Menyelusuri Bunker Belanda di Kota Bogor

Peninggalan sejarah banyak sekali “bergeletakan” di area Bogor
Dari zaman prasejarah, kerajaan sampai masa kolonial Belanda.

Saat ini yang ingin saya kunjungi adalah peninggalan kolonial … yaitu bunker atau ada juga yang menyebutnya benteng Belanda yang ada di kota Bogor.

Start genjot sepeda dari rumah … setelah melalui Kalimalang, Jatiwaringin, Pondok Gede …. sampailah di Cibubur …. Menanti sejenak di tikum … dan si om akhirnya datang. Nyemil nyemil dulu sambil bahas yang ngga jelas sampai bahas teori fisika quantum …. ehhh ngga deng … pokoknya yang ngga jelas semua dibahas.

Baca lebih lanjut

Iklan

Melihat Bekasi ; Masjid Jami Betawi Al Karomah / Mesjid Tugu NKRI dan Pantai Samudra Jaya

Kembali kepo melanda

Bermain didaerah pantai Marunda pernah kebeberapa, termasuk yang popular disana adalah Jembatan Cinta.
Bermain pantai di ujung sungai CBL pernah … sekarang di daerah sana ada yang popular jadi destinasi wisata kuliner di tepi sungai yaitu sungai Rindu.

Nah … pantai diantara Jembatan Cinta dan Sungai Rindu saya belum pernah kesana
Kalau dilihat di googlemaps versi satellite sih tidak ada tepi laut yang jelas …. Karena areanya sudah jadi rawa dan tambak ikan. Sudah terjadi abrasi air laut seiring hilangnya hutan bakau sehingga tepi pantainya “hilang”.

Tapi dasar kepo …. Mumpung musim kemarau … cocok untuk jalan jalan kesana, karena kalau dimusim penghujan jalanannya susah dilalui karena tergenang banjir rob.

Berangkatlah saya kesana, menyusuri Banjir Kanal Timur … masuk ke perumahan Harapan Indah (HI) Bekasi yang sedang mengadakan Car Free Day.

melewati komplek Harapan Indah Bekasi

Keluar dari perumahan HI dan tak lama kemudian masuk lagi ke perumahan Mutiara Gading City, terus gowes mengarah ke belakang komplek melewati cluster cluster perumahan dengan nama nama Inggris … jadi serasa gowes tembus keluar nagrek … ehhh negeri.
Baca lebih lanjut

Curug Lembah Pelangi – Gowes Piknik yang tak Terlupakan

Curug ini kategori curug lama yang dahulu wara wiri dan kemudian sempat “menghilang” dan di era piknik zaman now muncul kembali dikancah perpiknikan. Mumpung ada kesempatan saya juga akan piknik kesana.

Sampai di tikum Cibubur pas 7.30 … Menunggu sejenak … Sengaja duduk di area yang terkena langsung sinar matahari pagi … Berharap panas sinar matahari pagi dapat membuat badan segar … Tidak tahu ketika bangun pagi badan merasa tidak fit … Tidak segar … Bawaannya lemas dan ingin tidur terus .. tapi saya paksakan tetap berangkat.Selama perjalanan menuju Cibubur memang agak terasa tapi tidak terlalu dirasakan.

Menunggu sejenak .. dan om Adi muncul, ngobrol2 sambil makan bekal roti. Dan cusss … meluncur menuju Bogor, melewati Cimanggis, Cibinong dan sampailah Bogor. Kita berbelok menyusuri kolong tol lingkar Bogor, melewati taman Yasmin dan terus. Sampailah di jalanan macet panjang di depan kampus IPB Dramaga … Kayaknya jalanan disini selalu macet, sepeda selap selip … Om Adi yang lebih lincah selap selip sehingga saya mulai tertinggal.

Baca lebih lanjut

Gowes Rekreasi ke Danau Harvest City

Main lagi ke danau …

Main ke danau lagi … yak ke danau lagi … Sebetulnya bukan lagi ngidam danau … Hanya ingin jalan jalan rekreasi tapi jam 12 harus sudah ada kembali dirumah … family business.

Destinasi yang ½ hari cap cus … Dipilihlah danau di perumahan Harvest City … Kayaknya enak juga untuk rekreasi santai.

Jam 1/2 tujuh lewat berangkat naik sepeda balap saja supaya agak lebih cepat.

Di daerah Kalimalang beberapa kali ketemu kelompok goweser yang mengarah ke CFD Bekasi, di Pekayon juga masih ketemu goweser keluarga .. bapak anak atau suami istri .. di Narogong masih ketemu satu kelompok penggowes … lalu belok masuk kejalanan kampung … Terus berbelok belok melewati perkampungan2 … rumah2 khas kampung … halaman luas tanpa pagar … dan juga melalui hamparan Pesawahan yang coklat mengering. Baca lebih lanjut

Pencarian Danau Terbesar di Bekasi ; Situ Pasir Raya

Danau terbesar di Bekasi apa ???

