Berkelana ke curug terdekat di Sentul – Curug Anggraeni

Inginnya pergi yang tidak terlalu jauh2, masa pandemi ini perasaan tidak tenang kalau pergi jauh.

Setelah cari sana sini, mikir berkali kali… akhirnya memilih ke curug Anggraeni, tidak terlalu jauh … dan tempatnya tidak ramai …

Jam 7 kurang sedikit sepeda bergerak, melalui Kalimalang lalu Pondok Gede mengarah menuju Cibubur.

Sepanjang perjalanan ketemu banyak kelompok gowes, yang searah maupun berlawanan arah, paling sering ketemu rombongan seli – sepeda lipat.

20km-an sampailah di tikum Cibubur … just on time bener 7.45 …


Ngobrol2 sebentar … lalu berangkat …

Melewati perumahan Podomoro Golf View, lanjut susuri sisi tol Jagorawi, Kita senang melalui jalan ini karena jalannya teduh banyak dinaungi pepohonan yang sudah tinggi2.

Tak lama kemudian muncul di Gunung Putri. Lanjut melewati pabrik semen Citeureup, Sirkuit Sentul dan berbelok melalui Babakan Madang Sentul.

Jalanan terasa lebih ramai oleh lalu lalang kendaraan … Mungkin ini karena efek sebagian sudah ada yang gajian.

Jalanan mulai menanjak … Kita melewati akses utama Jungle Land … Tapi sepertinya tutup.

Menanjak terus … dan disatu titik Kita berhenti dulu sebentar, karena dari sini bisa melihat jelas … Bangunan vila2 Hambalang Hills yang ada di puncak bukit. Membahas sebentar perjalanan ketika bermain kesana …. Sepertinya jika lewat jalur dari Babakan Madang akan lebih cepat sampai kesana … Memutar tapi lebih cepat karena melalui jalanan aspal dan hanya melalui jalanan tanah ketika menanjak keatas bukit Hambalang Hills.

Perjalanan kita lanjut … Melewati pertigaan yang kearah Gunung Pancar, destinasi sudah semakin dekat sekitar 2 km-an lagi.

Dan tak lama kemudian sampai di belokan menuju destinasi, disana sudah terpampang baliho gambar Curug Anggraeni. Dibawah baliho tersebut ada tulisan juga curug Ci Goong.

Masuk kejalan tanah berbatu, ada portal dan penjaganya … bayar Rp. 15 ribu perorang.

Kita tanya kalau curug Ci Goong-nya disebelah mana. Ternyata dulu namanya curug Ci Goong tapi sekarang berubah menjadi Curug Anggraeni.

Saya tidak menanyakan lebih lanjut … Apakah mungkin karena lahan ini milik ibu Anggraeni … atau curug ini diketemukan kembali oleh mba atau ibu Anggraeni … #SotoySaja.

Jalanan landai menurun melewati pesawahan menguning dan ladang ladang.

Tidak jauh dari portal masuk sekitar +- 50 meteran kita sampai di bangunan yang sudah agak terlantar … semacam tempat makan atau foodcourt. Sepertinya tempat ini pernah dikelola jadi tempat wisata serius … Tapi tidak berlanjut …

Dari sini sudah dekat dengan sungai … sungai yang dangkal, airnya terlihat jernih.
Kita turun bawa sepeda kebawah sampai ke tepi sungai yang penuh dengan bebatuan, membuat airnya tidak keruh.

Sedangkan air terjunnya berasal dari aliran sungai lain, sungai yang lebih kecil yang aliran airnya jatuh ke sungai ini.

Aliran sungai kecil yang menjadi curug, kita melihatnya waktu jalan menurun kesini dari portal masuk, aliran sungainya kotor … airnya kecoklatan dan banyak sampah karena melewati perkampungan2 diatasnya.

Tapi cucuran air di curug tersebut karena jatuhnya melalui bebatuan .. terlihat bening dan bersih.

Di curug ada sekelompok orang yang sedang bermain … Mereka adalah pesepeda, tadi di sampaikan oleh penjaga portal bahwa ada serombongan pesepeda yang sudah masuk.

Tidak ada wisatawan lain disini … Kita berdua dan rombongan goweser… Mungkin mereka sekitar 15-an orang.

Ngobrol2 … mereka adalah goweser dari Cileungsi. Mereka sedang bersiap siap untuk memasak makanan dan mengajak kita untuk menikmati bersama sama.

Di beberapa spot sisi sungai sudah disiapkan saung saung kayu untuk rehat.

Kita kluyuran di area ini untuk melihat lihat area sekitar.

Bebatuan di sungai ini sangat unik … Membentuk jeram jeram, sepertinya jika bermain main ban air seru juga.

Sungai bebatuan khas daerah sini memberikan keunikan … Airnya terlihat jernih dan nyaman untuk bermain main air, apalagi pada saat saya datang … di awal musim penghujan .. sungainya berair tapi tidak dalam … pas untuk bermain main air.

Cucuran air curugnya lumayan banyak … cocok untuk mandi air curug.

Curug ini tidak terlalu tinggi, sekitar 3 – 4 meteran, formasi bebatuan dicurugnya cukup unik untuk jadi spot foto.

Jadi jika ingin bermain ke curug di daerah Sentul yang jaraknya masih relatif dekat dan akesnya mudah … Curug Anggraeni ini bisa jadi pilihan.

Karena niatnya mau pulang cepat, maka kita tidak berlama lama disini, jam 11 kurang kita beranjak pulang .. meninggalkan peluang emas untuk makan gratis yang sedang dimasak oleh goweser Cileungsi.

Dalam perjalanan pulang kita ishoma di daerah Cibubur dan setelah makan, sholat, ngopi, ngobrol ngobrol … maka kembali melanjutkan gowes menuju rumah.

Curug Anggraeni / curug Ci Goong
Tiket masuk Rp. 15.000,-
Jl. Raya Babakan, Karang Tengah, Kec. Babakan Madang, Bogor
Koordinat Googlemaps -6.571004, 106.910392


Minggu 27 September 2020


7 komentar di “Berkelana ke curug terdekat di Sentul – Curug Anggraeni

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s