Main Lagi ke Curug terdekat dari Jakarta – Curug Citeureup Asri

Main ke curug dari Jakarta tidak perlu pergi jauh jauh, ke Citeureup aja. Tidak perlu berlama lama bermacet macet … apalagi kalau kesananya digowes .. 🙂
Curug ini masuk kategori curug terdekat kedua dari Jakarta, yang pertama terdekat adalah curug Parigi di Bekasi … dan kedua .. ya inilah .. curug Citeureup Asri.

Di Citeureup memang ada curug, tidak ngetop sepertinya hanya orang2 lokal saja yang tahu keberadaan curug ini … pernah kesini tapi waktu itu masih musim hujan .. tidak bisa turun ke sungai karena airnya melimpah.

Jam 8.05 tiba di tikum minimarket daerah jalan Raya Gunung Putri, om Adi tepat baru saja mendarat .. chit chat sebentar dan berangkat lagi.

Melewati pabrik semen, pasar yang crowded sama angkot2 yang berhenti seenaknya, belok kiri mengarah ke Tajur Citeureup belok kiri lagi masuk jalanan kampung bulak belok bulak belok… “wah baru kali ini saya lewat jalan ini… ” Om Adi yang spesialis blusukannya di daerah Citeureup, Sukamakmur, Jonggol dan Sentul … ternyata masih ada area yang belum “terpetakan” sama dia.

Jalanannya kadang jelek kadang coran beton mulus .. diselang seling. Sebenarnya tidak terlalu jauh dari jalan raya .. +- 5 km-an.

Jalanan berubah menurun cukup curam kebawah … dan masuklah kita ke perumahan Citeureup Asri, sepeda diarahkan ke pinggir sungai.

perumahan tepat di sisi curug Citeureup

Baca lebih lanjut

Iklan

Jelajah Religi ke Mesjid Al Alam Blacan

mesjid nun jauh di sebrang tambak

Dari beberapa mesjid bersejarah di Bekasi ada satu mesjid yang ingin sekali saya kunjungi…. Mesjid Al Alam Blacan yang ada di tengah tengah hamparan tambak ikan di pantai Bekasi.

Niatnya sudah lama banget … bertahun tahun bahkan… akhirnya dengan izin Allah swt kesampaian juga.

Untuk menuju kesana biasanya orang memarkirkan kendaraan di jembatan Muara kali Blacan dan naik perahu ke mesjidnya. Tapi dari foto2 di internet .. koq ada motor di mesjid … artinya bisa dilalui lewat jalanan darat.

Check dari google maps versi satelit dan dibuatkan rute untuk menuju kesana melalui pematang atau jalan setapak yang membelah tambak tambak ikan yang luas. Dan jika mau kesana lewat darat harus dimusim kemarau … kalau musim hujan.. jalanan tanah yang harus dilalui sekitar 5 km menjadi lembek berlumpur dan di beberapa titik pasti terendam air … banjir .. intinya kalau musim hujan kesini lewat jalan darat .. ‎ cari masalah, gunakan jalur perahu.

Sekarang saat yang tepat. .. sudah beberapa hari tidak turun hujan.. eh.. turun hujan sekali tapi kecil dan tidak lama.

Jam 8.05 sudah di bundaran Harapan Indah … om Maryono sudah menanti disisi jalan seorang diri.

“Mau kemana kita? ” ..ke mesjid kata saya.. Tanpa pakai diskusi lagi kita langsung meluncur … membelah perumahan Harapan Indah, melewati gerbang Mutiara Gading City, melewati jembatan kali CBL yang ada 2 kapal terdampar .. melalui daerah Cabangbungin yang sejauh mata mandang adalah hamparan sawah yang sangat luas.

polygon path 3.pngTidak tahu sudah berapa kilometer ditempuh…. sampai disuatu daerah… jalanan bercabang .. lurus dan belok kanan … kita terus lurus dan jalanan sepi.. jarang sekali mobil dan motor lewat… jalanan beton mulus… kita gowes beriringan sambil ngobrol ngalor ngidul dengan arah yang jelas … maksudnya arah perjalanannya. Heran juga sepi.. kenapa sepi begini.. tapi dikanan kiri masih ada rumah2 penduduk meskipun jarang jarang. Berkilo kilo meter jalanan sepi ini … Tepat setelah melewati jembatan yang lebar.. jalanan habis … di depan adalah area kebun penduduk dan tidak bisa dilalui mobil. Sebelum jembatan ada SD dan tertulis di papan namanya Desa Pantai Harapan Jaya.

Slide3

akhir jalan .. selepas jembatan jalanan berubah menjadi jalanan setapak 

jalan setapak menyusuri sungai terlebih dahulu

Baca lebih lanjut