Menyaksikan bayi bebek Raksasa – Giant Yellow Duck di Meikarta

Kisah bebek ini .. Giant Yellow Duck .. yang berkelana keliling dunia membuat saya penasaran ingin melihat langsung menyaksikan. Sekalian lihat balon balon warna warni … pengen main balon lagi mengenang masa masa kecil ..

Melaju dengan santai menyusuri Kalimalang menuju Cikarang. Melewati Metmall dan terus .. jalanan tidak teralu ramai, kring kring … sesekali ketemu sama rombongan pegowes.

Disatu titik di daerah Cikarang belok kanan keluar dari Kalimalang dan masuk ke jalanan kampung .. melewati rumah2 penduduk lama. Dan .. balon balon sudah terlhat .. sebetulnya bisa melalui area belakang Central Park (nama taman danau di Meikarta).. tapi berhubung jalanan tanah merah lembek karena hujan semalam .. saya terus mengikuti jalan kampung dan muncul di sisi depan area Central Park.

Jam 8an .. parkiran Central Park yang sangat luas hanya diisi beberapa mobil dan motor. Mungkin karena luas .. jadi hanya berkesan kendaraannya sedikit. Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk masuk Central Park.

Danau luas dan balon besar warna warni mendominasi background area ini .. tidak tahu ada berapa banyak .. yang jelas lebih dari satu … dua ??? … puluhan .. pokoknya langit ramai sama balon raksasa. Dan ada satu yang mencolok .. mainan bebek bebekan kuning dalam versi raksasa alias giant yellow duck, target saya datang kesini.

Bebek ini sengaja didatangkan dari luar negri untuk menjadi daya tarik orang orang datang ke Central Park. Giant Yellow Rubber duck ini adalah karya seniman Belanda bernama Florentijn Hofman.
Pertamakali muncul tahun 2007 di pantai Los Angeles AS, bebek raksasa dari karet itu sudah berkeliling ke beberapa kota di dunia ; Sydney, Osaka, Nuremberg, Taiwan, Saint Nazaire, Beijing, Seokchon Korea, Amsterdam, Baku, Lommel, Sao Paulo, Toronto, Hong Kong, Pittsburgh .. wah pokoknya banyak deh .. kabarnya sudah ke 29 kota di seluruh Dunia … kerenn.

Saya memutari danau ini dengan sepeda .. kalau jalan kaki pasti gempor karena kabarnya luas danau ini 25 ha. Areanya masih gersang, pohon pohonnya baru ditanam jadi belum rindang menaungi, untung pada saat saya datang mendung menggayut .. jadi tidak panas terpanggang. Ada beberapa jembatan yang menyeberangi danau ini jadi kita bisa berpindah pindah dari satu sisi ke sisi lainnya. Makin ke ujung tidak ada orang … paling ketemu dengan yang naik sepeda juga. Kalau pohonnya sudah tinggi besar pasti sangat nyaman sekali bersantai di tempat ini … sambil ngupi ngupi.

Central Park hanya bagian kecil dari Meikarta, konon luas Meikarta 500 ha, di klaim sebagai pemukiman terbesar di Indonesia. Penjualan bahkan mencetak rekor sejarah property Indonesia, terjual 16.800 unit apartemen dalam waktu 12 jam. Dan saya bukan salah satu pembelinya .. haha .. Meskipun bukan pembeli .. tapi paling nggak pernah jalan jalan kesini …

dalam progres penyelesaian fasilitas2 pendukung

Area Central Park sepi kendaraan karena tidak boleh masuk kecuali kendaraan petugas. Saat ini para pekerja sibuk membenahi dan membereskan area … tempat duduk, patung patung binatang, wahana wahana permainan anak anak dan lain lain. Sepertinya dikebut untuk akan selesai di ujung Desember ini. Jika sudah beres semua fasilitasnya .. bakalan menjadi tempat open public space yang keren.

