Pencarian cinta ke Pulau Cinta

Saatnya bucin ….
Mencari cinta dimana mana … sudah melakukan pencarian cinta di Jembatan Cinta Bekasi …. belum ketemu …. kabarnya di Tangerang ada pulau Cinta … mungin disana ada ….

Pencarian cinta kalau perlu dari Bekasi sampai ke Tangerang saya jabani …. masih bisa digoweskan …

Minggu pagi langit cerah …. sepeda rolling …
Menyusuri BKT mengarah ke arah Sudirman dan tak terasa sudah di fly over Pondok Bambu, fly over Kampung Melayu, fly over Tebet dan …. sampailah di Sudirman.

Menyusuri sisi kanan trotoar Sudirman yang super lebar, sangat nyaman untuk pejalan kaki dan juga ada jalur sepeda di trotoar ini. Ketika sampai di depan gedung Mayapada Tower atau yang disebrangnya ada hotel Le Meridien …. ada kerumunan … terutama banyak goweser … ehhhh apaan inihhh …. bagi bagi minyak goreng ….

Ternyata mereka sambil bawa sepeda pada antri mau naik lift jembatan penyebrangan …. ohhhh … ternyata ini toh JPO Pinisi yang lagi viral itu …. saya cukup mengamati saja dari bawah. Sepertinya banyak komunitas gowes yang datang ke JPO ini.

Perjalanan sepeda berlanjut menyusuri trotoar dan kemudian menyebrang melalui JPO biasa yang sepi ke jalur yang mengarah ke Bundaran HI. Pada saat pandemic car free day ditiadakan, yang bersepedahan masih banyak tapi memang tidak sebanyak seperti biasanya. Bersama pesepeda lain saya mengarah ke HI dan sampailah di Bundaran HI yang tidak terlalu ramai.

Sepeda terus bergerak dan belok kiri di perempatan Sarinah, melewati Pasar Tanah Abang, melalui Cideng dan menanjak di fly over ITC Roxy Mas …. hmm melihat gedung ITC Roxy Mas jadi teringat nostalgia kejayaan ITC ini …. pusat jual beli HP, kalau mau cari HP harus datang kesini …. zaman terus berubah ya ….

Kemudian sepeda sudah melintas perempatan Grogol mall Ciputra, melaju di jalan Daan Mogot. Sepeda melaju … menurut saya sih cukup kencang …. tapi disalip dengan mudah oleh 3 RB yang melaju lebih kencang dan terus menjauh.

Saya menaiki fly over Pesing …. ternyata fly over ini sempit …. Ketika bis atau truk lewat …. mepet banget … dan ternyata fly over ini panjang banget …. mungkin sekiloan …. saya pikir ngeri juga lewat fly over ini … ternyata ketika pulangnya baru tahu bahwa tidak boleh motor atau sepeda naik ke fly over ini …

Turun dari fly over kembali ke jalan raya Daan Mogot … terus bergerak … dan di salip lagi oleh 3 RB yang tadi ngebut menjauh … hahhh … hehehe … ternyata fly over ini memang jalan pintas lebih cepat menerobos beberapa kemacetan dibawah.

Sepeda keluar dari jalan Daan Mogot di perempatan Lingkar luar Barat Cengkareng, menyusuri tol lingkar luar dan kemudian berbelok ke jalan Kamal Raya …. langit semakin hitam mendung …. Saya kena mental …. drop … berpikir untuk berputar pulang …. hujan di pantai …. tidak asyik tidak bisa ngapa ngapain …. ketika kena mental dan berpikir pulang …. angin bertiup kencang … hmmm … ada harapan angin kencang akan meniup gumpalan awan hitam berpindah ke tempat lain.

Ya sudah berharap dan ikhlas saja dengan apa yang terjadi … sepeda terus bergerak …. dan kemudian masuk jalan kecil sepi dan mentok di tembok jalan tol …. ada jembatan penyebrangan yang dapat dilalui motor …. sepeda naik ke atas dan kemudian menyebrang jalan tol Bandara Cengkareng. Turun dari JPO ini, kembali ke jalanan mobil yang lalu lintasnya cukup ramai dan ada gerbang …. tertulis disana … selamat datang di Kabupaten Tangerang …. wahhh akhirnya masuk ke area Tangerang provinsi Banten.

Ban sepeda berputar terus dan kemudian berbelok masuk ke area pegudangan yang sepi dan kemudian jalan mentok berubah menjadi gang dan masuk ke perkampungan penduduk yang padat, melewati pemakaman, berbolak belok di gang sempit yang padat dan kembali masuk ke jalanan mobil.

Di sebelah kanan adalah tembok yang memanjang … sangat panjang …. dibalik tembok itu adalah proyek pembangunan perumahan mewah PIK 2, faktanya sepanjang perjalanan dari spot ini sampai ke pintu masuk destinasi melewati terus tembok pembatas ini.

Menyusuri terus tembok dan kemudian belok kanan …. masih menyusuri tembok …. tapi sekarang temboknya ada di kanan dan kiri … amazing …. jadi jalan asli kampung ini tidak masuk ke area perumahan …. dipisahkan … dan beberapa kali melewati jembatan yang menyebrang dari kanan ke kiri.

Sebelum berangkat saya sudah melihat rute di googlemaps …. berdasarkan citra satelit googlemaps, tidak tahu kapan dibuatnya …. di posisi saya melintas ini seharusnya di kanan kiri adalah bentangan tambak ikan yang sangat luas … jadi ada jalan kecil yang membelah tambak ikan …. Tapi ternyata saat ini kanan kirinya sudah ditembok …. menjadi proyek PIK 2. Tapi masih ada sebagian area tambak tersisa … mungkin tidak terbebaskan.

