Fun Adventure — Hambalang Hills dan Bukit Motor Trail

Area bukit Hambalang adalah tempat asyik untuk di explore, banyak spot menarik.

Permasalahannya …. bukit Hambalang sangat menantang …. “sadis” ….. berbukit bukit dengan tanjakan ekstrem, dimusim kemarau akan mendapat bonus sengatan matahari …. karena areanya tandus dan jarang sekali pepohonan …. dan dimusim penghujan akan sangat sulit dilewati karena berlumpur dan tanah merah yang lengket menempel di ban.

Area bukit Hambalang lebih “dikuasai” anak motor trail dan mobil offroad, jarang pesepeda bermain kesini. Area puluhan hektar ini menjadi area permainan mereka.

Saat ini masih musim kemarau, agak jarang hujan …. Momen yang bagus untuk jalan jalan kesana.
Ada dua spot yang akan dituju …. Hambalang Hills dan Bukit Motor Trail yang merupakan destinasi anak2 trail, saya tidak tahu nama bukit itu, jadi saya sebut bukit motor trail saja.

Jam 6.34 di minggu pagi saya berangkat, melalui Kalimalang, Pondol Gede dan sampai di tikum Cibubur. Menanti sejenak di tikum dan ada komunitas lain yang regouping di tempat sama. Tak lama si om datang, ngobrol ngobrol sebentar dan berangkat.

Melalui Podomoro golf, susuri pinggir tol Jagorawi, Citereup dan setelah melewati pintu utama Sirkuit Sentul ada belokan ke kiri dengan papan petunjuk Palm Hill golf club kita belok disini.
Ketika melewati sisi area Sirkuit Sentul, berhenti dulu sebentar melihat mobil mobil yang ngebut di sirkuit …. brummmm brummmm …. cekitttt cekittttt …. ngepot di belokan …. wiyyy kerennn.

Nonton sebentar sambil membahas butuh biaya berapa untuk ikut balapan seperti itu …. mode Sotoy on, pokoknya kita ribut … sok tahu … sok ngerti banget …. layaknya pengamat …. lalu ketawa ketawa bloon sendiri …. sadar … jangankan ngetir mobil balap …. megang body mobilnya saja belum pernah … kw kw kw

Sudah kita lanjut …. Menyebrangi jembatan … dan ternyata disini sedang dibangun perumahan Citra Sentul Raya, melewati akses masuk utamanya dengan tipikal patung patung kuda putih berjejer. Lalu belok kanan dan jalanan berubah hancur …. Bekas jalanan aspal yang sudah terkelupas, berlubang lubang, berbatu batu hanya menyisakan sedikit aspal.

Kita menyusuri jalan ini, melewati suatu gedung besar yang sedang dibangun, bakalan terlihat megah dan raksasa, terus saja …. Melalui rumah putih bernuansa romawi dengan berbagai patung patung yang berjejer …. Melewati sisi padang golf … eittts .. padang golf …. Berhenti dulu … “ ngapain berhenti disini ? “ …. Kita mau berteduh …. ehhh … sambil lihat yang main golf … ehhh itu … yang bawa payung payung-nya itu …. 😀
Tapi ngga hanya kita berdua lho … yang pura pura ngadem …. ada sekelompok pesepeda dari Cibubur juga yang sudah stop disini lebih dahulu dan jelalatan … hahaha

Sudah ahhh …. Jadi kelamaan

Lanjutkan perjalanan … tetap melalui jalanan hancur ini … dikebut oleh mtb dijalanan berbatu nanjak … wiwww kerennn …. ehhh ternyata itu eMTB … sepeda listrik … salah satu goweser Cibubur pakai eMTB, tapi ternyata kesulitan juga untuk menyelesaikan tanjakan ini.

Mereka regrouping … kita terus saja gowes menanjak …. Menurun sebentar dan menanjak kembali … jalanan berubah menjadi hotmix mulus … hotmix tersisa …. Berpapasan dengan komunitas mobil offroad, sehabis tanjakan ini kita berada di bukit kecil dan didepan sudah terbentang luas area bukit Hambalang berhektar hektar yang gersang tandus, berbukit bukit …. Jam 9-an pagi tapi sudah terasa panas terik sengatan matahari.

mulai memasuki area gersang bukit Hambalang

Petualangan akan segera dimulai, jalanan sedikit menurun dan berubah menjadi jalan hancur kembali. Dan dari sini dimulailah … pokoknya menanjak dan terus menanjak dijalanan berbatu batu berdebu…. komunitas motor trail adalah suatu yang biasa kita jumpai disini …. Permasalahannya ketika mereka lewat debu debu berterbangan menambah keseruan perjalanan.

