Pendakian sepeda Gunung Solasih, kena mistis

Ada gunung kecil di daerah Jonggol yang sering saya lihat kalau berpergian dari Jonggol ke arah Sukamakmur Bogor. Ketika melintasi jalanan di sisi sungai Cipamingkis maka akan terlihat gunung kecil yang hijau lebat di sisi sebrang sungai Cipamingkis. Nama gunung kecil atau bukit itu disebut Solasih, ketinggiaannya berdasarkan google 502 mdpl.

Sering wara wiri dibawahnya menimbulkan keinginan untuk explore ke gunung itu. Untuk jelajah kesana harus menunggu waktu yang tepat …. tracknya harus kering, jadi saat yang tepat untuk main kesana adalah pada musim kemarau … dan semingguan ini tidak turun hujan panas terus, tapi dimalam minggu di daerah rumah saya turun hujan tapi tidak lebat dan hanya sebentar ….

Kondisi yang masih ideal …. Minggu pagi sepeda meluncur ke arah Bekasi, melalui jalanan Kalimalang, masuk ke Kamala Lagoon, lintas Kemang Pratama dan sepeda sudah ada di jalanan Narogong Raya.

Ban sepeda bergerak santai …. jarang sekali ketemu goweser, hanya sekali ketemu rombongan pesepeda … dan tak terasa sudah sampai di Metland Cileungsi …. hampir jam 8 …. menanti sejenak dan jam 8 lewat sedikit si om muncul. Ngobrol sebentar sambil menyampaikan destinasi yang akan dituju … “Ok Ok “ kata si om.

Dua sepeda bergerak melintas jalan Cileungsi Jonggol, melewati kemacetan di depan Taman Buah Mekarsari, sepertinya ada acara besar disana … selepas Mekarsari jalanan lancar …. dan kita sudah sampai di pertigaan Tugu Tegar Beriman Jonggol … di tugu itu seperti biasa ada rombongan pesepeda yang kumpul.

Kita terus bergerak dan jalanan mulai agak sedikit menanjak, terus bergerak santai. Yang membikin kita sedikit was was …. Tanah di pinggir jalan ini basah lembek …. Sepertinya telah turun hujan lebat dan lama …. “ wahhhh …. Kalau nanti di lokasi tanahnya becek lembek kita batalkan saja “ …. Ya si om setuju …. Karena kalau track di dalam hutan tesebut becek lembek …. pasti akan menyiksa …. Track di gunung Solasih sudah pasti track hike a bike … alias dorong angkat sepeda, mendaki ke atas gunung …. jika track-nya becek perjalanan pasti akan sangat berat menyiksa … lebih baik cari destinasi lain.

Mendekat pasar Dayeuh Jonggol … dikejauhan terlihat gunung kecil yang hijau lebat …. itu destinasi yang dituju gunung Solasih.

Selepas pasar kita belok kiri masuk jalanan kecil dan kemudian menyebrangi jembatan besi yang menyebrangi sungai Cipamingkis … aliran sungainya besar berlimpah …. artinya hujan turun terus … wahhh.

Jembatan ini berada di 169 mdpl …. artinya untuk mencapai puncak gunung Solasih akan mendaki kurang lebih 333 meter … lumayan juga kalau sambil bawa sepeda sih …. Rute yang direncanakan adalah masuk gunung Solasih dari jalur curug Cilandak dan terus naik ke atas gunungnya dan turun kebawah melewati jembatan Leungsir, muncul kembali di jalan Raya Dayeuh Sukamakmur dan kembali lagi ke pasar Dayeuh. Itulah rencana rutenya … kenyataannya … kita lihat nanti.

Selepas jembatan jalanan mulai menanjak – jalur ini lebih dikenal dengan jalur curug Citiis, sepeda bergerak merayap menanjak dan disatu pertigaan kita belok kanan ke arah curug Cilandak. Jalanan berubah … yang sebelumnya jalanan cor-an semen sekarang menjadi jalan tanah berbatu.

Ini adalah moment of truth …. Jika jalanan tanah ini sudah becek … kita balik badan … tapi ternyata jalan tanahnya kering padat …. surprise banget …. berarti tidak turun hujan dalam beberapa hari di area ini …. Allhamdulillah …. misi akan kita laksanakan, jalanan relative datar tapi sepeda ajrut ajrutan karena jalanannya berbatu batu …. kita melintasi akses masuk ke curug Cilandak …. di gerbang masuk ini ada saung bambu yang terlantar tidak terawat …. sepertinya ini dulu menjadi loket tiket masuk … tapi sekarang sudah rusak.