Kepo aja ..
Pencarian yang begini faedah atau unfaedah ???
Biarlah para pengamat yang menentukan
Saya sih jalan jalan saja sambil gowes

Tapi danau terbesar di Bekasi apa ya … Cari cari di internet tidak ada info pasti … Tapi berdasarkan terawang satelit … Maksudnya googlemaps terlihat danau yang besar … situ yang luas … ada di daerah Serang Baru Bekasi. Namanya Situ Pasir Raya. Ada juga yang menyebutnya Rawa Tablo atau Rawa Sadang yang sepertinya kedua nama itu adalah salah satu area yang bersisian dengan situ Pasir Raya.

Supaya bukan hanya fiksi maka untuk memastikan fakta … harus pergi kesana … Sekalian jalan jalan … klayaban di pelosok Bekasi

Start dari rumah, melewati Kalimalang, belok ke Grand Galaxy, muncul di Kemang Pratama, lanjut Narogong dan berbelok belok ke arah Setu, melewati dulu tugu Belah Duren … Hmm mungkin dulunya daerah Setu banyak kebun Duren ya … bukan maksud lain lain …. Emangnya apa ???

tugu Belah Duren Setu Bekasi

Terus aja gowes …. Kadang melipir dulu ke pesawahan … Hamparan pesawahan yang Saya lewati …. Kering tandus …. Tanahnya pecah pecah … dahaga akan air. Baca lebih lanjut

Berkelana ke Curug Rahong Cijambe

Jarang jarang main ke Rumpin …. saatnya sekarang main ke Rumpin lagi.
Disana ada beberapa spot menarik … di Rumpin ada gunung, di gunung biasanya ada curug. Namanya curug Rahong …. nama curug Rahong ada di beberapa tmpat, curug Rahong yang saya tuju nama lengkapnya Curug Rahong Cijambe.

Nah di musim kemarau gersang begini … cocok deh bermain main air …. ehhh di musim kemarau begini di curugnya ada airnya ga …. jangan jangan kering…

menggunakan stang soma osprey ternyata nyaman untuk gowes jauh

Tak perlu risau masalah yang begituan … sudah jalan saja …. namanya juga mau berkelana

6.32 berangkat dari rumah, melalui Kalimalang, Cawang, Pasar Minggu, Lenteng Agung dan sampai di tikum di depan mall Margocity Depok.
Baca lebih lanjut

Muncak ke gunung Bubut Bogor

Muncak ke Seven Summits adalah destinasi yang saya tuju …

Ehhh … Maksudnya seven sawit …

Jadi main main ke kebun sawit di sekitaran Jabodetabek ….

Salah satu perkebunan sawit berada di gunung Bubut Bogor. Perkebunan sawit lainnya yang pernah saya kunjungi ada di daerah Cileungsi dan Jonggol.

Hal yang bikin kepengen ke gunung Bubut … bukan sawitnya sih … tapi gunungnya … Ada gunung kecil di dekat Bogor … dan tidak terkenal. Kalau searching di internet topik tentang gunung Bubut di Bogor maka akan muncul dua tempat, satu gunung Bubut di daerah Leuwiliang yang ada PLTA Karacak dan satu lagi gunung Bubut di daerah Kemang atau Ranca Bungur Bogor. Gunung Bubut yang saya maksud adalah yang di Ranca Bungur. Di internetpun minim informasi ada apa di gunung Bubut ini.

Hmmm … Penasaran … Ada apa gerangan disana

Goweslah saya kesana. Jam 7.29 sudah ditikum Cibubur. Menanti sebentar … Tidak pakai lama om Adi datang. Sarapan bekal roti dulu… Lalu lanjut gowes … Melewati Cimanggis dan berbelok di Cibinong. Lanjut ke Cileubut dan berbelok belok melalui jalanan kecil … Kadang jalan desa … Jalan setapak .. masuk lagi jalan raya .. melewati sebuah situ .. masuk ke jalan kecil lagi …

perjalanan keluar masuk kampung

Baca lebih lanjut

Perjalanan Penasaran ke bukit Singasari Klapanunggal

di kejauhan bukit Singasari

“ Kemana kita ? “ tanya Adi
“ ke arah Sodong … disana ada bukit kecil “ jawab saya
“ ada apa disana ?” tanya Adi
“ nggak tahu …. mungkin ngga ada apa apa … penasaran aja “jawab saya
“ ok … ayok “ kata Adi

Itulah sekelumit percakapan ketika ketemuan di tikum Metland Cileungsi.
yang satu easy going … yang satu ganteng … eyalahhh … koreksi … kepoan ….#MaksaBanget

Perjalanan dilanjutkan melewati belakang taman wisata Mekarsari dan melintas jalanan berbatu batu di area perkebunan sawit yang sangat luas dan seperti terlantar.

