Gowes sambil Ngopi – Travelling French Press Bottle

Ngopi di alam terbuka merupakan salah satu aktititas yang kadang saya lakukan sambil gowes sepeda kluyuran kesana sini. Pergi ke satu tempat yang menarik bisa keluar kota atau hanya dalam kota misalnya pergi di taman … kemudian menikmati suasana outdoor … sambil sruput kopi … wah enak tenan.

Dari beberapa alat seduh kopi yang pernah saya bawa dan coba di pakai di outdoor .. yang relatif gampang menggunakannya adalah jenis french press. Ngopi cold brew juga gampang ngga ribet .. karena seduhnya sudah semalaman dirumah jadi tinggal bawa saja paginya … tapi kalau mau kopi panas dengan proses dan caranya yang ringkes simple .. salah satunya pakai French press.

Membawa French press yang berbahan kaca sangat beresiko pecah … dan pernah saya alami sendiri … pecah deh … habis gimana … jalannya ajrut ajrutan meskipun sudah di bungkus supaya tahan goncangan ternyata .. tetap pecah.

Ada banyak ehhh .. beberapa jenis french press untuk outdoor atau travelling .. tapi yang saya pilih adalah French press jenis botol ini yang berbahan Polypropylene (PP) atau sejenis plastik. Selain harga yang ini relative murah sekitar +- 200 ribu karena berbahan plastik maka kuat dibawa ajrut ajrutan .. tanpa perlu khawatir pecah .. yang akibatnya tidak jadi ngopi.

Mengapa mau ngopi aja mesti bawa alat seduh kopi manual seperti French press, lebih simple pakai kopi sachetan .. tinggal seduh dan gluk ..beres. Kembali ke selera sih .. tiap orang kan beda beda. Kalau ingin betul betul menikmati rasa dan aroma kopi – kopi Bajawa Flores, Kintamani Bali, Puntang Jabar, Gayo Aceh, Wamena Papua, Sidikalang Sumut dll … kopinya mesti dibuat dari biji kopi langsung yang masih segar dan baru .. jadi biji kopi digiling sesaat sebelum diseduh … maka hasilnya benar benar nikmat dan menyuruput kopinya akan lebih mantap.

Jadi supaya bisa seduh kopi di outdoor maka harus disiapkan dahulu perlengkapan “lenongnya” :
Travelling French press, grinder (penggiling biji kopi), mug, sendok, thermos air panas atau bawa mini kompor, tempat/wadah untuk bawa biji kopi.

Jika akan seduh kopi dalam waktu 4 jam-an dari keberangkatan saya seduh air sampai panas mendidih dari rumah artinya bisa lebih dari 100 derajat dan dimasukkan kedalam thermos, supaya lebih simple dan ringkas tidak perlu masak air jadi tidak perlu bawa kompor. Dengan thermos yang baik maka tingkat panas air akan tetap terjaga. Dari thermos yang pernah saya coba, yang dijual oleh salah satu café kopi asing yang gerainya ada dimana mana termasuk thermos yang recommended, air panas bisa bertahan +- 4 jam .. tetap air panas bukan jadi air hangat. Karena idealnya untuk seduh kopi pada 90 atau ada juga yang menyarankan di 94 derajat celcius. For info .. air panas dispenser ada di kisaran 60 – 70 derajat.

Travelling French press bottle yang terbuat dari bahan PP ini saya suka karena ringan dan body-nya ramping. French press ini jika dilepas dan terdiri dari 4 bagian ; body luar, tutup, body flunger dan bagian saringan flunger. Karena dapat di lepas lepas maka akan mudah ketika membersihkannya.

Oke jadi … setelah pergi ke suatu tempat yang asyik dan nyaman tinggal siap siap untuk ngopi.
Maka yang dilakukan untuk membuat kopi dengan menggunakan French press adalah sebagai berikut :

Giling kopi
Giling biji kopi yang dibawa dengan grinder/penggiling, gilingan di set untuk mendapatkan biji kopi yang kasar. Sehingga meminimalkan partikel pahit pada biji kopi, juga meminimalkan sedimen kopi yang akan ikut tertuang nantinya. Kalau terlalu halus selain akan lebih pahit juga akan menyumbat saringan di French press,

Tuang Biji Kopi ke French Press
Setelah di giling lalu tuang biji kopi ke dalam French press.

