Destinasi Wisata Teranyar Sukamakmur Bogor — Leuwi Baregbeg dan Curug Batu Ajag

Perjalanan ini terjadi karena korban hoax … kalau masalah politik mah sudah biasa … tapi ini masalah destinasi wisata aja di hoax-kin .. gile ya.

Melihat foto di internet dengan view keren ke arah lembah… apalagi lokasinya ada di Sukamakmur Tajur Citereup, posisinya yang tidak terlalu jauh… begitu menggoda.

Mendapatkan lokasinya koordinat juga dari internet…berangkatlah saya kesana… dengan riang gembira… akan ketempat keren dan lokasinya pun sudah pasti.

Gelindingan sendirian dari kalimalang ke Pondok Gede, Cibubur, melewati pabrik semen dan sampailah di daerah pasar Citereup, perjalanan aman dam lancar.
Di Pasar Citeureup belok kiri ke arah Tajur Sukamakmur. Perjalanan mulai merambat menanjak … dan kadang benar2 menanjak. Enjoy saja … sambil melihat pesawahan .. yang umumnya mengering tapi ada juga pesawahan hijau ditanami padi … meskipun tidak banyak, mungkin di daerah sini pengairannya baik.

tipikal jalanan Sukamakmur Tajur

Di satu titik gps mengarah berbelok keluar dari jalan utama ke jalanan kecil. GPS mengambi jalan shortcut … alias jalur terpendek, kalau lewat jalan utama akan berputar menyusuri punggungan bukit. Tapi jalur shortcut ini ternyata .. ajegile … menuruni lembah … dan sudah pasti kalau sudah menurun akan dibalas dengan tanjakan. Jalannya kecil dan sepi kendaraan .. melewati perkampungan .. tapi tanjakannya anjrittt … pokoknya membuat ban depan terangkat angkat … untung jalannya cor semen mulus — mungkin ini dari program dana desa kali ya … kalau jalan berubah dari coran semen ke aspal hancur … tanjakannya cukup landai … dan kalau berubah jadi coran semen … anjrittt lagi … bener bener menguras tenaga … keringat segede gaban deras bercucuran … lambat tapi pelan … akhirnya bisa terlalui. Hiburan melalui daerah ini .. serasa selebritis … lihat sepeda seperti melihat sesuatu banget … terak teriak ada sepeda ada sepeda, juga di panggil oleh anak anak kampung .. mister mister … atau what’s is your name … saya sih cengengesan doang … kalau jawab ketahuan dong orang pribuminya … biar dikirain .. bredpit …. Kemungkinan yang suka lewat daerah ini adalah bule bule bersepeda … atau tampang saya kayak bule ya … #GarukKpala … kalau lewat Tajur Citeureup .. saya malas ah lewat sini lagi … tersiksa di tanjakannya … mendingan agak memutar saja.

Menyatu kembali ke jalan utama Tajur Sukamakmur .. sedikit rolling tapi dominasi tanjakan, semakin dekat ke destinasi, disatu titik berbelok ke luar jalan utama, masuk jalanan batu makadam … mengikuti jalan ini .. dan sampailah di tujuan … gimana ini … tidak ada tanda tanda sama sekali tempat keren itu … sepi tidak ada apa2 .. hanya ilalang dan pohon2 sengon. Hoax .. dasarrr … lesson learned … jadi jangan langsung percaya dengan kabar di internet atau medsos .. mengenai apapun juga .. sebelum check and recheck.

LEUWI BAREGBEG
Sudah sampai disini bagaimana …
Ngobrol dengan petani disana, katanya ada leuwi Baregbeg, tidak terlalu jauh di terusin aja. Horeeee … rezeki anak sholeh .. sudah jauh jauh dan bercape cape kesini, menemukan tempat baru.

jalan desa batu makadam menuju leuwi Baregbeg

Perjalanan di lanjutkan menyusuri jalan batu makadam ini .. dan semakin menurun dan menurun. Kalau ke leuwi berarti ke sungai .. ke sungai berarti ke dasar lembah. Turunannya cukup bikin ngeri .. batu batu besar dan kadang batu batu kerikil lepas … hati hati pilih jalur supaya ga nyungsep .. di rem pun sepeda menggelosor terus .. hiyyy. Akhirnya tibalah di dasar lembah dan ketemu sungai … kering … tidak ada air sama sekali. Mana leuwi-nya … saya cari cari … tidak jelas ini. Untung ada petani lewat … katanya terlewat, masuknya dari atas sana melalui jalan setapak …. halahhhh. Mesti balik nanjak lagiii. “Kalau nyusuri sungai kering ini bisa ga … ?? “ .. daripada nanjak lagi mending susuri sungai aja. Si petani wajahnya heran … “ sulit pak .. mending lewat atas aja “

