Jalan jalan ke Tempat Sampah yang Bersih Segar — TPA Nambo

Saatnya jalan jalan ke tempat sampah
Bukan tempat sampah biasa

Ke tempat pembuangan sampah akhir

Saat yang tepat untuk jalan jalan ketempat sampah … yang nyaman, bersih dan segar …. Ya sekarang ini … saat TPA-nya belum digunakan 🙂

TPA Nambo di daerah lereng gunung Klapanunggal adalah adalah TPA baru yang rencananya digunakan untuk pembuangan sampah akhir warga Bogor.

Kalau dilihat dari lokasinya yang ada di lereng gunung …. Sepertinya TPA ini memiliki pemandangan yang indah …. Bisa dikatakan TPA Sampah with a view … haha

Rasa penasaran akan pemandangan TPA Nambo serta juga ingin sekalian menjelajah sisi gunung Klapanunggal di area belakang TPA Nambo …. Belum pernah saya jalan jalan kesana ….. ingin tahu apa dan bagaimana kondisi disana.

Jika diperhatikan dari googlemaps …. Belakang TPA Nambo areanya hijau lebat tapi ditengah tengahnya kerimbunan ada lokasi tambang bahan pabrik semen … terisolasi di tengah tengah …. Sepertinya area hijau luas di belakang TPA ini adalah milik pabrik semen. Apakah bisa di akses atau tidak …. Ya gimana nanti …. Jalani dulu aja …. Kalau tidak bisa di akses … ya puter balik aja.

Gowes minggu pagi dari rumah sengaja melipir sedikit ke jl Radin Inten Jaktim … pingin tahu …. Sudah dua minggu jalan ini dijadikan area CFD. Sampai di sana … memang tidak padat .. tapi bisa dikatatan cukup banyak orang yang berjalan kaki, lari .. apalagi bersepeda dari anak kecil abg dewasa sampai tua … banyak .. kan lagi kekinian.

Gowes santai sambil menikmati suasana, menyusuri jl Radin Inten dan muncul di Kalimalang.
Lanjut ke Pondok Gede dan tembus ke Cibubur .. sepanjang perjalanan beberapa kali ketemu kelompok goweser.

Diperempatan Cibubur berhenti menunggu … menunggu … menunggu
Selama menunggu banyak sekali kelompok sepeda yang lalu lalang, yang ke arah Cileungsi, yang ke arah Cimanggis, yang ke arah Pondok Gede maupun yang ke arah jamboree Cibubur, pokoke ramai pesepeda.
Kembali cerita ke posisi saya … menunggu .. menunggu …Jangan jangan si om salah tempat tikum …. Ketika ragu melanda … si om muncul sambil tersenyum ceria.

Ngobrol sejenak sambil makan sedikit camilan … menjelaskan arah tujuan gowes …. “ belum pernah kesana … yuk “ … kemudian sepeda melaju di aspal, masuk underpass kolong tol Cimanggis, melintasi perumahan Podomoro golf view yang ramai dengan orang berolah raga, keluar lewat pintu belakang melalui perkampungan gowes menyusuri pinggir tol Jagorawi, terus saja menyusuri sisi luar tol dan tidak lama kemudian sampai di area sekitaran pintu tol Gunung Putri.


Perjalanan dilanjutkan mengarah ke pabrik semen dan lanjut melalui area Kawasan Industri Citeureup … keluar dari kawasan masuk ke daerah belakang pabrik semen. Jalanannya beton mulus lebar dan sepi.
Sampai dipercabangan …. Ambil yang kearah kiri. Jalan ini jika diteruskan akan mentok di pintu gerbang TPA, sebenarnya jalan yang ke arah kananpun jika diteruskan akan mentok ke gerbang masuk area pertambangan pabrik semen, kecuali jika sebelumnya belok kanan masuk ke arah kampung dan akan tembus ke Lulut dan Sukamakmur Bogor.
Saat ini kita belok kiri, jalanan merayap nanjak …. Areanya masih banyak tanah kosong tapi di beberapa tempat ada bangunan bangunan besar seperti gudang. Tanjakannya sih landai tapi angin bertiup kencang dari arah depan …. Membuat derajat tanjakan ini serasa lebih curam.

