Nyantai di curug ini bikin girang … Curug Cibedug Girang

Daerah Sentul dan sekitarnya memang banyak sekali curug … banyak banget.
Banyak yang wow wow dan indah indah …
Mungkin karena faktor itu … curug lain yang dianggap mediocre jadi tidak terkenal dan “tenggelam”.

Tapi bagi saya bikin penasaran … apalagi jika tempatnya tidak ramai .. malah lebih asyik menikmatinya, apalagi jika sambil seruput kopi di tepi curug.

Sebelum berangkat, menyiapkan dulu peralatan ngopi, karena ini gowes solo … jadi inginnya yang cepat simple dan ringkes … bawa kopi sachet dan air panas dalam thermos …

Malam Minggu hujan deras …. dan di minggu pagi awan kelabu … mungkin akan hujan …. tetap saya cuss berangkat … dan memang sepanjang perjalanan sedikit ketemu pesepeda … khawatir hujan.

Gowes melalui Jatiwaringin dan langsung kearah Cibubur … bolak belok dan sudah nongol di daerah Citeureup … melewati pabrik Semen … dan langit berubah menjadi cerah …. biru cerah … yeayyy … gowesan tambah semangat.

Melintas Sentul Sirkuit dan sampailah di bundaran Love Sentul. Rehat sejenak … cemal cemil snack sambil memperhatikan lalu lintas … tidak melihat pesepeda sama sekali … tapi rombongan motor sangat banyak yang melintas.

Perjalanan berlanjut, sebenarnya jika melalui Ah Poong jaraknya akan lebih dekat, tapi saya sengaja melalui jalur lain … melewati daerah yang belum saya lalui … melihat sesuatu yang baru selalu menyenangkan tidak membosankan.

Sepeda bergerak melalui jalur menuju bukit Pelangi … dan disatu titik berbelok masuk ke arah jalanan kampung yang kecil …. melewati tanjakan curam yang pendek dan masuk ke perkampungan yang rumahnya padat dikanan kiri … kontras banget dengan suasana perumahan di Sentul.

Sepeda bergerak terus menyusuri perkampungan … dan kadang melewati kebun kebun masuk lagi perkampungan …. satu hal yang “menarik” melalui daerah daerah ini …. ada beberapa komplek vila besar yang saat ini kondisinya memprihatinkan … hancur terbengkalai …. miris lihatnya. Mungkin waktu dibuatnya dulu area Sentul atas belum “terbuka” …. jadi area dibawah ini dijadikan tempat komersial … dan pastinya banyak yang berkunjung / menginap di tempat ini …. dari besarnya area dan komplek bangunan … kemungkinan dimanfaatkan juga oleh konsumen korporat …. tapi ketika area atas terbuka dan banyak tempat menarik dengan view amazing …. tempat tempat ini ditinggalkan …. terlantar hancur … jadi cocok untuk tempat uji nyali.

Disatu titik … belok kiri masuk jalan setapak menyusuri sungai kecil …. dan sampailah di destinasi pertama …. Bendungan Cihoa … karena musim hujan … air sungai Cikeas mengalir cukup deras melewati bendungan ini.

Sepi … hanya ada 2 orang disekitar bendungan, satu lagi mancing dibendungan dan satu lagi … sedang duduk bengong disisi sungai. Saya mengamati area sekitar …. hmmm … sebetulnya asyik juga nongkrong ikutan bengong disini …. tempatnya bersih, adem .. ada spot teduh yang dinaungi pohon … ngopi ngopi sambil mendengarkan musik alam … aliran air sungai … damai … dan waktu terasa lambat berjalan.

Karena saya akan menuntaskan misi, maka tidak berlama lama disini …. curug yang di tuju sudah dekat, sekitar 4 km-an lagi. Aliran sungainya berbeda berbeda dengan aliran bendungan Cihoa … bukan dari aliran sungai Cikeas tapi aliran sungai lain.

Ban sepeda kembali menggelinding … lebih sering melewati area kebon kebon penduduk … dan gunung gunung terlihat jelas … gunung Salak yang jauh terlihat jelas dan pebukitan Bukit Pelangi dan Gunung Geulis tampak sangat jelas dan terlihat dekat, posisi Gunung Geulis lebih dekat.