Setelah si petani pergi … saya dengan keras kepalanya ambil jalan susuri sungai. Pertama tama sih batu batunya tidak besar .. lalu mulai gede gede .. sepeda saya angkat angkat .. saya gotong gotong … lama lama track-nya semakin sulit … batu2 gede dan mesti panjat panjat sambil angkat sepeda …

mencoba menyusuri sungai menuju leuwi

Saya diam berpikir dulu .. kalau sampai saya celaka, terjatuh ke batu .. di tempat sepi begini .. didasar lembah … seorang diri .. sepi … dan semakin kedalam.. koq semakin spooky … agak bikin merinding …. hiyyyy, cepat cepat saya balik badan … ingat.. safety first .. halahhh dasar penakut.

Dari bawah lembah harus balik lagi ke atas

Kembali ke jalan Makadam … tuntun dan dorong dorong sepeda … dorong kuat terus menanjak kembali ke atas … step by step .. mendorong sepeda di jalanan batu batu makadam …sesekali berhenti untuk atur napas … dorong lagi .. bener2 perjuangan, sepi tidak ada siapa siapa dijalanan ini. Sampailah ke jalan single track yang menuju leuwi. Pertama sih sepeda saya naiki .. meluncur kebawah, tapi akhirnya saya tun tun juga … sedikit risky … mending cari aman saja. Terus turun ke bawah dan sampailah di leuwi Baregbeg Sirna Asih.

jalan setapak menuju Leuwi

Ada kolam dan tempat aliran air terjun walaupun pendek. Leuwi dari bahasa sunda artinya bagian dalam dari sungai. Karena musim kemarau .. tidak ada air mengalir dari air terjunnya. Disisi leuwi ada saung dan ada dua pemuda lokal yang sedang duduk duduk disana. Mereka heran ada orang naik sepeda kesini … sendirian pula … Untung juga ada mereka .. jadi tidak kesepian.

Ngobrol ngobrol dengan mereka … katanya memang tidak banyak yang datang kesini, tapi yang datang biasanya mau berobat atau therapy. Mandi disini dan nanti ada treatment dari kuncen-nya maka Insya Allah bisa sembuh. Waktu itu ada yang lumpuh .. akhirnya bisa sembuh kembali katanya. Sepertinya mereka ini yang akan membantu menghubungi kuncennya jika ada yang datang kesini dan memerlukan bantuannya.

Ternyata leuwi Baregbeg … lebih dikenal sebagai leuwi tempat therapy pengobatan … mau wisata kesini, tidak masalah juga, enakan sih mulai musim hujan … cebur ceburannya lebih seru, siapa tahu juga jika ada penyakit bisa sembuh .. 🙂

curug pendek dan leuwi di depannya, sayang musim kemarau … kering

Kata mereka jika ingin ke curug, ada juga dekat sini, patokannya dekat tempat cuci mobil .. nanti tanya saja disana. Wahhh … allhamdulillah …. dapat lagi info destinasi baru lagi …. setahu saya tidak pernah mendengar ada curug didaerah sana.

Saya rehat dulu sejenak di dekat jalan utama di bawah pohon rindang, memakan cemilan2 untuk menambah tenaga, beres rehat saya lanjutkan kembali menuju destinasi kedua.


Lokasi Leuwi Baregbeg Sirna Asih
Kampung Cikoneng, Kec Sukamakmur, Bogor
Koordinat Googlemaps -6.564052, 106.980897

CURUG BATU AJAG
Gowes tidak jauh dari saya rehat, ada pencucian mobil. Tanya pemuda yang sedang nongkrong di warung. “ Ari curug teh dipalih mana ? “ Lalu jawab para pemuda … soalnya yang omong beberapa orang, intinya, curugnya lagi dipersiapkan, belum dibuka untuk umum, tidak jauh lokasinya, namanya curug Batu Ajag, boleh aja kalau mau lihat, koq tahu di sini ada curug … mereka pada heran

Akhirnya saya di antarkan untuk menuju curug, sepeda kadang di tun tun, kadang di angkat .. kadang di gotong karena melalui jalanan setapak, kadang rata kadang menurun … melewati galengan sawah … gusrakkk … saya menginjak rumput yang tenyata bolong … tiba tiba dunia seperti terbalik dengan cepat … saya terjatuh kesawah … lha kenapa yang sawahnya saya jatuhi … becek … nggak kering.
Jatuh 1 meter dari galengan sawah … terlentang dengan sukses terbenam di lumpur dan sepeda diatas menimpa badan. Bagian belakang tubuh kotor total. Cepat cepat di bantu oleh pemuda lokal guide saya … “tidak apa apa pak .. tidak apa apa pak … ?? “ Gimana … ya apa apa dong .. kotor begini … fisik tidak luka, tapi harga diri luka… hadeuhhh … Image saya bisa hancur ..

