Explore Klapanunggal ; Gua Bagong, Gua Lalay, Pemandian Alam Gua Lalay dan Gua Cicurug

Batu Jempol adalah icon gunung kapur Klapanunggal

Pertama kali gowes kluyuran ke gunung ini tahun 2013 dan kemudian berkali kali blusukan di area gunung ini …. Banyak sekali tempat menarik untuk di jelajahi … dari formasi landscape gunung kapur yang unik menarik, berbagai gua — banyak sekai gua di gunung ini, dan juga ada beberapa curug.

Kabarnya ada lagi beberapa tempat menarik dan posisinya berdekatan …. Wah asyikk sekali.

Beberapa hari ini tidak hujan … saat yang tepat untuk pergi kesana, karena kalau dimusim penghujan .. jalananya akan becek parah. Dan kalau sedang puncak puncaknya musim kemarau …. debunya akan gila gilaan …

Minggu pagi sudah bersiap siap … tidak lupa pakai sunblock karena akan berpanas panasan ria.
Tidak lama ban sepeda sudah menggelinding di Kalimalang, ketemu banyak goweser … dari yang sendirian, yang berduan, yang keluarga, rombongan dewasa sampai rombongan anak pantaran es em a … ketemu kelompok kelompok sepeda hampir terus sepanjang perjalanan …. Yang searah maupun yang berlawanan arah …. Terbukti memang sejak masa pandemic yang sepedahan makin banyak.

Ban terus saja berputar melalui perumahan Galaxy tembus ke Kemang Pratama, lanjut ke Narogong yang selalu semriwing aroma sepet asem ketika truk truk pengangkut sampah menuju TPA Bantargebang lewat ….. dan sampailah di tikum … dibawah Flyover Cileungsi.

Si om sudah menanti. Haha hihi sejenak …. makan camilan … ngobrol ngobrol lagi … lalu saya memberi paparan arah pergowesan … si om hanya manggut manggut saja sambil makan …. Ya sudah .. tidak ada keberatan sama sekali … kita lanjut.

Gowes santai berdua mengarah menuju CIteureup … kadang sambil ngobrol .. kadang hanya diem dieman. Di satu titik .. masih jauh dari Citeureup kita belok kiri mengarah ke Gunung Klapanunggal

Suasana makin gersang … dikejauhan terlihat bentangan gunung kapur Klapanunggal.
Gunung kapur ini adalah sumber bahan baku untuk pabrik semen di Citeureup. Dari sini selain bisa melihat bentangan gunung Kapur juga terlihat bentangan pabrik semen di kejauhan.

Ban sepeda berputar dari jalan coran yang bagus lalu berbelok mengarah ke sisi gunung melalui jalanan berbatu batu yang hancur.

tipikal jalanan berbatu di area gunung kapur Klapanunggal

Terus saja sepeda ajrut ajrutan …. Naik sepeda rigid dijalan berbatu ini memang asyikkk .. haha Baca lebih lanjut

Mencari spot sepi untuk ngopi – Bendungan Tajur Citeureup

Dengar dengar selentingan kabar bakalan ada bendungan baru yang berada di tiga desa yakni Desa Tajur Kecamatan Citeureup, Desa Leuwikaret Kecamatan Klapanunggal, dan Desa Pabuaran Kecamatan Sukamakmur.

Rencananya pembangunan waduk tersebut untuk pengendali banjir wilayah Jakarta dan Bekasi. Hanya baru wacana.

Tapi sebelum itu terjadi …. Sebenarnya ada bendungan kecil di daerah ini, kabarnya bendungan tersebut ada di daerah sekitaran Pasirmukti dan Desa Leuwikaret Citereup.

Setelah di cari cari dan diubek ubek di internet akhirnya di dapatkan ancer ancer lokasinya.
Memang sepertinya posisinya ada di belakang area wisata Pasirmukti. Supaya sekalian kluyuran …. Saya memilih akses masuknya dari seberang sungai tempat wisata … jadi lewat Desa Lulut yang ada di kaki gunung Klapanunggal.

