Jelajah lereng tebing batu Klapanunggal – pencarian air terjun Penta

— di bawah tebing batu gunung Klapanunggal

Berjalan jalan dan melihat tempat baru selalu menyenangkan.
Mendatangi destinasi baru yang mungkin tempatnya biasa saja, tapi cerita perjalanan menuju kesana dan suasananya menjadi momen menyenangkan untuk dikenang.

Dilereng gunung Klapanunggal tepatnya di bawah area Tebing Lidah Jeger kabarnya ada air terjun, air terjun kecil yang tidal popular namanya air terjun Penta atau curug Penta.

Mungkin air terjunnya biasa saja tapi suasana area tebing batu putih gunung Klapanunggal bagi saya adalah tempat gowes yang menyenangkan. Areanya rindang, jalannya menanjak dan sepi …. asyikkk.

Sinar matahari begitu terik menyinari di Minggu pagi, sepeda bergerak dengan semangat ke arah tikum, melewati Pondok Gede dan tak lama kemudian sudah menanti sendiri di tikum.
5 menitan si om datang … sedikit basa basi dulu dan brief arah yang dituju … “ ok “

Meluncurlah kita di jalan Kalimanggis Cibubur, masuk ke area perumahan Podomoro dan lewat akses pintu belakang, sepeda sudah bergerak menyusuri gang pinggiran tol Jagorawi dan berakhir di area pintu tol Gunung Putri.

Sepeda masuk ke arah Leuwikaret dengan melintasi area pabrik semen melalui jalanan dua arah yang lebar luas dan sepi, melewati 3 jembatan besar sungai sama yang berkelok kelok. Dan masuk ke kawasan industri Citeureup, kawasan industri yang tidak terlalu besar dan gowes tidak lama sudah keluar di pintu belakang kawasan lalu masuk jalanan utama menuju tambang batu kapur milik pabrik semen.

Sebelum area tambang sepeda belok kanan masuk jalanan kampung dan langsung menanjak melewati perumahan perumahan kampung. Beberapa tanjakan dilewati dan kemudian jalanan mulai menurun dan menurun sampai ke ujung desa … tepat di lereng kaki gunung Klapanunggal di area pesawahan yang pada saat lewat sawahnya mengering.

Mulai dari titik ini …. akan terus menanjak dan terus menanjak, di sisi kiri adalah lereng gunung yang hijau lebat dan sisi kanan pesawahan. Menanjak santai …. jalanannya cor-an semen yang mulus … sepeda terus bergerak dan suasana mulai berubah …. terutama sisi kanan yang sebelumnya pesawahan semakin keatas berubah menjadi kebon pohon jati dan sengon …. teduh dan rindang.

Gowes menanjak disini asyik …. selain jalan coran semen yang mulus … lalu lintasnya sepi. Kadang ada yang lewat … peladang yang menggarap area sini atau penduduk desa …. satu satunya desa di atas gunung Klapanunggal, desa Cioray. Asyik untuk gowes menanjak …. tanpa perlu khawatir terganggu lalu lintas yang lalu lalang.

— batu tumpang Klapanunggal

Kita melipir dulu melihat batu tumpang yang tidak jauh dari sisi jalan …. batunya unik … baguslah untuk spot foto foto …
Rehat sejenak disini menenangkan napas karena di depan akan menghadapi tanjakan terberat di area sini … tidak ada namanya tapi saya sebut saja Tanjakan Gapura Batu, karena ada 2 batu di sisi kanan kiri jalan seperti gapura.

— tanjakan Gapura Batu yang bikin engap

Saya sih yang megap megap … si om dengan santainya melibas tanjakan ini tanpa rasa ampun. Setelah lewat gapura batu ternyata area sisi kirinya sudah terbuka alias pohon pohon jatinya sudah ditebangi …. sehingga tebing batu putih yang menjulang tinggi terlihat dengan jelas …. begitu megahnya. Tebing batu ini akan terus memanjang berkilo kilo meter sampai ke desa Cioray di atas. Tebing batu ini disebut” lidah jeger “ bagi para komunitas pemanjat tebing.
Selepas tanjakan gerbang batu, masih banyak tanjakan tanjakan lainnya didepan, tapi tidak parah. Paling yang curam lagi ketika memasuki desa Cioray. Tapi perjalanan kali ini tidak akan sampai desa Cioray.

Terus sepeda menanjak di jalanan sepi, sebelah kiri … bentangan tebing batu tetap menemani. Beberapa area pohon pohon jatinya sudah ditebang … sehingga gundul membuat view ke arah lembah Sukamakmur terlihat jelas.