Menanjak dijalanan jelek panas terik begini membuat badan cepat merasa capek …. Kalau menemukan sedikit pohon rindang kita tergoda untuk berteduh dulu …. Lanjut lagi dan kadang berhenti sejenak …atur napas.

Herannya … kenapa bukit Hambalang ini sangat gersang …. Padahal bukit lain disebelahnya seperti gunung Pancar begitu hijau lebat oleh pepohonan …. Setelah saya perhatikan … mungkin karena bukit Hambalang ini didominasi batu … semacam gunung batu …. akibatnya tanahnya tandus gersang begini, kontras dengan hijaunya gunung Pancar.

Perjalanan tidak selamanya tanjakan … kadang ada area datar, turunan sedikit … dan menanjak kembali. Di satu tempat kita berhenti …. Melihat destinasi pertama, tidak terlalu jauh lagi …. suatu bukit sudah di depan mata …. Hambalang Hills … dan takjub dengan tanjakan untuk mencapai ke atas bukitnya … weleh welehhh bikin galau … siap siap.

bukit nyuncung di depan itulah Hambalang Hills

Eitttss … Jangan galau dulu …. Karena tanjakan ke Hambalang Hills meskipun level-nya berat … tapi akan ada lagi perjuangan lebih berat …. Menanjak ke bukit motor trail berdasarkan topography, ketinggian bukitnya lebih tinggi dari Hambalang Hills artinya tanjakan kesana akan lebih menantang.

Jadi … jangan galau dulu menanjak ke Hambalang Hills … nikmatin saja dulu … sebagai pemanasan … haha.

Gowes dilanjutkan dan disatu titik tanjakan kita belok kanan, keluar dari “jalan utama” masuk ke jalan akses Hambalang Hill. Berhenti sejenak atur napas …. Karena langsung menanjak terjal dengan jalanan yang berbatu batu hancur …. Sulit sekali digowes … ban selip … ttb saja.

Berhenti sejenak di titik aman pertama …. Atur napas … minum minum dulu, didepan ada tanjakan yang curam lagi … kemudian sampai di titik aman kedua … dan tanjakan penghabisan yang curam gokil untuk menuju puncaknya …..

berhenti di titik aman pertama

Setelah napas teratur …. Hajar tanjakan kedua … karena tanjakan berbatu sulit untuk handling sepeda …. saya ttb lagi …. tapi si om tanjakan ini dihajar habis …. Berhenti sejenak di titik aman kedua ….

titik aman kedua menuju tanjakan curam terakhir ke Hambalang hills

Takjub melihat tanjakan penghabisan …. Weleh welehhhh … ngga tanggung tanggung nih bikin tanjakan. Untungnya tanjakan penghabisan yang paling curam ini di cor semen …. Kalau tidak di cor semen … pasti mobil yang tidak 4×4 akan sulit untuk mencapai ke atas.

Si om … tanpa berhenti lama … langsung melahap tanjakan ini dengan lurus dan lincah …. Saya bengong melihatnya …. dasar ngga ada udele ….

Saya diam lama …. mengumpulkan kembali semua energi …. dan dengan semua tenaga saya gowes menanjak … perlahan … gowes zig zag untuk mensiasaati kemiringan … napas sudah megap megap …. mau menyerah … tapi tanggung … tanggung … sedikit lagi … sedikit lagi …. Dan horeeee …. Sampai juga di puncak bukit ini …. Serasa mau rontok semuanya …

View di atas sini memang ajib …. Memandang lembah Sentul City di kejauhan, Hambalang Hills ini posisinya ada di belakang Jungleland, kincir putihnya terlhat jelas dari atas ini.

HAMBALANG HILLS
Masih suka ada yang rancu Villa Bukit Hambalang dengan Hambalang Hills …. Dua hal yang berbeda, sama sama di area Hambalang tapi lokasinya berjauhan.

