Berkelana ke Gunung Goong – Batu Tumpang dan Gempol Ngadepa

Gunung Goong… namanya aja unik .. bikin penasaran.
Disekitar gunung Goong ini ada tempat tempat menarik .. yang baru pertama kali saya dengar … hmmm .. makin pingin jalan jalan kesana. Meskipun minggu lalu sudah main ke Cariu… minggu ini ke daerah sana lagi ..

Berangkat sudah siangan dari rumah jam 7 lebih .. melalui rute klasik ; Kalimalang – Narogong – Cileungsi. Ketemu di tikum pertama sama Om Adi yang sudah duduk menanti sendiri.

Loading leupet dulu yang dibawa om Adi supaya ada energy .. baru berangkat .. melewati taman buah Mekarsari dan terus mengarah ke Cariu. Jalanan Jonggol Cariu .. tumben tumbenan tidak terlalu ramai enaklah untuk sesepedahan.

Rolling naik turun dan sampailah di sisi alun2 Cariu. Dari jalan raya masuk ke jalanan aspal desa yang tidak lebar… kembali rolling lagi .. naik turun.

Makin kedalam suasana jadi berbeda .. gunung gunung yang tidak terlalu tinggi terlihat hijau dan lebat serasa dekat dari pandangan.. seperti menemani perjalanan dengan bentuk2nya yang unik unik.Disatu titik terlihat bukit batu .. tidak terlalu jauh dari jalan .. disanalah Situs Sumur Batu Cariu. Tiga tahun yang lalu kita pernah main main kesini, melihat sumur batu yang ada di atas bukit batu yang konon airnya tidak pernah surut meskipun dimusim kemarau.

Jalanan menurun curam kebawah dan sampailah kita di bendungan di tepi jalan yang disebut juga Curug Ciomas atau lebih dikenal Green Canyon atawa Green Kenyon karena aliran sungai yang membelah tebing menuju bendungan tersebut. Suasana di curug Ciomas tidak terlalu ramai. Kita hanya berhenti sebentar… mengamati sejenak .. apakah ada tampang yang dikenal .. #SokPunyaBanyakTeman … tidak ada dan lanjut gowes lagi.

Melewati perkampungan dan keluar perkampungan. Jalananya semen cor dan tetap rolling naik turun. Disatu pertigaan belok kanan dan makin mendekat ke gunung Goong. Jalanan sepi menanjak dan makin menanjak terjal, untung jalan semen cor mulus yang terlihat masih baru. Tertatih tatih akhirnya sampai ke atas. Jalanan semen cor ini hanya sampai disini, seterusnya adalah jalan tanah campur batu.

BATU TUMPANG / BATU HAJI
Kita berada di ketinggian lereng gunung batu, gunung Goong. Disisi kanan adalah tebing batu yang menjulang tinggi. Dan disisi kiri adalah lembah, dikejauhan terlihat hamparan sawah. “Hey.. ini batunya ” om Adi menunjuk ke sisi lembah. Tidak jauh dari sisi jalan ada batu batu dan ada batu tinggi menjulang dan bertumpuk tiga …. inilah Batu Tumpang yang oleh masyarakat sini disebut juga batu haji, … saya belum mendapatkan informasi valid kenapa disebut begitu.

Disekitar Batu Tumpang terdapat berserakan batu batu besar dengan warna yang khas … sedikit berbeda dengan batu batu yang biasa saya temui. Konon batu batu ini merupakan batu batu purba … batu yang sudah berusia jutaan tahun. Hamparan batu batu seperti taman batu … Karawang juga punya tempat wisata stone garden. Landscape yang keren dan unik … hamparan bebatuan besar dan pesawahan dikejauhan serta tebing batu yang megah menjulang tinggi. Jika dikemas dengan baik bisa menjadi tempat wisata baru yang menarik.

Di area tebing batu yang menjulang ada tulisan Cipurwasari …. karena ini ada di desa Cipurwasari. Dari atas tebing ada tetesan air… Padahal diatas bukit adalah puncak gunung Goong yang berbatu… apakah disana ada mata air yang mengalir…. saya tidak tahu. Tapi dari petani yang kebetulan ada disana yang menawarkan air minum, mengatakan bahwa airnya berasal dari gunung batu tersebut … wiiww kerenn.

air menetes dari puncak gunung Goong

Perjalanan kita lanjutkan menyusuri jalanan berbatu … menanjak mengitari gunung Goong ke arah sisi yang lain. Dikejauhan terlihat bukit bukit atau gunung batu kecil yang bertebaran dan ada yang bentuknya unik… itulah gunung Rungking.