Ada turunan turunan kecil yang dibalas dengan tanjakan lebih curam … dan di satu titik gps mengarahkan belok kanan, masuk ke jalanan tanah dengan kanan kiri dipenuhi alang alang yang tinggi.

— rute awal menuju curug di lembah

Sepeda bergerak masuk ke jalanan tanah tersebut … menurun terus kebawah, melewati satu saung peladang di atas bukit kecil dan terus bergerak … jalanan berubah menjadi jalan setapak tanah, melewati area rimbun semak semak dan melewati saung yang ada kolam kecil didepannya.

— menurun terus dengan background bentangan tebing batu

Kita bergerak mengikuti jalan setapak ini yang terus menurun ke bawah lembah. Kebayang nanti pas pulangnya … jalan setapak ini sulit untuk di gowes … demi keselamatan lebih baik sepeda dituntun tuntun terus menuruni lembah ini … melewati semak semak, masuk ke area hutan jati yang penuh semak semak …. jalanan setapak yang sebelumnya jelas terlihat … sekarang berubah menjadi tidak jelas … samar samar … penuh semak belukar. Agak sedikit ragu … tapi lihat gps … koordinat curugnya sudah dekat. Tapi koordinat curug tersebut hanya merupakan ancer ancer … apakah benar atau tidak … nah itu perlu pembuktian … dan kita sedang bergerak untuk membuktikan …

— rutenya tidak jelas dan menerobos semak belukar

Jalan setapak samar ini memang mengarah ke titik destinasi yang dituju di gps … jadi kita lanjutkan perjalanan … sepeda jadi lebih sering di angkat angkat dan tersangkut sangkut ranting atau semak semak.

Terus kita bergerak sampai akhirnya di depan ada selokan kecil yang cukup curam untuk disebrangi.
Hmmm …. untuk memastikan … saya tinggalkan sepeda dan bergerak ke depan melihat situasi dan kondisi.

Saya sebrangi selokan dan tidak jauh dari selokan ada sungai … yeayyy. Berhubung beberapa hari tidak hujan jadi aliran airnya kecil sehingga tidak terdengan debur air dari atas selokan. Dan tidak jauh dari lokasi saya berdiri ke arah hilir terlihat ada curug … ohhh ini dia curugnya.

Kembali lagi ke tempat si om di atas selokan …. mengabarkan kabar gembira, tinggal melanjutkan perjalanan sedikit lagi …. permasalahannya saya sih agak ragu untuk bawa sepeda sebrangi selokan …. tapi kata si om “kita bawa saja “ …. ok ok

Si om yang jadi “jembatan” menyebrangkan 2 sepeda … saya sih jadi mandor dan hanya bantu bantu dikit saja … hehe

Selepas menyebrangkan sepeda lewat selokan … angkat angkat sepeda dulu sedikit melewati semak semak dan sampailah di sisi sungai, berhubung sungai lagi dangkal airnya, sepeda kita parkir di sungainya.

Inilah air terjun Penta ….. curugnya tidak tinggi dan tidak wah … bisa dikatakan biasa biasa saja. Bukan tipikal curug yang menjadi idaman para traveller.
Areanya di sekitar curug ini teduh karena dinaungi pepohonan dan sepi …. dari mulai jalan desa sampai ke curug ini tidak ketemu orang sama sekali, meskipun kita melewati 2 saung .. tapi disana tidak ada orangnya.

Walaupun curugnya tidak wah .. tapi spot ini cocok banget untuk rehat …. cocok untuk yang menyukai tempat sepi, tempat yang tidak ramai, jadi benar benar bisa menikmati suasana …. apalagi sambil ngopi …

Jiwa raga ini terasa capek, dari tadi tuntun tuntun dan angkat angkat sepeda …. saatnya rehat sambil ngopi. Kita bongkar perbekalan dan perlengkapan …. giling kopi dan seduh kopi dengan mokapot ….
Hmmm nikmat bener ….. hanya ngopi ditempat begini saja sudah happy banget …. priceless.

— menikmati suasana curug sambil ngopi

Suasananya yang adem tenang … apalagi sambil ngopi ditemani aneka cemilan, ditemani backsound suara air yang gemercik dan kadang terdengar kicauan suara burung … ngobrol ngobrol santai, membuat waktu tak terasa berlalu. Saatnya pulang …. meskipun nanti harus gotong dan dorong sepeda sampai ke jalan tapi tidak masalah karena badan sudah merasa segar kembali dan penuh semangat.

Air terjun Penta
Leuwikaret, Kec Klapanunggal, Kab Bogor
Koordinat googlemaps -6.530144, 106.949489

Minggu 21 Agustus 2022

Iklan

2 komentar di “Jelajah lereng tebing batu Klapanunggal – pencarian air terjun Penta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s