Wisata Romantisme Bekasi ; Jembatan Asmara, Sungai Rindu dan Jembatan Cinta

Bingung mau romantis romantisan dimana …. gampang main aja ke Bekasi sekalian berwisata pesisir.

Galau belum mendapatkan asmara … main aja ke Jembatan Asmara …
Masih belum juga menemukan cinta … main aja ke Jembatan Cinta …
Kangen .. rindu … tenang tidak perlu gundah … main aja ke Sungai Rindu …

Ya tiga tempat itu semuanya ada di Bekasi.
Lokasinyapun tidak terlalu berjauhan

Berangkatlah saya kesana .. ingin melihat dan merasakan keromantisan Bekasi dengan menggowes menyusuri BKT (Banjir Kanal Timur) dan kemudian melintasi Kota Harapan Indah Bekasi. Di area gerbang masuk saya melihat taman yang didesain khusus untuk aktifitas Parkour … keren … saya sih baru kali ini melihat taman khusus untuk Parkour. Tapi sayang di minggu pagi ini tidak ada yang “jumpalitan”.

taman berthema Parkour di Harapan Indah Bekasi

Perjalanan dilanjutkan, keluar dari perumahan ini dan menuju kearah pesisir pantai Bekasi dengan menghindari jalanan utama .. yaitu melalui “jalanan desa” yang sepi dengan dominasi bentangan pemandangan pesawahan, walau di beberapa area sudah atau sedang dibangun komplek komplek perumahan dilahan yang sebelumnya adalah pesawahan.… ternyata makin menjauh ke arah pantai … masih ada saja perumahan perumahan …. banyak banget ya manusia ini …

Beberapa kali melewati tambang gas milik Pertamina, area tambang gas yang berada di tengah pesawahan. Banyak yang tidak tahu kalau di daerah pesisir Babelan Bekasi banyak tersebar tambang gas dan minyak milik Pertamina. Jalan jalan yang membelah pesawahan yang saya lalui umumnya merupakan jalan yang di bangun oleh Pertamina sebagai akses menuju tambang dan sekaligus jalur lalu lintas pipa yang ditanam di sisi jalan. Baca lebih lanjut

Iklan

Taman minimalis yang ngumpet ; Taman Swakarsa

Di tempat yang agak ngumpet ternyata menyempil sebuah taman minimalis dan cantik. Tak sengaja melihat taman ini ketika berusaha menghindari Jl Kalimalang dengan masuk masuk ke dalam gang berbelok belok. Waktu itu hanya melintas saja .. dan terheran heran … melihat taman yang “tersembunyi” rapih dan unik … tidak sempat mampir.

Mumpung bulan puasa .. saya tidak gowes jauh jauh … bisa haus .. berabe nanti, yang dekat dekat aja sambil ngabebeurang (menghabiskan waktu agar cepat siang). Minggu pagi gowes sesantai mungkin .. kayuhan pelan .. yang penting sepeda menggelinding maju.

Agak sedikit lupa … karena waktu itu banyak belok belok dipercabangan gang .. setelah sedikit berputar putar … akhirnya ketemu juga.

Taman yang cantik, rapi dan bersih.
MInggu pagi jam 8-an … sepi, mungkin karena ini bulan puasa.

Sepi begini asyik juga untuk kluyuran … berjalan ke pojok sana ke pojok sini. Dibagian depan ada parkiran paling muat 3 – 4 mobil dan ada tempat untuk mengadakan acara / pertunjukan dengan tempat duduk dari beton yang bertrap. Baca lebih lanjut

Rekreasi ke Kota Depok ; Taman Lembah Mawar dan Taman Lembah Gurame

Pengen jalan jalan tapi ngga mau jauh jauh … Besok Senin kemungkinan sudah mulai puasa, mesti balik hari karena ada hal hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan.


Kemana roda sepeda harus berputar … ke Depok … Meskipun dekat dari Jakarta tapi jarang saya kunjungi. Inginnya wisata taman .. Di Depok juga ada taman cantik cantik … Taman Lembah Mawar dan Taman Lembah Gurame … Taman yang berada di lembah … Hmmm.

