Berwisata Sejarah ke Monumen Rawagede

Tahukan Anda “Antara Karawang Bekasi” … puisi karya Chairil Anwal yang terkenal ini di ilhami peristiwa tragis di Rawagede. Untuk mengenang peristiwa tersebut maka dibuatlah Monumen Rawagede. Daerah yang bersejarah pada era kemerdekaan Indonesia … Saya ingin mengunjungi .. berwisata sejarah ke tempat ini.

Rabu libur pilkada.. saya lebih memilih riding daripada mencoblos… karena gak punya hak pilih.

Jam 7 kurang sedikit baru berangkat, melalui kalimalang yang relatif lebih sepi, terus saja.. dan sampailah di jalur utama menuju pantura… serasa mudik…. hehe… masih ketemu sisa2 pemudik dari arah jawa yang naik motor dengan bawa gembolan.

masuk jalur Pantura di Karawang

Jalur utama pantura ini dua jalur lebar dan hotmix mulus… sepi.. datar… sepeda bisa dikayuh lebih cepat.

Melewati Stasiun KA Lemah Abang.. dan melewati tugu batas memasuki Kabupaten Karawang.. Terus saja … dan disatu titik berbelok ke kiri.. keluar dari jalan utama .. dan masuk jalan kecil yang hanya bisa dilalui motor dengan kanan kiri hamparan sawah luas membentang… bukti Karawang sebagai lumbung padi dan semoga tetap jaya.. 🙂

jalan kecil shortcut dari jalur Pantura ke jalan desa yang membelah pesawahan

jalanan desa di Karawang

Jalan kecil ini adalah jalan shortcut dan kembali muncul dijalanan desa dan tetap didominasi pemandangan pesawahan.. melewati pedesaan dan… eittss.. hampir saja terlewat.. Monumen Rawagede ada disisi jalan. Di depannya ada parkiran mobil yang bisa muat beberapa mobil, meskipun pagi ini tidak ada mobil yang parkir disana.

Monumen Rawagede dibuat untuk mengenang peristiwa 9 Desember 1947, ketika itu tentara Belanda datang ke desa Balongsari untuk mencari para pejuang kemerdekaan Indonesia dan menggeledah setiap rumah karena tidak ada satupun warga yang memberikan informasi sehingga warga di eksekusi dilapangan dan konon yang kabur dan ditemukan oleh tentara ikut di eksekusi. Tercatat yang gugur saat itu sebanyak 431 warga, jumlah yang banyak pada daerah pedesaaan yang saat itu jumlah penduduknyapun tidak banyak. Kemudian terjadi lagi pada periode Januari sampai Oktober 1948 sebanyak 35 orang, lalu periode Juli sampai November 1950 sebanyak 17 orang sehingga total ada 483 yang gugur. Peristiwa tragis Rawagede mengilhami Chairil Anwar menulis puisi yang sangat terkenal yaitu ; Antara Karawang Bekasi.

Masuk ke area monunen bayar tiket murah meriah Rp 2.500. Monumen ini diresmikan pada 12 Juli 1996 yang desainnya mengandung angka 17, 8 dan 45, sebagai simbol hari kemerdekaan. Anak tangga berjumlah 17. Denah bangunan lantai dasar bersegi 8. Bagian puncak berbentuk piramid yang terbagi 4 setinggi 5 meter melambangkan tahun 1945.

patung yang ada di lantai atas

Di lantai atas terdapat patung perunggu seorang ibu yang dipangkuannya terkulai tubuh suami dan anaknya yang tewas ditembak. Di belakangnya terdapat penggalan puisi Antara Karawang Bekasi karya Chairil Anwar. Sedangkan dilantai dasar terdapat diorama yang menceritakan peristiwa Rawagede … melihat diorama tersebut membuat perasaan miris .. sedih .. membayangkan peristiwa itu terjadi.

diorama ada di lantai dasar


Dinding dinding sekililing bangunan ini di isi dengan relief relief yang menggambarkan peristiwa perjuangan Indonesia.

Menjelajah ke bagian belakang ternyata disana ada Taman Makam Pahlawan bernama Sampurna Raga disini disemayamkan 181 warga yang gugur.

komplek makam pahlawan Sampurna Raga yang ada di area monumen dibagian belakang

Seiring perjalanan waktu tujuh janda dan satu korban diwakili pengacara Belanda Liesbeth Zegveld mengajukan gugatan kepada pemerintah Belanda untuk bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kemudian pengadilan distrik Den Haag Belanda pada 14 September 2011 memenangkan gugatan tersebut dan mewajibkan pemerintah Belanda membayar kompensasi sebesar 20 ribu euro (sekitar Rp 240,65 juta) per orang kepada masing-masing penggugat atau ahli warisnya.

Pada Jumat 9 Desember 2011 pemerintah Belanda melalui dubesnya secara resmi meminta maaf kepada rakyat Indonesia atas peristiwa Rawagede.

Area monumen ini terawat rapi dan bersih .. bagian belakang adem dengan pepohonan yang besar dan rindang. Saat saya disini sudah ada beberapa kelompok dan keluarga yang datang silih berganti … Apakah ini tandanya bahwa orang2 sudah sadar wisata… dulu2 sih kalau jalan2 ke tempat wisata sejarah sepi sunyi.. hampir tidak ada pengunjung lain. Tapi sekarang sudah berbeda.. ya mudah2an semakin banyak yang sadar wisata dan peduli serta apresiasi dengan sejarah bangsa.

Matahari semakin naik dan sayapun beranjak pulang .. berpanas panas di jalan dan sampai dirumah jam 12-an.

Lokasi Monumen Rawagede
Dusun Rawagede, Desa Balongsari, Kecamatan Rawamerta, Karawang
Koordinat googlemaps -6.238269, 107.326719


Rabu 27 Juni 2018

Iklan

14 thoughts on “Berwisata Sejarah ke Monumen Rawagede

  1. yang bikin malu adalah, peristiwa rawa gede ini justru saya ketahui dari radio belanda siaran indonesia kurang lebih 5 tahunan yang lalu, kemudian googling2 hingga lumayan mengikuti proses permintaan ganti rugi dan permintaan maaf secara resmi dari kerajaan belanda, termasuk berita tentang PM Mark Rutte yang juga mendapat kritikan dari warga belanda untuk segera meminta maaf ke Indonesia…

    • wah di Belanda peristiwa ini rame juga ya, akhirnya pemerintah Belanda meminta maaf atas petaka tersebut.
      ternyata permintaaan maaf tersebut karena juga ada dorongan dan kritikan dari warga Belanda ya ..

  2. Sejarah kelam Rawagede menakutkan ya … , penduduknya dibinasakan semua oleh penjajah.
    Ikut mendoakan dari jauh sini, para pejuang Indonesia ditempatkan yang layak disisiNya.

    Tiket masuknya murah, ya.
    Bentuk monumennya juga menarik.

    • Aamiin .. doa kita semua untuk semua warga yang gugur dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
      Umumnya tiket ke tempat bersejarah murah2 bahkan gratis .. dan itupun masih sepi pengunjung tapi sekarang sudah mulai ada peningkatan pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s