Di Hambalang Hills terdapat villa villa dari kayu yang dapat disewa, karena ada di puncak bukit maka vila tersebut memiliki view yang bagus di teras depan dan teras belakang vila. Teras depan memandang gunung dan rumah rumah di Sentul City, sedangkan teras belakang memandang area perbukitan Hambalang.

di puncak Hambalang Hills

Sepertinya disini juga disediakan paket paket petualangan jika menginap disini. Saya sih tidak tahu pasti … sotoy saja … 😀

Saat saya datang ada rombongan yang bersiap siap pulang, mereka telah menginap sebelumnya disini.

Setelah melihat lihat area villa …. Kita melanjutkan ke destinasi ke dua.
Menurun curam sampai di “jalan utama” dan kembali …. Menanjak perlahan … jalanan tanah berdebu …. Sesekali debu berterbangan ketika motor trail lewat menyalip.

Disatu bukit kecil yang ada warungnya …. Ada cabang jalan kecil menuju keatas. Itu adalah salah satu akses untuk menuju bukit motor trail. Ada beberapa akses untuk menuju kesana, kita ambil jalan berputar …. Sekalian jalan jalan ….

menuju destinasi ke dua Bukit Motor Tral

Kebetulan ada pohon rindang …. Kita rehat sejenak … buka perbekalan sambil mengisi energi untuk menanjak ke destinasi kedua.

Dan kita takjub …. Ketika ada burung elang yang besar terbang rendah …. Wowww … masih ada burung segede ini disini …

Perjalanan dilanjutkan … pertama sih tanjakan tanah ini masih sopan …. Nyaman digowes sambil melihat pemandangan, kita menapaki punggung bukit sehingga bisa melihat lembah dikanan dan kiri.
Sesekali kita berhenti mengagumi pemandangan dari atas ini, tapi lama lama tanjakan makin curam …. Semakin sulit digowes …. Panas terik matahari yang membakar di area gersang ini membuat badan cepat drop. Berkali kali saya ttb …. Dorong sepedapun sangat berat …. Kaki tidak ngegrip di tanah merah gembur begini. Hanya si Om … satu dua kali ttb sebentar … selebihnya tanjakannya “dimakan”.

terus menanjak dan menanjak terus

Setelah berjuang extra keras … akhirnya …. taraaaaa ….. Alhamdulillah … sampai juga di puncak tertinggi …. Memandang lepas jauh ke lembah … dari sini kita bisa melihat sebagian area Hambalang dengan jelas. Hanya sayangnya di puncak bukit ini gersang …. Tidak ada pepohonan … apalagi warung.

puncak tertinggi di bukit Hambalang

Tidak berlama lama kita disini … kita akan melanjutkan ke bukit motor trail. Bukit motor trail ini posisinya ada dibawah puncak ini.

Tapi ternyata perjalan turun kearah sana tidak mudah, karena jalannya berubah menjadi bebatuan … karena kita menuruni gunung batu, dan turunannya sangat ekstrim …. Harus atlet downhill kaliber dunia. Sangat bahaya sekali jika menaiki sepeda ke bawah …. Play safe, sepeda kita tuntun …. Ehhh ternyata nuntun sepeda di turunan curam berbatu ini tidaklah mudah. Jika salah pilih jalur kita bisa menggelinding ke bawah.

menurun menuju bukit Motor Trail

Akhirnya kita sampai di satu spot … spot favorit anak motor trail … untuk rehat dan berpose … pohon instagenic.
Selain spot-nya sangat kece dan instagenic oleh background alam dan jalur berliku dibawah …. Juga disini ada satu satunya pohon untuk rehat dan berteduh.

ini adalah spot instagenic anak2 trail untuk berfoto di pohon ini

Pada saat kita tiba disinipun ada sekelompok anak trail yang sedang rehat sambil masak air buat ngopi. Karena kita sudah cape berjuang dari tadi dan “dipanggang” matahari …. Melihat pohon bikin kita ngilerrrr.

Akhirnya kita bergabung disana …. Ngadem dibawah pohon … ngobrol ngobrol …. Tapi kita tidak lupa untuk tetap jaga jarak …. mengikuti protocol.