hamparan kosong bekas perkebuan sawit

Baca lebih lanjut

Berpetualang ke curug Karang Penganten

Jadi keniatan untuk pergi ke destinasi ini …. teman menyarankan untuk main kesini …. om Mujiyono pernah mencoba kesini tapi gagal karena waktu itu musim hujan … aksesnya tanah merah lembek dan sulit ditembus. Sebelumnya saya pernah melewati area sekitar curug ini … waktu jalan jalan kearah Lulut, menyusuri jalan dibawah tebing kapur gunung Klapanunggal. Saat itu melewati hamparan tanah merah tapi tidak tahu kalau di sana ada curug. Nama curugnya adalah Karang Pengantin … bukan curug popular alias tidak ngetop. Ada beberapa tempat destinasi wisata termasuk curug atau air terjun yang pakai nama pengantin … jadi suka ada nama sama tapi lokasi berbeda.

Saat ini musim kemarau … aksesnya akan kering dan mudah …. permasalahannya … kalau dimusim kemarau begini … curugnya ada air-nya tidak ??? Okey … mari kita cari tahu

Pergilah kita kesana … roda sepeda menggelinding mengarah ke tikum di daerah Citeureup … di minimarket Om Adi sudah menanti … kebetulan ada lagi seorang pegowes dari Setu Bekasi yang sedang beristirahat disana, tapi beliau tidak mau ikut kearah Sukamakmur yang menanjak nanjak.

Berangkatlah kita berdua melewati pasar Citeurep dan belok mengarah ke Sukamakmur. Jalanan rolling naik turun tapi naiknya lebih banyak. Di salah satu jembatan kita berhenti … mengamati sekitar …. sungai mengering … bentangan tebing kapur di kejauhan dan hamparan pesawahan diarea sekitar. Lalu muncul deh krucil krucil ini … anak anak SD …. mereka pada lompat lompat dari atas jembatan ke sungai … wowww … Asyikkk dapat hiburan … mereka bersenang senang … kita kagum dengan keberanian dan ikut tersenyum bahagia.

melompat di jembatan Sukamakmur

Baca lebih lanjut

Pencarian Gunung Dataran Klapanunggal Bogor

Syahdan …. ada satu area berpadang rumput berbukit bukit
seperti di daerah Indonesia Timur
tapi bukan di Indonesia Timur
ini di Gunung Klapanunggal Bogor
Gunung terdekat dari Jakarta … sangat dekat … check aja di google.

Kabar yang sangat bikin penasaran.
Kalau tempatnya seperti deskripsi atau narasi atau framing (pakai kalimat kekinian) … spotnya bisa dikatakan sebagai tempat wow … makin penasaran.

Menghapus kepenasaran … harus berangkat kesana … mencari … toh tempatnya kan meski gunung tapi dekat dari Jakarta … gunung terdekat dari Jakarta.

Minggu pagi berangkat sudah … jam 7.30-an sudah ditikum underpass Citeureup ….
sms-an kirim kabar … koq ngga muncul muncul … teleponan … koq ngga jelas jelas …. yang muncul hanya “dimana … dimana …?” “koq ngga ada …” … “saya ngga lihat” …. “disebelah mana sih …”
e ternyata … e ternyata … saya nunggu di underpass Cileungsi dan satu lagi di underpass Citeureup … tepok jidat ….

Salah saya … salah saya …. sorry sorry … akhirnya kita ketemuan ditengah tengah … dan langsung ambil shortcut kearah Klapanunggal … melalui pasar Meong … beneran namanya Meong … mungkin disini dulunya jualan kucing … #SokTahuLagi

Dari pasar Meong lewat pematang sawah dan berbelok belok dijalanan kampung dan ketika jalanan berubah menjadi jalanan berdebu … artinya sudah mendekat ke area penambangan kapur di kaki gunung Klapanunggal … kapur untuk bahan pabrik semen. Sudah pasti banyak truk lalu lalang mengangkut batu kapur …. dan pastinya … debu debu berterbangan adalah suatu keniscayaan …. nikmatin saja.

Berhenti sejenak memandang area penambangan … berhektar hektar luasnya … bentangan tebing kapur berwarna putih terlihat unik dan indah … paling tidak dimata saya. Tidak tahu berapa lama lagi gunung ini akan habis rata kalau ditambang seperti ini …. mungkin juga suatu waktu ketika sudah tidak ditambang berubah menjadi area wisata … seperti daerah daerah lainnya. Beberapa kali saya eksplore tempat ini … banyak spot unik dan keren … gua gua alamnya juga ada … bahkan gua yang besar dan tinggi juga ada. Hanya karena masih ada aktifitas penambangan maka sering berpapasan dengan truk truk pengangkut batu kapur jadi kurang nyaman. Baca lebih lanjut