Berdasarkan pantauan citra Satelite googlemaps ternyata tidak ada atau tidak terpetakan jalan untuk menuju ke lokasi tersebut. Ya sudah saya buat sendiri saja jalurnya berdasarkan citra satellite tersebut, tinggal bagaimana kondisinya dilapangan, apakah memang itu jalanya atau tidak. Nanti tinggal tanya atau melipir lipir saja cari jalan untuk menuju titik destinasi.

Setelah barang yang akan dibawa disiapkan malam sebelumnya termasuk alat alat kesehatan dan juga tidak lupa …. kopi …. Di destinasi nanti mau ngapain … selain lihat lihat … tidak ada warung .. sepi … pastinya saya akan duduk duduk sendiri di pinggir sungai … physical distancing …. sambil menikmati suara aliran sungai … ngopi outdoor.

Minggu jam 7 pagi kurang saya meluncur melewati Kalimalang, Pondok Gede, Cibubur, sepanjang perjalanan saya bertemu beberapa kelompok goweser yang banyak …. Hmmm kata berita2 di tv sekarang di masa pandemic ini banyak sekali orang naik sepeda …. Terbukti ini …. Menurut saya sih memang lebih ramai dari sebelum pandemi.
Kali ini untuk menuju Citereup saya tidak melalui jalan biasa, yang biasanya melewati Bukit Golf Cibubur, tapi kali ini saya melalui perumahan Podomoro Golf View Cimanggis. Masuk kedalam area perumahannya sampai kearah belakang dan keluar melalui gang masuk menanjak ke perkampungan. Dan perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri sisi dalam tol Jagorawi.

Melalui perkampungan perkampungan dari jalan setapak dan juga ada jalan mobil …. yang pasti meskipun perjalan tidak bisa cepat tapi melalui area ini perjalanan lebih adem … lebih rindang …. Banyak dinaungi pepohonan. Baca lebih lanjut

Destinasi Instagenic — Telaga Biru Artha Hill Karawang

Dua bulanan sudah tidak pergi jauh.
Selama masa pandemi hanya gowes muter muter komplek berusaha tetap berolah raga.

Setelah bisa dikatakan vakum berpergian … sepertinya butuh relaksasi supaya aktifitas gowes kembali menggeliat.

Dan saat ini ada wacana untuk pelaksanaan new normal.
Mungkin hari minggu pertama setelah lebaran ini saat yang tepat untuk gowes agak jauhan sambil mencoba menerapkan new normal.

Mencari destinasi yang menarik tapi sepi, bahkan kalau bisa tidak ada orang disana sama sekali.
Setelah mencari cari … dipilih destinasi Telaga Biru Artha Hill atau ada juga yang menyebutnya Daporing alias Danau Pohon Kering di daerah Karawang.

Suatu destinasi yang tidak begitu popular tapi memiliki pemandangan yang menarik. Tempat yang tidak popular pasti sepi … tempat yang cocok untuk physical distancing.

Supaya aman maka protokol kesehatan diterapkan, gowes sendirian serta membawa peralatan kebersihan ; hand sanitizer, tissue basah, tissue kering dan masker.

Tidak lupa bawa makanan, menghindari makan di tempat umum, sekalian bawa kue kue sisa lebaran untuk dihabiskan disana.

Minggu pagi jam setengah tujuh lebih berangkat dari rumah, menyusuri Kalimalang mengarah ke Bekasi.
Sepanjang perjalanan ditemani oleh sungai Kalimalang yang berada di sisi kanan …. Terus saja mengarah ke hulu Kalimalang.

Kalimalang mendekat ke Cikarang

Jalanan datar, lurus, relatif sepi. …. membosankan.
Beberapa kali melewati pos pemeriksaan, meskipun ada petugas jaga tapi tidak ada kendaraan yang diberhentikan … ehh apa nanti baliknya saya harus menunjukkan SIKM … surat izin keluar masuk …hmm
Jam 8-an ketika disebelah kanan jauh terlihat monumen seperti angka delapan …. perumahan Delta Mas di tepi tol Cikampek …. Melewati jembatan Siphon Cibeet dan kemudian gps menunjukkan berbelok ke arah kanan …. menyebrangi sungai Kalimalang, setahu saya … jalan besar belok kanan masih jauh, berarti ini adalah jalan kecil atau gang yang menjadi jalan pintas.

jalur pintas, menyebrang sungai Kalimalang

Baca lebih lanjut