Berangkatlah saya kesana di minggu pagi ini melalui Cawang, Condet, Lenteng Agung, Situ Babakan … Bolak bolek bolak bolek bahkan sampai masuk masuk jalan kecil dan … Tiba tiba sampai di jalan yang ramai padat oleh para pedagang kaki lima, dari jualan makan minuman, mainan anak, bahkan baju dan perlengkapan dapur juga ada. Orang orang banyak lalu lalang berjalan kaki … suasananya crowded.
Gowes pelan pelan .. mata fokus ke depan takut nabrak manusia .. ehhh pas lihat ke kiri … Ada Taman dan ada tulisannyaTaman Lembah Mawar … Ohhh ini dia tamannya … Karena hari mingggu pagi jadi banyak aktifitas perekonomian umat di sisi jalannya. Baca lebih lanjut

Gowes Jelajah Sejarah – Situs Pasir Angin dan Benteng Belanda

Area Bogor dan sekitarnya sudah sejak baheula dari zaman prasejarah purbakala telah dihuni oleh manusia. Banyak peninggalan sejarah mengenai jejak keberadaan manusia dari zaman prasejarah, zaman kerajaan dan zaman perang kemerdekaan.

Beberapa situs sejarah di Bogor sempat saya kunjungi dan masih sangat banyak situs yang belum saya kunjungi. Salah satunya adalah Museum atau Situs Pasir Angin .. pengen sekali main kesini. Tertunda tunda … Akhirnya kesempatan datang juga. Jam 7 berangkat dari rumah .. mengarah ke tikum di daerah Cibubur, sampai di tikum menunggu sejenak dan om Adi datang.

Langsung let’s go … melewati Cibinong tembus ke jalan raya Bogor dan berbelok ke arah Dramaga menyusuri kolong Tol Lingkar Luar Bogor. Mendekat kampus IPB Dramaga jalanan menjadi macet panjang, terus macet sampai melewati Cibungbulang – pertigaan yang mengarah ke Gunung Salak. Selama selap selip dikemacetan … aroma sampah terus tercium …. banyak truk mengangkut sampah yang ikut terjebak, mungkin ini memang jam angkut sampah warga Bogor dan tempat pembuangan sampah akhir sepertinya melalui area sini.


Selepas kemacetan terlihat bentangan gunung kapur Ciampea, gunungnya tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu jauh jaraknya dari jalan raya. Terus gowes … jalanan rolling naik turun umumnya karena melewati lembah yang ada sungai sungainya dan ketika menuruni suatu lembah lagi dan sebelum mencapai jembatan di dasar lembah ada belokan ke kiri, sepeda berbelok ke jalan kecil dan terus menurun sekitar +- 30 meteran sampailah di gerbang destinasi … Situs Pasir Angin.

gerbang pertama di bawah

gerbang kedua di atas

Baca lebih lanjut

Gowes Piknik ke hutan Pinus Gunung Pancar

Beberapa kali saya pernah main ke hutan pinus gunung Pancar. Pertama kali kesana sambil sesepedahan ditahun 2008, suasananya masih sepi … warung hanya ada satu dua dan hanya di area dekat pemandian air panas alam. Bertahun tahun kemudian main lagi kesana .. tidak banyak berubah .. hanya warungnya bertambah dan masih disekitar pintu masuk air panas, karena selain ada pemandian air panas alami juga di dekat area ini terdapat titik start pesepeda downhill.

Dan terakhir ditahun 2016 main lagi kesana … suasananya jadi berantakan … banyak warung warung di kanan kiri jalan di area hutan pinus. Warung dengan terpalnya yang berwarna warni … hutan pinus yang harusnya berkesan alami asri .. malah jadi berkesan kumuh.

Mendengar kabar katanya sekarang sudah ditata dan dipercantik dengan wisata kekinian … wisata selfie. Penasaran ingin lihat lagi kesana …. berangkatlah saya gowes piknik,lewat Jatiwaringin – Cibubur – Citeureup – Sirkuit Sentul dan mulai berbelok mengarah ke atas … menanjak perlahan.

