabarnya sudah ada perbaikan dan ada taman2 baru. Kepo juga bagaimana sih …

Saya datang lagi kesini … kalau hari Sabtu disini tidak seramai hari Minggu jadi lebih enak untuk dinikmati. Bersapedahanlah saya kesini .. di Bandung pagi2 enak sekali untuk bersepeda dan tidak butuh lama untuk sampai ke taman Balai Kota. Baca lebih lanjut

Mengejar Bidadari ke Curug Bidadari

curug-bidadari

Curug ini sudah termasuk mainstream.
Termasuk curug yang pertama ngetop di daerah sentul, dibanding curug2 lain yang sekarang bermunculan.
tapi koq… saya belum pernah kesini … kasian banget ga sih.
ngga juga ah… soalnya banyak juga yang belum kesini, masak mereka semua harus dikasihani juga.
saya pikir sudah saatnya saya kesana .. siapa tahu ketemu yang manis2, yang cantik2 … ketemu bidadari.

jam 06.38 mulai mengayuh pedal, melalui jalanan kalimalang yang relatif sepi kendaraan yang lalu lalang. Setelah selepas 40 km-an menganyuh ngayuh pedal .. perut semakin lapar, belum sarapan dari berangkat … celingukan mencari sasaran tembak .. akhirnya ada warung soto ayam yang lagi siap2 buka … hmm menggoda juga, saya bakalan jadi customer pertama… siapa tahu dapat diskon ..
jam 8.30-an sarapan soto di dekat Sentul sirkuit … rasa sotonya biasa aja sih .. berhubung cape .. rasa tak terlalu dipermasalahkan .. ngga lama jalan lagi… oh ya … ngga dapet diskon juga… eh masih ngarep.

mulai masuk jalanan sentul dan mulai menanjak panjang. melewati Taman Budaya Sentul dan berbelok kanan menuju daerah yang terkenal bagi para pegowes penyuka tanjakan .. km nol, kenapa disebut begitu coba…

Tanjakan didaerah sini memang bener2 menguras tenaga dan stamina, peluh mengucur deras seiring napas yang megap megap … gowes merayap … enjoy aja. Baca lebih lanjut

Berubah Menjadi Lebih Baik – Kalijodo Park

kalijodo-park

Kalijodo memiliki riwayat yang kelam.
Tapi masa mau kelam terus sih
Harus berubah
Harus hijrah

Kalijodo yang dahulunya tempat prostitusi melalui drama perjuangan yang ramai akhirnya berubah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dahulu hanya “tempat permainan” laki2 dewasa hidung belang sekarang menjadi tempat permainan keluarga ; anak2, remaja dan orang dewasa, baik pria maupun wanita.

Dulu, saya pernah lewat Kalijodo … bener lho .. lewat doang, ngga ngapa ngapain … pagi2 sesepedahan itu juga. Percaya ngga …
Bagi yang percaya saya orang baik2 …. berarti anda orang yang keren 🙂

Waktu gowes ke Hutan Kota Penjaringan yang berada di pinggir tol Bandara .. saya melewati tempat ini .. saya bingung … ini apaan sih … #Pura2NggaNgerti
Setelah baca2 baru tahu kalau itu adalah Kalijodo … makanya baca .. baca Baca lebih lanjut

Sebuah Danau Yang Masih Asri di Depok – Situ Jatijajar

situ-jatijajar

Situ ini bikin penasaran.
Situ ini bisa dikatakan anomali.
Dilihat dari google maps, terlihat begitu hijau… untuk situ atau danau yang berada di dalam kota yang biasanya sekelilingnya dipenuhi rumah2 … seringnya berkesan kumuh dan air danaunya penuh sampah … Situ Jatijajar ini masih dipenuhi pohon2 seperti hutan dan airnya bisa dikatakan tidak ada sampah … wewww hebat.

slide2

situ Jatijajar yang masih memiliki hutan kecil

Jam 7 kurang sedikit sudah meluncur melalui pondok gede, lubang buaya dan mulai masuk ke jalan kecil dan di satu jalan kecil .. wah.. ada pura disini… ???
oh… ternyata ini adalah rumah Ki Joko Bodo… unik bener.

slide3

sudah sampai ke Bali-kah ? ? ?

pokoke sejak Lubang Buaya.. melipir terus lewat jalan kecil, gang2 … melewati sisi belakang Taman Mini, jalan kecil lagi .. gang lagi, melewati Rawa Babon… jalan kecil .. gang kecil, pasar dan muncullah di jalan Raya Bogor. Selama perjalanan bisa dikatakan 98% melewati perumahan perumahan yang padat hanya sesekali melewati sedikit kebon yang tersisa. Baca lebih lanjut

Keasrian Gua Purba – gua Dayeuh Karawang

gua-dayeuh-karawang

Di Karawang ternyata ada gua purba … peninggalan zaman prasejarah.
Hmm .. menarik juga untuk dikunjungi. Om Adi pernah mencari cari gua ini tapi tidak diketemukan. Dia pernah mengungkapkan perasaan … ehh memangnya ngapain … maksudnya dia masih kepo alias want to know akan keberadaan gua ini, makanya saya ajak om Adi supaya dia tidak penasaran. Sekalian merayakan last Sunday ride di tahun 2016.

Jam 7.40 ketemuan dengan om Adi yang menunggu di stopan jl RA Kartini. Si om sedang santai duduk di warung “ayo om .. kita hayuk atuh ..”

Perjalanan kali ini adalah main lurus lurusan … pokoknya lurus aja menyusuri jalanan kalimalang mengarah ke Karawang sampai bosen. Ketika ban sepeda menggelinding di jalanan cor beton sepanjang jalanan kalimalang, awan sedikit mendung tidak membuat badan terpanggang … meskipun jalanan kalimalang ini rata … anginnya sangat kencang … beberapa kali angin datang dari arah depan … serasa gowes menanjak yang panjang.

Di daerah Cikarang kita berhenti .. tepat di area jembatan siphon Cibeet.
Yang unik … aliran sungai kalimalang harus menyebrangi sungai Cibeet yang dalam dan besar .. dan caranya … adalah menyelam … yap di buat “underpass” sungai Kalimalang mengalir di bawah sungai Cibeet … wow … rekayasa teknik sipil yang hebat ya ..

slide3

jembatan siphon Cibeet, tempat “underpass” kalimalang melewati sungai Cibeet

Baca lebih lanjut