Terus saja gowes merayap santai … dan tak lama sampaikah di gerbang besar TPA Nambo.
TPA Sampah Nambo adalah tempat pembuangan sampah akhir untuk warga Bogor, tapi belum difungsikan, jadi masih kosong.

pintu gerbang TPA Nambo

Berbincang sejenak dengan petugas di pintu gerbang dan minta izin untuk masuk. Kita diperbolehkan untuk masuk … yeayyy …

Kembali kita menanjak dan sampailah di bundaran utama TPA ini ….

Terdapat bangunan bangunan tersebar di satu area, selebihnya tanah luas yang kosong melompong blong … gersang, tapi berhubung angin bertiup lumayan kencang … udaranya tidak begitu terasa panas.

pabrik semen di kejauhan

Di bawah … di kejauhan terlihat bentangan pabrik semen yang besar, di bagian sisi utara menghijau pebukitan Klapanunggal dan disebelah selatan adalah lembah hijau luas terbentang … kota Citeureup di kejauhan.
Kita kluyuran di area TPA ini, terdapat dua kolam besar yang kering …. Saya tidak tahu apa fungsinya ini.

terdapat dua “kolam” besar

areanya masih kosong blong melompong

Setelah melihat lihat sana sini … kemudian kita melanjutkan perjalanan, akan masuk ke area gunung Klapanunggal dibelakang area TPA Nambo.

Kita keluar dari area TPA mengikuti jalan setapak tanah yang sepertinya digunakan warga sini atau tepatnya petani untuk menuju ladang atau sebagai jalan pintas menuju area lain.

Area di luar TPA ini masih hijau … dipenuhi pepohonan yang tinggi tinggi …. Begitu rindang …. Dan sepi …. Haha … untung gowes berdua kesini.

area dibelakang TPA Nambo


Terus saja kita menyusuri jalan setapak ini … sesekali kita ketemu petani yang naik motor dan membawa hasil bumi. Kita melewati beberapa spot ladang penduduk dan sampailah kita di satu titik …. Di pinggir lembah yang dalam dan luas. Di kejauhan terlihat jalur ban berjalan yang panjang membelah hutan untuk membawa bahan bahan pabrik semen dari tambang kapur ke terminal pengumpul.

jalur rel angkut bahan tambang di tengah hutan

berada di posisi tinggi …. lembah hijau terbentang

Kita gowes menyusuri tebing dan tiba di area yang besar lapang, jalan yang luas lebar ….. ini adalah area tambang batu kapur pabrik semen …. Karena hari minggu jadi sepi tidak ada aktifitas …. Truk-nya … segede gaban … truk tambang yang ban-nya guede bangetttt …. Pantesan jalan di atas gunung ini lebar banget …. Saya takjub …. ternyata ada truk tambang segede gaban beroperasi dekat Jakarta. Selama ini bayangan saya truk tambang seperti ini adanya jauh dari Jakarta .. diluar Jawa.

jalanan tambang di atas gunung ini … besar dan lebarrr

Posisi saya berada di ketinggian …. Memandang jauh kebawah lembah dengan hamparan hijau pepohonan dan di seberangnya bukit panjang yang sudah dipapas menjadi tambang batu kapur.
Terdapat jalur rel transport bahan baku dari sisi tambang sebelah sini ke sisi tambang di bukit seberang …. Membentang jauh menuruni bukit dan kembali naik ke atas bukit di seberang.
Kita mengikuti jalan tanah berbatu batu menurun curam kebawah di sisi jalur bahan baku tambang …. Dan kemudian melanjutkan perjalanan pulang melalui jalan setapak tanah. Sisi kanan kiri adalah pepohonan jati bernomor di setiap pohonnya. Dan kemudian kita baru menyadari setelah melihat plang yang tertanam bahwa perkebunan pohon jati ini ternyata dahulunya adalah eks tambang dan kemudian diolah kembali menjadi hijau bekerjasama dengan salah satu univ negeri terkemuka. Wah kerennn ….Berarti dahulunya daerah ini adalah tambang yang bolong bolong besar dan tandus … sekarang berubah menjadi hijau rimbun. Jadi sepertinya memang semua area ratusan hektar ini yang kita lalui setelah TPA adalah milik pabrik semen.

Ketika melihat ada saung peladang …. Kita mampir untuk mengaso dahulu … jam 11-an … panas terik … perut lapar. Buka perbekalan … ngemil ngemil .. ngopi … ngobrol ngalor ngidul ditemani desiran angin … tak terasa cukup lama juga kita mager disini.