Setelah melewati perempatan ke Jungle Land … tanjakan mulai terasa dan terus menanjak sampai ke gunung Pancar. Dari perempatan ini jaraknya tidak terlalu jauh lagi untuk sampai ke gerbang gunung Pancar. Selama perjalanan dari Sentul Sirkuit kearah sini, akan melalui banyak makanan khas daerah sini .. yaitu sate kiloan … harganya sih relative lebih mahal dari pada harga sate biasa di Jakarta, soal rasa .. tergantung selera.


Sebelum masuk ke gerbang sudah ada 2 area wisata, satu menyajikan wisata selfie seperti rumah2-an, menara pandang, dll-nya dan satu lagi wisata adventure seperti motor off road 4 roda (ATV) dan berbagai wahana petualangan lainnya. Baca lebih lanjut

Berwisata Seru ke Taman Bunga Matahari Bekasi

Taman Bunga Matahari di Bekasi … wow keren
Bertambah lagi destinasi wisate Bekasi … wisata kekinian .. wisata selfie.

Berangkatlah saya kesana .. melewati Metropolitan mall dan terus berkelok kelok menyusuri perkotaan Bekasi. Setelah berkilo kilo meter gowes … bangunan rumah di sisi kanan kiri mulai berkurang .. berganti dengan hamparan pesawahan.

Kondisi Bekasi yang mengarah ke pantai … suasananya lebih hangat … maksudnya lebih panas udaranya, ditambah lagi pepohonan yang jarang, berbeda dengan Bekasi kearah timur yang masih banyak rimbunan pepohonan. Satu perbedaan kontras lagi dengan arah ke Timur Bekasi … di antara hamparan pesawahan disini banyak komplek perumahan … bahkan baru baru … tapi rumahnya kecil kecil sederhana … mungkin ini rumah ekonomis bersubsidi

Ketika di daerah Gabus …. di hamparan pesawahan terihat beton pancang berjejer banyak dan panjang …. apaan ??? … setelah di perhatikan baru saya ngeh … ini adalah pembangunan tol JOR II … wah ternyata melintas daerah sini juga … ckckck

Setelah Gabus .. saya banyak sekali melewati hamparan pesawahan berhektar hektar … padinya masih menghijau. Udaranya makin panas menyengat … lihat jam masih jam 8-an .. untung saya sudah pakai sunblock, berhenti dulu dan pasang manset supaya tangan tidak tambah hitam.

Destinasi semakin mendekat .. memasuki area perkampungan … ada rumah rumah tapi hamparan sawah masih mendominasi … gowes perlahan dan … sampailah di tujuan. Dibagian depanya ditutup oleh banner panjang dan besar dengan gambar gambar bunga matahari dan bertuliskan “Taman Bunga Matahari”.

Bayar tiket masuk Rp. 5.000,- jam 9-an …. suasana masih sepi dan saya adalah pengunjung pertama .. belum ada yang lain … horeee


Baca lebih lanjut

Nongkrong Cantik di Bekasi – Taman Suplesi

Mau nongkrong murah meriah
Nongkrong nongkrong cantik
Di tepi kali

Main aja ke Taman Suplesi.

Lokasinya bisa dikatakan berada di kotanya Bekasi … tidak jauh dari perempatan Metropolitan Mall (Metmall) Bekasi atau tepatnya dibelakang Islamic Center Bekasi.

Sekitar 15 menitan gowes nyantai saya sudah sampai di taman ini. Saya masuk dari arah jalan Mayor Hasibuan … yang ada di seberang Metmall. Ini adalah akses masuk dari belakang, akses depan ke Taman Suplesi dari Jl Rawa Tembaga.

Kalau masuk dari akses belakang, kita akan menyusuri cabang aliran sungai Kalimalang, ikuti aja jalan paving blok ini dan akan tembus ke Taman Suplesi. Jalanan setapak ini kabarnya nanti akan di percantik sebagai bagian dari Taman Suplesi.

akses masuk belakang ke Taman Suplesi

Taman Suplesi didesain unik dari pipa pralon dan besi lengkungan yang berwarna cerah … instagramable untuk foto foto. Aliran sungainya juga bersih … jadi sangat nyaman untuk duduk duduk di pinggir kali menikmati suasana pagi hari atau sore hari. Jika kesini di malam hari suasananya akan lebih dramatis dengan pantulan sinar lampu di tiang tiang taman.