Tuang Air Panas Sedikit
Tuangkan air panas sedikit dan secara merata ke biji kopi dari thermos atau dari air yang dimasak. Diamkan selama 30 detik, tujuannya untuk membasahi bubuk kopi dan melepaskan gas karbon penghasil rasa pahit.

Tuangkan Lagi Air Panas
Setelah 30 detik, tuangkan sisa air panas – idealnya total 200 ml – kedalam French press, aduk perlahan sebentar dengan sendok, tutup dan biarkan selama 4 menit maka proses ektraksi kopi sedang berlangsung.

Tekan Flunger
Setelah 4 menit, tekan flunger kebawah dengan tutup tuang terbuka. Tekan perlahan lahan sehingga ampas kopi akan terdorong ke dasar French press memisahkan antara ampas kopi dan air kopi.

Tuangkan kopi
Tuangkan air kopi seluruhnya ke mug/gelas, meskipun jika ingin hanya minum sebagian. Karena jika terlalu lama didiamkan di French press kopinya akan semakin pahit yang tidak diinginkan … tidak sesuai dengan cita rasa biji kopi yang kita pilih. Kopi siap dinikmati tidak perlu pakai gula, dengan kopi tanpa gula maka kita akan benar benar menikmati rasa dan aroma kopi dari berbagai daerah yang kita coba.

Sedikit ribet ya … kebanyakan protokol dan SOP-nya … kata orang hidup memang pilihan … jadi pilihah yang nikmat dan bercita rasa .. haha

Indonesia adalah negara 4 terbesar penghasil kopi dunia. Biji Kopi terbaik di dunia beberapa dihasilkan dari bumi Nusantara baik jenis robusta ataupun arabika meskipun produksi Indonesia lebih banyak robusta sekitar 83%. Dan salah satu kopi termahalpun berasal dari Indonesia .. kopi luwak dihargai Rp 2 juta per 453,6 gram di pasaran dunia. Meskipun Indonesia termasuk pengekspor kopi terbesar tapi ternyata konsumsi kopi penduduk Indonesia masih rendah diluar sepuluh besar … kalah jauh dari negara2 di Eropa. Tapi trend pertumbuhan konsumsi kopi di Indonesia terus meningkat, seiring semakin popularnya kopi di kalangan masyarakat terutama pada generasi millenial. Sekarang semakin mudah menemukan café dan kedai kopi .. banyak bermunculan tempat2 baru untuk ngopi di mall, ruko, perumahan bahkan sekarang sampai ada di gang perkampungan padat … juga sampai di daerah pelosok .. di desa daerah penghasil kopi.

Memang menikmati kopi kopi nusantara bisa di café café atau kedai kedai kopi yang terus banyak bermunculan … tapi minum kopi di alam terbuka sambil menikmati alam, menikmati desiran angin, daun daun yang jatuh, di bawah kerindangan pohon sambil menikmati indahnya pemandangan atau hanya di pinggir jalan di bawah kerindangan pohon .. enjoy every moment  .. bagi saya sih priceless.

Minggu 21 Oktober 2018

 

Iklan

10 thoughts on “Gowes sambil Ngopi – Travelling French Press Bottle

  1. Keribetan yang ditimbulkan oleh French Press Bottle tentu menghasilkan kenikmatan yang setimpal. Minimal itu. Kalo bagi pecinta kopi sejati keribetan itu hanya hal kecil. Mantab, kang.

  2. Kekinian sekali Om.. temen-temenku juga traveling pun bawa alat seduh kopi. Jangan salah ini penting juga lho, dan taste kopi memang terasa keluar kalo diseduh dengan cara yang benar. Kebetulan aku yang bukan pecinta kopi tapi pecinta teh jadi tahu dan bisa mengapresiasi mereka yang memakai berbagai alat seduh kopi seperti French Press dll karena pernah ikut workshop dan sempat menulis beberapa tehnik seduh kopi ini 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s