Memang pemandangan dari sini sangat spektakular …. Lebih keren dari pemandangan puncak bukit tadi yang dilewati.

pemandangan ajib dari pohon instagenic

Posisi spot ini ada di bukit dibelakang wisma atlet Hambalang yang terlantar. Melihat gedung gedung besar yang terbengkalai itu ….. sedih melihatnya …. Tempatnya jadi cocok untuk uji nyali.

disebelah selatan terlhat bagian belakang wisma atlit yang terlantar

Dari atas ini terlihat jelas bukit motor trail yang posisinya agak sedikit kebawah. Disana ada beberapa warung dan beberapa motor trail terparkir, tidak ada pesepeda disana. Selama kita berteduh di spot ini …. Banyak motor trail berdatangan kesana. Tapi arah datangnya bukan dari jalur yang kita lewati, mereka melaui jalur berbeda.

Sama sama jalurnya menanjak terjal juga, rute yang lebih pendek, karena tidak berputar …. Tapi didominasi jalur tanah dengan alur alur bekas aliran air yang menjadi selokan, membutuhkan handling yang tidak mudah untuk melaluinya … dengan sedikit jalur yang berbatu batu …. Dan disini ada jalur tanjakan tanah super ekstremmm disebutnya tanjakan babeh … kemiringannya sinting …. Butuh skill dan nyali untuk melaluinya, sangat berbahaya, tapi untungnya tersedia chicken way …. Selama kita ada di “spot kece” … melihat wara wiri anak trail …. sepertinya hampir semuanya munculnya melalui jalur chicken way. Kita mengetahui kondisi ini karena ketika pulang melalui jalur tersebut.

Kita melanjutkan perjalan untuk mencapai destinasi, dari spot kece kita harus turun kebawah …. Dan turunannya bener2 gokilll …. Curam berbatu batu dan ditambah alur alur bekas air. Berarti anak motor trail yang bisa mencapai posisi spot kece ini sudah pasti memiliki skill di atas rata rata …. Kalau masih kaleng kaleng … tidak bisa mencapai spot ini, bahkan bisa celaka.

menuruni turunan curam berbatu

Kita saja saat melalui turunan ini harus mengamati dulu … jalur yang safe ….
Saat diturunan curam ini, masalahnya tidak hanya menuntun dan menahan sepeda …. Tapi juga harus angkat sepeda sambil turun …. Salah salah pijakan atau tangan lemah kecapean bisa celaka …
Hampir saja kejadiannya menimpa saya …. Pada saat saya angkat sepeda dan bergerak turun …. Crank tiba tiba tersangkut di batu membuat badan saya yang sedang bergerak jadi oleng akan jatuh …. terkesiap pasi … dan saya sudah pasrah akan terguling …. Tapi takdir berbicara lain …. Ternyata sepedanya tersangkut dan menahan saya …. Puihhhh Allhamdulillah …. Ya Allah swt terimakasih … terimakasih.

Diam menenangkan diri sejenak sambil melihat si Om yang sudah berada hampir diposisi bawah … dan … tiba tiba si om terpelanting jumpalitan dan sukses terjelembab dibebatuan, sepertinya ban depan terantuk di batu dan membuatnya terpelanting ….

Saya khawatir dengan jatuhnya yang keras, serta ditambah badan tertimpa sepeda … tapi si om dengan meringis cengengesan kembali bangun, dan ketika saya sampai dibawah …. si om memegang megang dan mengecheck bagian tubuhnya yang kesakitan … memar memar dan lecet lecet. Jarinya katanya yang paling kesakitan, tapi masih Ok ….

Destinasi sudah sejengkal lagi …. Dari sini kita harus gowes mendaki dulu untuk sampai ke puncak bukit destinasi. Melihat lihat dulu pemandangan, lalu rehat di warung sambil mengecheck kembali kondisi si om …. Untung saya membawa kotak P3K, sangat bermanfaat di kondisi darurat seperti ini untuk mengobati luka lukanya.

Pemandangan diatas sini tidak kalah ajib …. Bisa memandang luas jauh, sisi depan dan belakangnya adalah lembah. Memang rute yang dilalui untuk mendaki ke tempat ini melalui punggungan bukit … jadi sisi kanan kirinya adalah lembah …. Kalau di video pakai drone pasti mantaffff.

di atas bukit Motor Trail Hambalang

salah satu akses gokil untuk mendaki kebukit ini yang biasa digunakan anak trail

pohon instagenic dilihat dari bukit motor trail — turunan2 curam

Angin semilir bertiup dan naungan atap warung membuat kita betah duduk berlama lama, yang berdatangan ke puncak ini adalah anak2 motor trail dari berbagai komunitas. Selama disini tidak ada anak sepeda bermain kesini, kitapun duduk duduk warung bersama anak2 trail …. Akhirnya yang kita bicarakan adalah motor trail …. Sekalian ngeracunin kita untuk berpindah main trail … hehe.