Kita sampai di ujung jalan, ada orang orang yang bekerja sedang membuat jalan. Ngobrol2 dengan mereka, bahwa saat ini jika diteruskan menjadi jalan setapak. Mereka sedang mengerjakan jalan tembus sampai ke Curug Pengantin, curug bertingkat tingkat yang unik dan indah. Posisi curug Pengantin termasuk remote … akses untuk kesana adalah trekking dari curug Ciomas dan membutuhkan waktu +- 2,5 jam untuk sampai ke lokasi dengan melalui beberapa curug yang indah indah juga, karena aksesnya yang cukup sulit dan menantang sehingga terbilang masih sedikit wisatawan yang sampai ke Curug Pengantin atawa curug Penganten.

Lokasi Batu Tumpang / Batu Haji
Desa Cipurwasari Kec Tegalwaru Kab Karawang
Koordinat googlemaps -6.533219, 107.192525

MONUMEN GEMPOL NGADEPA
Dari Batu Tumpang sampai monumen +- 1 km, monumen Gempol Ngadepa ada di arah atas sisi lereng Gunung Goong. Jadi dari jalan harus berbelok dan menanjak ke atas lagi untuk mencapai lokasi ini, dahulu kabarnya hanya jalan setapak semen. Saat ini sedang dibuat jalan untuk akses mobil dan dibuat area parkir untuk yang mau berkunjung kesini.

area depan monumen diratakan dan dibangun tempat parkir

Kita masuk ke area monumen, selain ada monumen patung di area ini ada 9 kuburan para pejuang yang gugur. Monumen ini dibuat untuk mengenang jasa jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia melawan penjajah kolonial Belanda, khususnya para pejuang kemerdekaan dan kisah perjuangan di daerah Karawang Selatan. Monumen ini sudah ada sejak lama dan kemudian dipugar dan diresmikan 13 juli 1996 di oleh Mayjen TNI Tayo Tarmadi yang menjabat Panglima Kodam III Siliwangi saat itu.

Peristiwa perjuangan kemerdekaan yang terjadi di daerah ini tidak tercatat dalam sejarah nasional sehingga monumen ini bisa menjadi pengingat dan “catatan” bagi para generasi penerus bangsa untuk selalu mengenang jasa jasa para pejuang kemerdekaan RI di daerah Karawang Selatan. Monumen Gempol Ngadepa selain sebagai “kenangan” peristiwa gugurnya 48 prajurit batalyon Darsono (engkong) ketika diserang oleh Belanda pada tahun 1948 di daerah gunung Goong juga untuk mengingat peristiwa di bombardirnya daerah sekitar Ciporong dan gunung Goong oleh pesawat Belanda yang menewaskan tidak hanya tentara pejuang tapi juga penduduk lokal pada tahun 1953, konon yang gugur sangat banyak.

view background gunung Rungking

Suasana area monumen yang adem oleh rindangnya pepohonan membuat kita rehat disini dan menghabiskan semua perbekalan yang kita bawa.

Dari akses jalan yang sedang dibuat sampai ke Curug Penganten artinya pemerintah disini sedang berusaha memajukan dan mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki, sehingga mudah untuk di akses dan sekaligus meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Lokasi Monumen Gempol Ngadepa
Desa Cipurwasari Kec Tegalwaru Kab Karawang
Koordinat googlemaps -6.539068, 107.194129

Beras rehat kita beranjak pulang, mungkin karena tanggal muda banyak kendaraan yang keluar sehingga perjalanan pulang melalui beberapa titik macet panjang di jalan Jonggol Cariu arah Mekarsari, macet juga di Narogong, macet lagi di Pekayon terutama karena jembatan Kemang Pratama yang sedang dibangun, macet pula di Kalimalang .. pokoknya kalau pulang dari Cariu ke Kalimalang naik mobil akan kalah oleh yang pulang naik sepeda. Ngga percaya .. coba aja buktikan dengan naik sepeda dari sini ..


‎Minggu 4 November 2018

 

14 thoughts on “Berkelana ke Gunung Goong – Batu Tumpang dan Gempol Ngadepa

    • kebetulan air saya masih banyak .. jadi tidak menerima tawaran airnya .. jadi tidak tahu rasanya deh

      area disekitar sini sepertinya belum banyak di explore .. masih rimbun .. mesti bolak balik kesana lagi 🙂 .

  1. Hanupis Kang. Hobi ngegowes terpuaskan dan kami pembaca blog mendapat oleh-oleh bergizi. Makin bersyukur atas keelokan nagari kita.
    Terpikat dengan air menetes dari puncak. Salam

Tinggalkan Balasan ke bersapedahan Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s