Setelah puas kesana kemari di Cental Park … Saya melanjutkan ke destinasi kedua … Mumpung sedang disini … saya sekalian jalan jalan ke Lippo Elysium Cikarang, posisinya tepat di sebelah Meikarta … belum pernah saya jalan2 di area perumahannya … pengen tahu aja seperti bagaimana sih.
Karena perumahan ini adalah perumahan lama jadi pohon2-nya sudah besar besar … dan kembali saya tersadar bahwa area Cikarang ini berbukit bukit .. jalannya naik turun, bayangan saya selama ini bahwa area perumahan ini datar.

Jam 11an .. Setelah berputar putar .. akhirnya saya putuskan ..

saya ingin pulang ke Jakarta


Lokasi Central Park Meikarta – Cikarang, Bekasi
Koordinat Googlemaps -6.339228, 107.173196

 

Minggu 17 Desember 2017

 

Iklan

16 thoughts on “Menyaksikan bayi bebek Raksasa – Giant Yellow Duck di Meikarta

  1. Unik banget euy, besar sekali itu bebeknya! Meikarta ini memang ajaib, ya. Banyak hal-hal tak terduga berhasil dibuat oleh proyek perumahan ini. Dalam semua arti, entah yang baik atau yang agak membuat bertanya-tanya, hehe…. Salah satu yang patut diapresiasi menurut saya ya bebek raksasa itu, haha. Tapi mudah-mudahan penataan kota yang baik bisa jadi ciri khas dari Meikarta yang diingat masyarakat luas. Tidak sekadar hunian yang cenderung menyasar masyarakat kelas atas. Bagaimanapun, bukankah alam yang ditata dengan baik semestinya bisa dinikmati semua orang?

    • terepas dari pro kontra… mudah2-an pembangunannya sesuai aturan dan ikut menata suatu area lebih teratur, bersih, nyaman, modern dan ramah lingkungan .. kabarnya juga banyak tersedia hunian untuk kelas middle low .. midah2-an aja benar jadi ada rumah untuk rakyat banyak yang terjangkau di tempat yang baik.
      Karena begitu luasnya area ini dan begitu banyaknya unit yang di tawarkan sehingga perlu promosi massive atau besar2-an seperti selama ini dilakukan … termasuk pembangunan terlebih dahulu public space dan mendatangkan Giant yellow duck … secara halus menarik calon konsumen datang ke area ini.

  2. Wheww, ke Cikarang naik sepedah.. luar biasanya… itu kok kalo di foto ini bagus ya.. saya kebetulan cuma lewat kawasan ini saja yg mau jadi Meikarta itu.. baru balon-balon besar dan pembangunan belum jadi, eh disini kelihatan semacam ada danau buatan.

  3. Anak bebek raksasa yg mengguncang Meikarta …kereen kebayang sejuknya areal danau saat jadi dg aneka pohon peneduh, jembatan pelintas dan aneka balonnya.
    Trima kasih ya Kang disuguhi postingan menarik ini.
    Toss sama sepeda yg menggendong penulis meracik postingan2 menawan dari gegowesan. Selamat menyambut libur panjang akhir tahun.

    • setuju mba Prih … jika pohon2nya sudah tinggi .. rindang dan areanya tertata apik pasti bakalan jadi tempat asyik untuk bersantai .. kalau sekarang sih .. siangan dikit serasa di panggang .. hahaha

      selamat berliburan akhir tahun mba Prih

  4. Wah aku pikir Mas pindah ke Meikarta setelah dibombardir oleh iklannya dimana-mana hahaha. Gara-gara iklannya everywhere sekarang kalau lihat simbol dengan huruf M pasti ingetnya langsung ke Meikarta, hedeh *korban iklan. Tapi ngomong2 si bayi bebek (karena ukurannya yang kecil banget, ihi). Karena udah pindah bbrp negara, berarti dari danau Central Park bakal pindah kemana lagi gitu ya. Padahal bagus juga ya kalau menetap disitu aja dan jadi ikon di danau tersebut 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s