Tak terasa sudah jam 1 siang lewat ….. panas terik makin menyengat …. Tapi kita harus beranjak pulang …. Apalagi perut keroncongan berat, ganjel ganjel cemilan tidak nendang setelah menghabiskan energi untuk sampai kesini.

Kita beranjak pulang …. Melihat jalur lurus kearah Sentul Sirkuit, saya putuskan untuk lewat sana …. Padahal dari rute yang saya buat di gps tidak lewat sana dan tidak ada jalur di daerah sana. Tapi kesotoyan saya memutuskan bahwa jalurnya ada dan lebih pendek.

Sepeda mulai meluncur …. Turun dan turun …. Jalurnya bebatuan … seperti gowes di atas batu raksasa. Bagian bawahnya batu padat besar tapi atasnya banyak batu lepasan … makin lama jalurnya semakin curam …. Kita menuruni punggung bukit …. kanan kiri adalah jurang …. Karena makin curam … akhirnya sepeda dituntun. Ketika menuntun dan menahan nahan sepeda meluncur … saya mulai ragu …. Saya perhatikan tidak ada jejak jejak ban …. Seharusnya kalau ini memang rutenya ada pasti ada jejak ban … tapi disini koq tidak ada …. Mulai ragu.

Tapi karena posisi kita sedang berada di turunan … nanggung … terus dilanjutkan … dan ternyata berhenti di semak semak. Kita bengong … apakah ini tembus …. Saya tinggalkan sepeda dan jalan kaki mencheck jalur kedepan …. Wah .. ternyata semak belukarnya makin lebat dan kondisinya terus menurun pula.

jalan buntu … semak yang semakin lebat sulit ditembus

Saya balik lagi ke atas … melaporkan kondisi kepada si om. Tapi berhubung posisi sudah sampai disini .. dan membayangkan balik keatas … mendaki bukit terjal di siang bolong begini …. Om Adi akhirnya melakukan recheck …. “ Ah masa sih ngga bisa “ …. Dia pergi menerobos … saya duduk menunggu kepanasan …. Tidak ada tempat berlindung sama sekali …. saya membayangkan kulit saya bakalan hitam nih …. Masih sempet2-nya mikir yang ginian £”$%^*@

Cukup lama juga saya menunggu kepanasan …. Akhirnya si om muncul …. Confirm tidak bisa dilalui, dia sudah menorobos lebih jauh dari saya … dan memang tidak ada jalur …..

Wah kacau nihhhh … kita harus balik lagi ke atas …. Membayangkan mendaki dorong dorong sepeda …. Saya nyengir kuda bersalah …. Tapi si om tidak complaint, tidak berkeluh kesah atas aksi saya yang sotoy.
Ya tidak ada pilihan lain …. Dorongggg. Berjuanglah kita mendorong dorong terus sepeda keatas …. Sekarang koq sepeda ini terasa berat bangettt … pyuhhh peluh bercucuran …. Ketika ada pohon dan sedikit kerindangan … kita berhenti atur napas, berlindung dari sengatan … dan membuka bekal terakhir untuk menambah energi … lanjut kembali ke atas …. Kata si om … pasti anak2 trail di atas lagi pasang taruhan … berapa lama kita akan balik lagi ke atas …. Hahaha … dasar sotoy … maksudnya saya yang sotoy.

Sampai puncak motor trail kembali dan kita turun melalui jalur anak motor …. Sudah pasti melalui jalur chicken way-nya …. Terus meluncur dijalanan tanah berkelok kelok menghindari alur air sampai kembali di “jalan utama” Hambalang. Terus turun dan turun … rolling sedikit ketika mendekat lap golf … sampai di Sentul Sirkuit, ishoma di daerah Citereup dan lanjut perjalanan pulang.


Hambalang Hills
Tiket Masuk gratis
Jl. Rencana Jalur Puncak 2, Hambalang, Kec. Citeureup, Bogor
Koordinat googlemaps -6.564930, 106.901439


Bukit Motor Trail
Tiket Masuk gratis
Hambalang, Citeureup, Bogor
Koordinat googlemaps -6.562286, 106.889364


Minggu 23 Agustus 2020


2 komentar di “Fun Adventure — Hambalang Hills dan Bukit Motor Trail

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s