Mungkinkah ini Gua Prasejarah – Goa Sancang Rawa Bogo

Diduga ini adalah gua prasejarah .. gua peninggalan zaman batu.
Goa Sancang Rawa Bogo membuat saya penasaran untuk menyambanginya.

Gowes nyamperin dulu om Adi di tikum Metland Cileungsi, ternyata di sana lagi lesehan aja berdua sama om Maryono yang akan gowes sendirian kearah curug Ciherang. Diajakin untuk gowes bareng kita .. tapi tidak tergoda oleh iming2 … karena sudah bertekad akan pergi ke Ciherang. Gowes barengan bertiga melalui jalan raya Jonggol Cariu dan berpisah di daerah Cibucil, kita belok kiri dan om Maryono lurus.

Tapi disini mulai terjadi kekacaun arah … panduan yang kita pakai adalah aplikasi gps googlemaps dari android. ternyata malah dibikin berputar putar. Masuk lagi ke jalan kecil perkampungan dan … eeee koq nongol lagi di jalan raya Jonggol Cariu .. tetap kita percayakan sama aplikasi ini walau mulai ragu …
terus masuk melalui alun alun jonggol dan nongol kembali ke jalan raya Jonggol Cariu …. hadehhh. Terus kita ikutin sampai melewati jembatan Cipamingkis yang ambruk dan harus melalui jembatan alternative yang ada di sebelahnya dan dikenakan tariff seperti masuk tol oleh warga sekitar jika mau menyebrangi jembatan tersebut, jembatan ini bisa dilalui kendaraan roda 4, tapi truk tidak bisa melalui jalan ini.

Sambil jalan kita berhenti beberapa kali untuk mengecek … diperhatikan dengan seksama .. ternyata panduanya mengarah ke dalam suatu komplek dan setelah di teliti ternyata itu adalah komplek Batalyon Polisi Militer. Memang goa yang dituju tidak ada jalannya dan berdasarkan panduan map android ini jalan terdekat ketitik lokasi adalah melalui komplek PM itu. Wah bakalan ribet kalau mesti masuk sana, bakalan ditanya macem macem .. masih mending kalau cuma minta menyebutkan 5 suku yang ada di Indonesia. Kita cari jalan lain yang memutar .. dan kenyataan memang jadi berputar putar kembali … hadehhh.

Kita harus melalui jalanan jelek berdebu .. dan parahnya ternyata ini adalah jalan alternative truk2 yang menghindari jembatan Cipamingkis yang rusak. Jadilah kita berpanas panas dan bermandikan debu2 yang berterbangan beriringan dengan truk2. Disatu titik kita berbelok masuk jalan desa kecil lagi … syukurlah kita keluar dari truk2 yang beriringan.

Berdasarkan panduan gps android .. letak posisi goa sudah dekat .. tapi karena tidak ada akses jalan dari gps kesana, maka kita harus tanya beberapa kali ke warga untuk menemukan lokasi goa. Setelah tanya beberapa kali letak goa .. memang ada warga yang tidak tahu dan dan ada juga warga yang tahu. Akhirnya kita ditunjukkan jalan akses masuk melalui jalan setapak tanah dan masuk ke dalam kebon bambu yang jalannya bercabang cabang … jadi bingung kembali …. kita mendengar suara dan bayangan anak2, kita dekati mereka … krosak krosak .. kaki menginjak daun2 bambu kering yang bertebaran ditanah …. whoaaa …. anak2 kecil pada kaget dan ketakutan lari kabur …. “whoyyyy … arah goa kemanaaa ..” mereka berhenti dan melihat … mungkin pertama mereka pikir ada binatang .. ehhh emang ada binatang buas disini ya … @#$%^

Kita pergi mengikuti panduan mereka dan sampailah di lapangan bola .. dan bingung kembali, kita bergerak terus … dan ternyata menjauhi titik tujuan … untung ada suami istri yang sedang menggembalakan kerbau kerbau. Berdasarkan panduan mereka akhirnya sampailah kita tujuan yang dinanti selama ini … di goa Sancang Rawa Bogo.
Posisinya ada di ujung hutan kecil yang di naungi pohon jeng jeng (sengon) dan pohon2 bambu. Tempatnya adem dan sepi .. tidak ada orang disini. Di sebelahnya ada bangunan kayu yang ternyata musholla.

di balik rumpun bambu itulah gua Sancang berada

Goa Sancang Rawa Bogo ini diketemukan belum begitu lama. Ditemukan secara tidak sengaja ketika ada penduduk terperosok dan ternyata itu adalah goa. Setelah diteliti oleh perangkat desa dan warga ternyata disana ada beberapa lobang gua. Seperti semacam “komplek perumahan”. Di dalam salah satu gua ada yang terdapat lorong lorong serta goresan-goresan bekas benda benda pahatan atau galian.
Disinyalir goa tersebut adalah peninggalan jaman prasejarah. Menurut warga berdasarkan cerita kakek2 mereka bahwa di sekitar area itu dulu banyak ditemukan batu batu yang berbentuk aneh, batu berdiri tegak (menhir), batu rebah (dolmen) dan batu berbentuk mirip permainan congklak (batu dakon).

