Menengok Kampung Budaya Karawang

Kabarnya di Karawang ada kampung budaya.
Kampung budaya ini sudah lama … tapi koq tidak terdengar ya ..

Jadi ada ga sih .. kampung budaya Karawang ??

Perlu saya tengoki untuk memastikan keberadaannya.

Minggu pagi sepeda pergi menggelinding jalanan Kalimalang.
Perjalanan ini gampang … Ikuti saja terus jalan Kalimalang, dari Jaktim ke Bekasi .. ke Cikarang .. Deltamas .. melewati jembatan siphon Cibeet .. dan masuk ke area Karawang.

Sudah lumayan lama tidak melewati jalur ini … Dan sekarang sudah berbeda .. cukup significant, fly over Kalimalang di daerah Cikarang yang mangkrak tahunan sekarang sudah beres tersambung .. dan jalur kalimalang 2 arah sudah semakin panjang.

Dan sampailah di area pintu Tol Karawang Barat .. ambil belokan ke kiri dan mengarah ke arah pusat kota Karawang. Jalanannya besar dan lebar … Meskipun sebagian sisi kanan kirinya masih ada hamparan pesawahan tapi sebagian sudah di isi dengan bangunan2 … Toko, ruko, restaurant .. bahkan hotel2 yang menjulang tinggi.

Sekitar 1 km-an dari belokan Kalimalang … Terlihat di sisi sebelah kanan … Setelah hamparan pesawahan dan ada bangunan diantara pepohonan … Ya .. itulah Kampung Budaya Karawang.

Belok kanan menyebrang jalan lalu melewati gapura …. masuklah di Kampung Budaya Karawang. Tidak Ada tiket masuk … Gratis.

Tapi suasananya koq begini ya … Meskipun bisa dikatakan tidak kotor .. tapi tidak terawat … Banyak rumput rumput tinggi dan bangunan yang kurang terawat.

Saya menjelalah di area kampung Budaya ini … areanya tidak terlalu luas ada beberapa bangunan besar seperti semacam aula atau gedung pertunjukan, Ada kelompok yang sedang latihan karate dan komunitas yoga.

Terdapat masjid kecil dan juga ada resto Sunda. Terdapat beberapa kolam di area ini, tapi kondisinya tidak terawat seperti ditelantarkan begitu saja.

Tidak sepi dan juga tidak terlalu ramai .. lumayan banyak keluarga muda yang bawa anak2 kecil-nya bermain mobil2-an, becak2-an dan motor2-an.

Paling yang sedikit unik adalah rumah2 panggung kayu yang sepertinya bisa disewa. Tapi kondisinya tidak “menggoda” … Sayang banget.

Kampung Budaya Karawang didirikan tahun 2014 oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karawang yang bertujuan sebagai tempat kumpul sekaligus kegiatan para seniman yang ada di Karawang serta melestarikan adat budaya Sunda. Pada tahun tahun awal kabarnya banyak berbagai kegiatan budaya dan kesenian termasuk pertunjukan tari Jaipong dan tari Pedalangan.

Tapi seiring perjalanan waktu … malah makin kendor dan tidak terawat, tidak tahu apa permasalahannya. Sayang sekali padahal untuk membangun tempat ini sudah pasti keluar uang banyak .. puluhan milyaran.

Butuh pengelolaan dan sentuhan yang kreatif … Supaya tidak hanya nyaman dan enak dilihat, … sekaligus pengunjung bisa experience berbagai seni dan budaya Karawang .. kan namanya juga kampung Budaya Karawang.

Hamparan pesawahan di sisi kampung ini tidak dimanfaatkan, padahal kabarnya waktu membuat kampung budaya, pesawahan sebagai bagian dari kampung budaya dimana Karawang sangat terkenal sebagai Kota Lumbung Padi. Tapi kenyataannya malah seperti ditutupi … bukan bagian yang ditonjolkan dan menyatu dengan kampung ini. Padahal bagus banget untuk dimanfaatkan sebagai view .. atau dijadikan sebagai bagian dari wahana … Misal jembatan pesawahan .. warung atau kedai kopi di sawah … ehh jadi ngelantur, habis gemes banget melihat kampung Budaya ini.

Yahhh … Semoga kedepannya kampung ini ‘bebenah” .. improve menjadi lebih baik … Lebih menarik … Menjadi Salah satu destinasi wisata andalan Karawang.

Daripada semakin gemes … Saya nikmatin saja apa adanya … Kan sudah jauh jauh gowes kesini. Ngapain juga banyak komplain dan banyak mengeluh … malah nanti di bilang “ I De eL “ — Itu Derita Lo .. haha,saya cari tempat rindang … giling kopi dan ngupi nikmat.. kopi Kampung Budaya Karawang 🙂

Kampung Budaya Karawang
Tiket masuk ; Gratis
Desa Wadas, kec Teluk Jambe Barat, Karawang
Koordinat googlemaps -6.329040, 107.277308


Minggu 31 Maret 2019

 

Iklan

9 thoughts on “Menengok Kampung Budaya Karawang

    • betul mba Prih … membangun awal susah .. tapi memelihara dan merawatnya secara konsisten dan berkesinambungan .. membutuhkan perjuangan dan komitmen … semoga tempat ini kedepannya menjadi lebih indah dan menarik.

      salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s