Melewati proyek apartment yang berada di dalam tembok …. banyak sekali towernya …. ck ck ck …
Selepas proyek apartment ini … ada pasar kecil … melewati dibawahnya 2 jembatan besar yang bersisian …. dan sampailah di perempatan …. dan heran ….. banyak sekali truk yang lalu lalang …. convoy panjang baik dari arah kanan maupun arah kiri …. ternyata ini adalah proyek tol lingkar luar …. walahhh gile … sampai kesini pembangunan tol lingkar luar …. truk truk ini membuat debu debu beterbangan … truk truk ini melintas di jalanan tanah sementara untuk membangun proyek tol dan jembatan 2 tadi yang besar adalah jembatan tol.

Saya berhenti diperempatan ini …. membiarkan dulu truk truk tersebut lewat kemudian menyebrang jalan dan disisi kanan ada gerbang masuk ke destinasi … disana ada loket tiket, bayar dulu 10 ribu dan kemudian sepeda bergerak menyusuri jalanan tanah dengan di sisi kiri adalah sungai, hampir sepanjang sungai banyak perahu parkir dan sesekali ada perahu yang melintas …. sepertinya mereka adalah para nelayan.

— perjalanan dari loket ke pantai

Terus saja bergerak ke dalam …. dan mulai melewati tambak ikan dan sampailah di gerbang lagi … disini ada rumah makan sea food dan terpampang banner di gerbang ini …. ternyata kita bisa naik perahu menyebrang ke pulau Seribu … harganya kalau weekend 100 ribu perorang PP dan weekdays 70 ribu perorang PP.

Melewati parkiran mobil yang luas … dan ada beberapa mobil yang parkir … SUV kelas menengah atas … apakah mereka pergi sama seperti saya ke pulau Cinta atau mereka pergi menyebrang ke pulau Seribu …. entahlah.

Melewati parkiran dan ada rumah makan lagi, ini adalah rumah makan terakhir karena setelah rumah makan ini harus menyebrang jembatan bambu yang membelah hutan mangrove.
Sepeda di perbolehkan dibawa terus sampai ke pulau tapi motor harus ditinggal parkir disini.

Menyebrang jembatan bambu yang panjang membelah hutan mangrove memberikan sensasi yang berbeda, jembatan bambu ini menjadi spot yang bagus untuk foto foto.

— jembatan bambu di hutan mangrove

Menyusuri jembatan bambu puluhan meter dan kemudian sampailah di jembatan yang menyebrangi sungai … di gerbang jembatan tertulis … Jembatan Cinta …. Wow jembatan cinta untuk menuju pulau Cinta. Diseberang adalah pulau kecil … pulau Cinta, ya disebut pulau karena terpisah dari daratan utama.

Menyebrang jembatan dulu dan sampailah di Pulau Cinta dan tiba di pantai pulau Cinta …..
Pantainya berpasir hitam halus dan bersih ….. wahhh …. Selama ini kluyuran di pantai pantai di daerah Tangerang, Jakarta, Bekasi dan Karawang …. menurut saya ini termasuk salah satu pantai yang indah … berpasir dan bersih. Pantai berpasir asli – bukan buatan – sangat jarang ditemukan di daerah pantai Jabetakang …. umumnya batu turap, bahkan tanah karena daratan yang terabrasi. Sedikit yang berpasir tapi umumnya pantainya kotor …. tapi di pulau Cinta ini …. berpasir dan bersih serta unik … karena di air pantainya ada pohon mangrove.

— pantai pulau Cinta

Pada saat datang jam 10 … suasananya masih sepi … di pinggir pantai ada beberapa sarana selfie … dari bentuk hati sampai tulisan tulisan yang unik dan lucu lucu – Cintamu tak seberat cicilan motorku, dll.

Dipantai ini ada beberapa lapak makan … berjejer rapi, tidak hanya lapak makan … musholla dan toiletpun tersedia …. pokoke nyaman deh bersantai lama lama disini.

Memandang ke laut lepas …. selain terlihat perahu yang wara wiri, jermal jermal dan …. pulau … ya gugusan pulau Seribu. Terlihat sangat dekat dari tepi pantai ini …. 4 pulau yang dekat adalah pulau Onrust, Bidadari, Kahyangan dan pulau Kelor.

Banyak aktifitas yang dapat dilakukan disini … dari bermain di hutan mangrove, naik perahu berputar putar saja atau nyebrang ke pulau seribu, bermain pasir di pantai, makan sea food … atau hanya bersantai mager saja …. piknik atau ngopi ngopi.

Nah kalau spot untuk mager yang paling asyik berada di sisi pantai dekat muara sungai Jembatan Cinta karena disana ada area yang rimbun oleh pepohonan …. bener bener asyik banget … berteduh sambil menikmati desiran angin pantai serta pandangan lepas ke arah laut.

Saya juga rehat dibawah kerindangan pepohonan ini …. didekat sekelompok wisatawan lokal yang menggelar makanan di pasir pantai dan piknik bersama. Pantai yang tidak ramai dan indah ini cocok banget untuk bersantai.

Recommended deh pantai Pulau Cinta …. ayo main ke pulau Cinta.

Pulau Cinta
Tiket masuk Rp, 10.000
Desa Muara, Teluknaga, Kab Tangerang, Banten
Koordinat googlemaps -6.03233, 106.70298

Minggu 13 Maret 2022

3 komentar di “Pencarian cinta ke Pulau Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s