Perjalanan kembali dilanjutkan …. terus menurun terus …. Tetap melewati perkebunan jati dan ketemu kembali jalanan tanah lebar …. Jalanan yang biasa dilalui truk truk segede gaban …. Ya betul … kita melewati bangunan besar yang seperti bengkel …. Disana terparkir traktor traktor besar dan truk segede gaban.

truk tambang segede gaban

Di area sekitar bangunan bengkel ini adalah bangunan bangunan kantor dan dikejauhan di ujung jalan terlihat pintu gerbang besar keluar masuk …. Tertutup rapat dan dijaga oleh banyak satpam.

Wahhh … hmmmm …. Nanti kalau ditanyain dan disuruh puter balik lagi ke atas … berabe … hehehe … koq ketawa sehhh …..

Kita diam dikejauhan ….. perhatikan, dan kebetulan ada pemotor sepertinya warga lokal yang biasa sehari hari menggunakan akses gerbang ini. Ada gerbang kecil dan satpam yang berjaga … dan dia lewat dengan mulus.

Kita pede … bergerak mengarah ke gerbang kecil tersebut. Gowes perlahan …. anggukan ramah dan ucapan permisi …. Satpam tersenyum ramah dan kitapun lewat keluar …… horeeee.

Sepeda melaju dijalan utama …. Menurun terus kebawah, melewati kembali kawasan industri Citeureup, makan siang dulu di daerah Cibubur dan kembali melanjutkan perjalanan pulang.

 


TPA Nambo
Nambo, Klapanunggal, Bogor,
Koordinat googlemaps -6.487335, 106.936430

Minggu 5 Juni 2020



15 komentar di “Jalan jalan ke Tempat Sampah yang Bersih Segar — TPA Nambo

  1. Wah, blm bnyak brubah n blm dp pk jg tnyata TPA nya..
    gowes ke situ di akhir 2017 kondisi msih ky di video, cm tanah’a msih tandus n blm smua di beton jalur’a..
    dan sama persis melipir ke blakang TPA, cm beda’a saya ambil yg ke kanan wktu itu, msih alami, hutan lebat.. nanya ke ibu2 yg plg dari ladang, kata’a klo diterusin itu ke arah gunung dan ibu2 itu bilang ” ngan kade, masih aya keneh bagong na” auto balik kanan krna gowes cm sdrian..haha

    • berarti perubahannya lambat ya …. sampai sekarang belum di gunakan untuk buang sampah.
      Mumpung masih belum dipakai …. bisa jadi tempat piknik 🙂

      Memang area belakang di TPA Nambo ini masih rimbun rindang dan sepi …
      sebaiknya jangan jalan sendirian ke arah sini, keamanan diri lebih penting.

  2. Saya ngebayangin foto-foto di tanah lapang gersang yg ada rumputnya itu mas wkwkw… apalagi kalo kena angin kayaknya bagus buat timelapse (sebelum jadi lautan sampah)

    Liat logo pemprov jabar apa TPA ini dikelola oleh provinsi ya mas?
    Salut masih semangat gowes ke tempat2 eksotis di jabodetabek hihi…

    • kalau ke area seperti ini serba salah …. kalau musim kemarau panas berdebu … musim penghujan .. basah becek berlumpur sulit dilalui … hehe
      Rel pengangkut ini jalan kalau ada aktifitas atau hari kerja, tapi kalau ada aktifitas sepertinya tidak boleh ada orang luar untuk masuk ke area ini

  3. Asiik ikut gegowesan lagi. Jadi penanda awal saat kolam sampah belum terisi nantinya dibandingkan saat sudah beroperasi. Ikutan lega saat lolos dari gerbang penjagaan hehe.
    Salam sehat

    • kalau TPA sudah beroperasi …. mungkin mikir2 untuk jalan jalan kesini …. hahaha … mesti kuat tahan napas 🙂
      Iya mba Prih … lega banget bisa lolos gerbang … daripada disuruh muter balik lagi … hahaha

      salam sehat selalu

    • mungkin ini TPA Sampah paling keren mba Adel … TPA with a view .. haha
      Truk tambang segede gaban ini untuk angkut batu kapur bahan pabrik semen.
      saya kira truk segede ini hanya ada di tambang2 di luar pulau jawa …. biasanya saya lihat foto2 yang di freeport

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s