Hanya pernah sekali main ke curug Cilandak di tahun 2017, saat itu curugnya belum dijadikan destinasi wisata, masih natural …. apa adanya, jalur untuk sampai ke curugnya juga masih agak sulit. Seiring waktu, curug Cilandak dikemas menjadi destinasi wisata, melihat postingan2 di medsos di area curug tersebut di buat beberapa wahana selfie …. dan entah kurang promosi atau kondisi air curugnya yang memang kecoklatan – tidak bening, sehingga tidak banyak yang datang kesini … dan akhirnya seperti sekarang ini kondisinya.

Kita melintasi gerbang curug Cilandak mendaki jalanan berbatu batu besar …. Mau tidak mau sudah harus ttb …. dan akhirnya kita sampai di sungai kecil …. aliran ke hilir sungai ini adalah menuju curug Cilandak …. Kita berada di posisi atas curug Cilandak. Suasana di pinggir sungai ini juga asyik …. sungainya bebatuan nge-trap …. bentuknya unik … nyaman juga kalau hanya mau nongkrong2 disini … menikmati suasana. Kondisi airnya kecoklatan …. karena sungai ini tidak full bebatuan tapi juga tanah …. sehingga warna airnya menjadi kecoklatan.

— Aliran sungai di atas curug Cilandak

Berhenti dulu sejenak di sungai ini …. menikmati suasana dan kemudian kita melanjutkan perjalanan …. menyebrangi sungai dan langsung menanjak terjal di jalanan bebatuan …. terus menanjak …. areanya sudah berubah …. rimbun semak dan pohon pohon bambu. Mulai dari sungai ini ke atas …. kita sudah di area “hutan” Solasih,

Baca lebih lanjut

Menembus Hutan Kuta Tandingan – Gua Kuta Mariyem dan Gua Kuta Masigit

Dari beberapa area hijau di sekitaran Jabodetabek, ada satu area yang selalu bikin kepenasaranan …. bahkan area tersebut selalu dikaitkan dengan kisah misteri, mistis, sejarah yang berhubungan dengan cerita leluhur … Hutan Kuta Tandingan.

Pernah sekali sudah sampai ke daerah hutan tersebut … dan turun hujan …. tipikal tanahnya lembek berlumpur dan nempel ke ban … membuat sulit bergerak …. putuskan putar arah balik … dan penuh perjuangan untuk dorong dorong sepeda sampai ke luar dari area tersebut ….

Saat ini sudah beberapa hari tidak turun hujan …. Hmmm saat yang tepat sepertinya …. meskipun agak sedikit ragu … karena sekarang kata orang musim kemarau basah, meskipun musim kemarau …. tapi sering turun hujan.

Ngga apa apalah dicoba … namanya juga usaha … kata orang bijak “yang penting kita berusaha, hasilnya diserahkan pada yang Maha Kuasa” kalau hujan tinggal puter arah cari destinasi lain … gampang toh.

Di area hutan Kuta Tandingan ada beberapa destinasi wisata yang bisa dituju … yang paling popular adalah Gua Kuta Masigit …. gowes ke sana … sekalian mampir ke destinasi tersebut.

Matahari di minggu pagi tidak bersinar terik … sedikit mendung, tapi sepertinya sih ngga akan hujan …. jam 7 kurang cusss berangkat. Melintasi Kalimalang ke arah Bekasi … tidak banyak bertemu goweser dan sepeda sampai di perempatan Metmall, menyebrang perempatan bolak belok dan sampailah di Bendung Bekasi … berhenti di perempatan dekat sini ….

Diam termangu menanti sejenak di tikum dan 7.32 si om nongol.
Langsung sepeda bergerak melanjutkan menyusuri Kalimalang ke arah Karawang.
Tapi langit jadi semakin mendung … walahhh … mulai hujan sedikit rintik rintik dan …. hujan turun semakin lebat. Kita mencari tempat perlindungan … rata rata sudah penuh oleh pemotor yang berlindung .. gaswat … agak menjauh sedikit, otomatis jadi sedikit kebasahan … ada jongko warung yang masih kosong … berhenti menepi disana bersama pemotor lain.

Baca lebih lanjut