Setelah melewati hamparan kebon kebon, sepeda masuk kembali ke perkampungan …. berdasarkan gps … lokasinya ada di sebelah kanan, tapi titik masuknya yang sebelah mana …. bingung aku … pegangan dulu sama sepeda.
Bertanya pada warga lokal … untuk ke curug, akes masuk dari gang tepat di sisi masjid Al Ikhlas dan ikuti terus sampai ke bawah mentok sungai.

Saya masuk gang dan menurun terus kebawah …. gang-nya sempit … sepeda motor bisa masuk, tapi jika belum terbiasa lewat gang sini mesti berhati hati … karena turunannya cukup curam dan jalur ban-nya kecil … karena berbagi dengan undakan tangga serta ada belokan yang patah … sepeda sih gampang … tinggal dituntun saja.

Terus bergerak kebawah … melewati rumah rumah yang padat dan sampailah di ujung perkampungan dan di bawah lembah terlihat sungai … suara deburan airnya terdengar jelas, paling jaraknya sekitar 50 meter kurang dari jalan.

Sampai di sisi sungai yang pertama terlihat adalah jeram sungai …. curug ada dekat di sebelahnya.
Setelah mengamati jeram, saya bergerak ke arah hilir, paling hanya 2 menitan kurang sudah sampai di curugnya … curug Cibedug Girang. Girang bukan bahagia ya … girang bahasa sunda artinya udik atau hilir.

Curugnya tidak tinggi … kurang dari 2 meteran tapi curug ini memiliki inner beauty … formasi bebatuan di curug ini bener bener unik dan khas … ada dua batu besar yang panjang melintang dan beberapa batuan lainnya … bolong bolong bulat …. tergerus air puluhan bahkan ratusan tahun mungkin.

Area air terjun-nya relatif bersih …. masih ada sampah tapi sedikit …. aliran airnya bahkan hampir tidak ada sampah. Area sisi seberang adalah hamparan ladang garapan penduduk … tapi sepertinya area tersebut sudah milik perusahaan swasta karena ada papan nama perusahaan …. wah berarti luas sekali lahan perusahaan tersebut .. ckckck.

Tidak ada orang lain di curug ini … bener bener sepi, hanya deburan suara air. Saya parkirkan sepeda di area yang tepat disisi curug … terawat dan bersih …. tapi hmmm …. ada dua gundukan … sepertinya ini adalah kuburan alias makam …. hehehe … saya mengucapkan salam dan baca baca … tidak ada perasaan apa apa … tidak terasa aura aura lain … ya sudah … saya melanjutkan mengeksplorasi sekitaran area curug. Sepertinya curug ini memiliki potensi untuk dikemas jadi area wisata … daripada di anggurin begini kayak gayung kering.

Niatnya memang ingin sekalian ngopi outdoor … momen ini momen yang tepat … berada di sisi curug, tempatnya adem …. bersih. Saatnya ngopi … kali ini ingin yang cepat praktis dan instan … jadi saya bawa kopi sachetan dan thermos air panas. Temperatur air panas dari thermos setelah 4 jam-an lebih, memang tidak ideal untuk brewing kopi maksimal … tapi ngopi outdoor …. suasana hijau, deburan air … ngopinya tetap mantap.

Persiapkan v 60, sobek sachetan, tuang air panas dari thermos … dan … seruput kopi diiringi music alam … alunan air terjun. Bener bener nikmat … menikmati mee time … membuat hati girang gembira.

Bendungan Cihoa
Cikeas, Kec. Sukaraja, Kab Bogor
Koordinat googlemaps -6.59660, 106.85198

Curug Cibedug Girang
Tiket masuk gratis
Cibedug Girang, Sukatani, Kec. Sukaraja, Kab Bogor
Koordinat googlemaps -6.616427, 106.843188

Minggu 26 Desember 2021

8 komentar di “Nyantai di curug ini bikin girang … Curug Cibedug Girang

    • iya pemancing lebih paham spot2 yang seperti ini 😀…
      Gunung Geulis jadi resort mewah … disana ada lapangan golf dan villa2 … pernah juga sih melintas kesana.
      area resortnya luas banget puluhan hektar … area sebrang sungai curug ini ada papan nama dimiliki perusahaan tsb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s