Sepeda diambil alih oleh pemuda lokal … didorong dorong dan diangkat angkat … saya melenggang santai sambil berpikir harus segera bersih bersih … ehh koq bau ya …

enak ya … kalau ada yang khusus dorong dorong, jadi saya bisa melenggang santai

Sebenarnya enak begini sepeda dihandle oleh mereka, nggak cape dan mungkin ngga bakalan gusrak .. kenapa nggak dari awal ya … kalau jalannya susah biar peran pengganti yang handle … meskipun jadi orang susah tapi jangan terlihat seperti orang susah deh … biar berasa jadi Crazy Rich Asians .. eh Jakartarians, tapi inisih Rich-nya ngga dapet yang dapat malah Crazy-nya … Kalau baju belepotan lumpur begini kalau lewat kampung ngga bakalan di panggil mister .. anak2 kecil nanti manggilnya .. “orang gila … orang gila “ … hahaha

curugnya tinggi, sayang lagi kering di musim kemarau

Track menurun curam ke bawah dan sampaillah di curug Batu Ajag. Jaraknya dari jalan utama sebenarya tidak terlalu jauh paling sekitar 200 sd 300 meteran. Curugnya tinggi, dan ada satu batu menonjol makanya mungkin karena ini disebut Batu Ajag. Sayang karena musim kemarau .. tidak ada air besar yang terjun … realita kalau jalan2 ke curug di musim kemarau. Air curug ini dibendung sehingga tercipta kolam yang cukup dalam … kata si guide sekitar 2 sd 3 meter dalamnya. Lebar jalan tembok bendungan sekitar 1 meteran kurang … ngeri juga, kalau tidak hati hati, apalagi jika ramai pengunjung .. karena jurangnya lumayan dalam dan berbatu.

dam yang tinggi tanpa pagar .. harus hati hati

Tidak ada orang lain disini … hanya kita saja. Tempatnya adem .. dinaungi pohon2 besar. Sebagian “pengantar” mulai cebur ceburan berenang bahkan loncat dari atas, saya sibuk cuci satu persatu perlengkapan yang terbenam lumpur termasuk baju dan celana, bilas, kucek, peras .. terus berkali kali. Cari tempat yang kena sinar dan di jemur.

Tempat ini memang potensial untuk menjadi salah satu destinasi wisata di daerah Sukamakmur, tempatnya tidak jauh dari jalan utama, bisa cebur ceburan .. adem, spotnya keren. Paling menurut saya sih harus di pasangi pagar untuk safety .. mencegah orang jatuh ke bawah dam.

Beres bersih bersih … meskipun masih sedikit basah saya kenakan … paling nanti kering di jalan pulang berpanas panasan. Pulangnya tidak melalui jalan shortcut tetap melalui jalan utama, melewati bukit selfie dan aneka warung makan … berhenti sejenak untuk mengamati .. lembah hijau yang sepertinya akan berubah menjadi suatu area … tidak tahu perumahan atau apa ..
Lanjut lagi … perjalanan pulang lebih cepat karena di dominasi turunan panjang berkelok kelok berhenti lagi untuk makan siang di tempat yang nyaman dengan view lembah dan sungai, tempatnya ramai dipenuhi pengunjung yang langsung melirik memandangi saya … heran … meskipun sudah saya cuci ternyata tetap meninggalkan sisa lumpur yang mengering terlihat kucel dan kotor. Beres “loading” bertenaga lagi dan lanjut gowes pulang.


Lokasi Curug Batu Ajag
Kampung Cikoneng, Kec Sukamakmur, Bogor
Koordinat Googlemaps -6.570280, 106.972064

Minggu 23 September 2018

 

Iklan

14 thoughts on “Destinasi Wisata Teranyar Sukamakmur Bogor — Leuwi Baregbeg dan Curug Batu Ajag

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s