Sayang sekarang tidak ada lagi batu2 tersebut .. entah hilang atau rusak, padahal itu merupakan peninggalan prasejarah yang sangat berarti.

Perangkat desa sedang mengajukan agar gua ini mendapat pengakuan dari Disbudpar Kabupaten Bogor sebagai situs bersejarah dan masuk benda cagar budaya.

Butuh penelitian dan verifikasi lebih jauh oleh para ahlinya tentang gua ini, jika benar2 terbukti peninggalan prasejarah … kemungkinan di sekitar area gua ini masih ada peninggalan2 lainnya.

Tempat ini sebenarna menarik …. punya hutan kecil, pemandangan sawah berundak .. pohon2 tinggi yang membuat rindang .. ditambah angin sepoi2 … cocok deh kalau buat warung sawah kekinian .. bisa main2 ke goa dan sekalian menikmati alamnya.

Kita beritirahat dan membuka perbekalan disini, ngopi ngeteh ngemil2 snack makan roti .. pokoknya enjoying time. Segar kembali badan pikiran … kita bersiap pulang.
Beranjak pulang dari goa ini kita potong kompas melalui sawah2 yang kering karena kemarau, tidak melalui jalan akses masuk sebelumnya. Sebenarnya lewat pesawahan lebih dekat untuk menuju jalanan kampung tapi kalau di musim penghujan agak sedikit ribet jika melalui pesawahan ini.

gua Sancang berada dibalik hutan kecil di belakang

Berangkat pulang jam 11-an kita menempuh perjalanan yang lebih hot … matahari bener2 terik dan bener2 panas menyengat … fiuhhh. Panas lelah tapi menyenangkan dapat pergi ke tempat baru yang belum kita kunjungi.

Lokasi Goa Sancang Rawa Bogo
Kampung Rawa Bogo, Desa Weninggalih, Jonggol, Bogor
Koordinat Google Maps -6.464801, 107.098466


Minggu 10 September 2017

Iklan

40 thoughts on “Mungkinkah ini Gua Prasejarah – Goa Sancang Rawa Bogo

  1. Bagian dalam goanya nggak difoto, Mas? Ya, semoga saja bisa segera menjadi cagar budaya agar secepatnya mendapat perlakuan yang semestinya. Sayang banget kalau peninggalan masa prasejarah ini malah jadi objek jarahan. Satu lagi bukti bahwa Bogor memang kawasan yang prominen di masa itu ya, hehe. Tapi mengingat lokasinya, bisa jadi juga kan di sekitarnya masih banyak sisa-sisa artefak yang tertinggal, hehe…

    • saya ga masuk kedalam .. #DasarPenakut
      iya mas Gara .. semoga bisa cepat jadi cagar budaya sehingga bisa menyelamatkan artefak2 penting yang kemungkinan masih tersisa disana .. jangan sampai malah diambil/digali2 orang yang tidak berhak

  2. Menarik sekali Mas. Baca ceritanya seperri tidak ada tim ahli arkeologi ya yg sudah meneliti goa itu. Sayang kalau misalnya itu benar2 situs prasejarah, apalagi biasanya disekitarnya bisa ditemukan artefak atau barang kuno. Btw, tau aja mas tempat kaya gini hehe

    • sepertinya sih belum diteliti oleh tim arkeolog … mudah2-an ga kedahuluan oleh orang yang tidak berhak .. bongkar2 di area sana.
      Cari2 info yang “aneh” di sekitaran jabodetabek .. kebetulan dapat info ini 😀

  3. Mau juga dong kegantenganku disetrifikasi hahahaha.

    Kalau siang sih keliatannya “aman” cuma kalau sore menjelang magrib atau malam, gak yakin aku berani deket-deket ke goa gelap macam itu. *emang dasar penakut hehe

  4. Menjura…nemu saja destinasi nggowes sebagus ini. Goa yang tersembunyi, hiks sayang batu menhirnya tak ada lagi.
    Lah adegan meniti papan lintasan seraya menatang sepeda, keseimbangan tingkat tinggi nih.

    • memang mba prih .. sangat disayangkan sekali batu2 menhir-nya sudah hllang .. hikss
      saya takut meniti palang sambil bawa sepeda … makanya teman yang angkutin sepeda-nya daripada harus muter jauh 😀

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb….

    Penemuan gua prasejarah itu sepatutnya sudah diwar-warkan melalui koran oleh pihak berwajib tempatan agar lokasi itu menjadi kajian pihak arkeologi. Lalu gimana mas tahu tentangnya ya ? Satu peninggalan prasejarah yang perlu dihargai. Sesuai untuk aktiviti wisata sejarah. Harap pihak Google bisa update laluan ke sana yang lebih mudah dan tidak mengelrukan. Aktivitas yang mengasyikkan dan penuh tantangan. 4 jempol buat ahli kembara ini. 🙂

    Salam takzim dari Sarikei, Sarawak.

    • Walaikumsalam puan Fatimah,
      Info gua ini saya dapat setelah googling dengan berbagai topik. Kabarnya sedang di ajukan ke pemerintah untuk di akui menjadi situs sejarah sehingga bisa dapat dana pemerintah untuk perawatannya sekaigus dijadikan destinasi wisata.

      salam sehat bahagia dari Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s