Baca lebih lanjut

Pencarian Kursi yang konon kursi Raja di Bekasi

Ditemukan kursi raja di Bekasi …. itulah kabar yang saya dengar.
Kursi ukiran unik yang tetimbum didalam tanah … itulah kabar yang saya dapatkan.

Saya putuskan untuk melakukan expedisi … ehh perjalanan pengen tahu alias penasaran alias kepo.


Menggelindinglah sepeda di minggu pagi, melewati Kalimalang , Kemang Pratama, Narogong berbelok masuk ke jalan Bantar Gebang Setu dan mulai berbelok belok masuk jalan jalan kampung .. dari jalan kecil sampai gang gang … sesekali melintas jalan besar dan masuk kembali ke jalanan kampung.
Blusukan di pelosok Bekasi ini bagi orang kota pasti membuat heran … masih ada area Bekasi yang benar benar serasa di kampung … pohon pohon rindang lebat … rumah rumah kampung yang berhalaman luas tanpa pagar … melewati kebun kebun … melewati pesawahan … benar benar serasa dikampung banget yang jauh dari Jakarta. Baca lebih lanjut

Menengok Kampung Budaya Karawang

Kabarnya di Karawang ada kampung budaya.
Kampung budaya ini sudah lama … tapi koq tidak terdengar ya ..

Jadi ada ga sih .. kampung budaya Karawang ??

Perlu saya tengoki untuk memastikan keberadaannya.

Minggu pagi sepeda pergi menggelinding jalanan Kalimalang.
Perjalanan ini gampang … Ikuti saja terus jalan Kalimalang, dari Jaktim ke Bekasi .. ke Cikarang .. Deltamas .. melewati jembatan siphon Cibeet .. dan masuk ke area Karawang.

Baca lebih lanjut

Wisata Kekinian .. ehh Kekunoan — Situs Cibuaya Karawang

Destinasi Situs Cibuaya termasuk yang sudah lama ada dalam list … ngendon lama.
Tertunda tunda karena untuk kesana lumayan jauh … +- 70 km dan melewati berkilo kilo meter daerah yang gersang ke arah pantai Karawang. Tapi kalau musim hujan juga kurang safe … khawatir hujan pas di daerah hamparan kosong blong pesawahan … takut tersambar petir. Karena untuk mencapai sana melewati hektaran hamparan pesawahan … Karawang-kan terkenal sebagai lumbung padi bagi Jawa Barat.

Akhirnya tekad dibulatkan … mumpung beberapa hari ini tidak hujan, sepertinya mulai musim summer .. ehh kemarau … momen yang pas.

Malamnya sudah all set … gembolan dan perlengkapan sudah nemplok di sepeda … tapi berangkatnya tetap jam 7 pagi. Melewati Kalimalang dan tembus ke jalan awal Pantura dari arah Bekasi. Minggu pagi jalanan tidak terlalu ramai .. malah lebih sepi .. mungkin karena tanggal tua kali ya : )


Terus saja menyusuri jalur Pantura Bekasi …. selepas terminal bis Cikarang mulai berbelok keluar dari jalur utama Pantura. Sepanjang perjalanan masih melalui area pemukiman padat dikanan kiri. Disatu titik mulai berbelok menyusuri sungai irigasi dengan melalui jalanan setapak tanah. Suasana berubah seperti di kampung banget …. meskipun sungai irigasi ini hitam seperti tercemar sesuatu tapi penduduk di desa ini tetap menggunakannya untuk mencuci baju. Mereka terbiasa menggunakan saluran ini dari zaman dulu .. dari airnya masih jernih sampai hitam seperti sekarang.

Menyusuri irigasi ini dan tembus jalanan tanah yang membelah area pesawahan. Beberapa kali saya gowes melalui jalanan desa yang kanan kirinya sawah dan belok lagi ke jalanan tanah yang membelah pesawahan. Jalanan tanah ini sebenarnya adalah shortcut. Baca lebih lanjut