Berteduh di hutan Cifor dan Situ Gede Bogor

Musim kemarau.. gersang.. kering.. panas.. bener bener garing.
Butuh tempat yang adem rindang teduh sejuk.

Yang terbayang adalah Bogor.
Hutan Raya tempat yang oke … hmm tapi pastinya di long weeken begini ramai … sudah pernah beberapa kali juga kesini.
Inginnya ketempat lain yang belum pernah. Di Bogor ada hutan lain… CIFOR .. belum pernah saya kesini … cocok deh.

Jam 1/2 tujuh lebih meninggalkan rumah. Selama perjalanan semuanya berjalan tertib aman lancar.

Melewati Cibubur, Cibinong, jalan Raya Bogor dan belok kanan gowes di bawah tol lingkar luar Bogor.
Jalan lancar, jalan tol lingkar luar Bogor ada di atas, stop dulu di minimarket loading perbekalan. Lanjut lagi … ternyata sebagian jalan layang tol ini masih proses pengerjaan.. akibatnya jalan menyempit… ngantri .. macet.

Belok ke kiri melalui Taman Yasmin lalu menurun melewati lembah yang ada sungainya… nanjak lagi dan belok kanan.. tak lama kemudian jam 9an sampailah di Cifor.

serasa gowes membelah hutan

Area masuknya serasa masuk kedalam hutan .. bener bener hutan pohon pohon yang lebat tinggi dan rimbun seperti canopy yang menaungi hutan, sinar matahari hanya bisa memberikan keremangan. Sebenarnya inilah bedanya hutan Cifor dengan Hutan di Kebun Raya Bogor. Kalau di Kebun Raya Bogor lebih ke taman dimana pohonnya lebih tertata bahkan diselingi bunga2. Sedangkan di Cifor benar2 dibiarkan tumbuh dengan bebas tak beraturan persis seperti keadaannya aslinya di hutan.

Hutan yang lebat dan padat

Masuk terus kedalam hutan, tidak ada tiket masuk untuk masuk Cifor. Meskipun suasananya lebat tapi di jalanan tidak terlalu sepi selama kita mengikuti jalanan utamanya, karena jalan ini juga digunakan sebagai jalan alternatif penduduk. Kecuali jika berbelok ke jalan lain diluar jalan utama maka jalanan bener2 sepi … lebat dan gelap … hiyyyy. Saya hanya berani jelajah tidak terlalu dalam baik dijalanan yang keluar dari jalan utamanya atau masuk ke jalan setapak ke dalam hutannya … bener2 sepi .. sunyi … #DasarPenakut. Kebayang deh kalau malam2 jalan2 kedalam hutan ini …. cocok kalau ngadain kegiatan a night at the jungle .. atau night ride .. hehehe

melewati jalan jalan yang sunyi dan sepi

Sebenarnya seru jelajah hutan Cifor … benar2 berada di dalam hutan, menikmati aneka kerimbunan pepohonan dan keheningan … kesunyian, … krik … krik.
Jika mau jelajah lebih baik datang berdua atau rame rame biar seru. Saya kembali mengikuti jalanan utama melewati kantor Cifor yang ada di tengah hutan dan terus mengikuti jalan utama ini ke arah luar ke sisi berikutnya sambil melalui area penangkaran rusa. Di area penangkaran rusa lumayan banyak motor dan mobil2 yang parkir banyak wisatawan yang datang.

ada beberapa jalan setapak yang tembus ke dalam hutan untuk dijelajahi kalau berani

Selain jelajah hutan, piknik .. bagi penggemar photography di hutan ini banyak spot menarik, apalagi jika ingin mendapatkan ray of light … datangnya pagi2 aja kesini … pasti banyak spot RoL yang keren.

Hutan seluas 60 ha ini lebih dulu dikenal dengan nama Hutan Penelitian Dramaga yang dibangun sejak tahun 1956 sebagai hutan penelitian. Pada tahun 1993 dibentuklah CIFOR ( Center for International Forestry Research ) yaitu lembaga nirlaba global yang berdedikasi untuk memajukan kesejahteraan umat manusia, pelestarian dan keadilan lingkungan. CIFOR melakukan penelitian untuk membantu para pembuat kebijakan dan praktisi dalam membuat kebijakan yang berhubungan dengan hutan.
Dan dipilih Indonesia sebagai kantor pusatnya. Kemudian pada tahun 1997 pemerintah Indonesia menyumbangkan 10 ha area hutan Dramaga ini kepada CIFOR yang kemudian membuat kantor pusatnya di hutan ini. Pada akhirnya warga Bogor lebih mengenal daerah ini sebagai hutan Cifor dibandingkan hutan Dramaga.

tersedia warung2 dan lapak piknik

Bersisian dengan hutan ini adalah danau yang disebut Situ Gede seluas 5 – 6 ha. Sebagian sisi danau ini masuk ke area hutan dan sisi sebrangnya sudah masuk area penduduk, rumah dan kebun kebun.
Tidak ada tiket masuk untuk ke area situ ini. Menurut saya sih spot yang asyik adalah di sisi hutannya, adem, sejuk dan banyak warung warung untuk ngaso … Enak juga sih area ini dijadikan tempat piknik, tempatnya nyaman dan bersih.

Di pinggir situ banyak yang mancing atau anak2 dan orang dewasa yang mengayuh bebek2-an. Ada pulau kecil yang terdapat makam Eyang Prabudilaya yang dikeramatkan oleh warga.
Saya rehat disini cukup lama sekalian piknik membuka perbekalan, enjoy the moment … menikmati keteduhan dan semilir angin.

pulau kecil yang berisi makam keramat

Lokasi Hutan Cifor
Jalan Cifor, Situgede, Bogor
Koordinat Google maps -6.551897, 106.748775


Minggu 3 September 2017

Iklan

18 thoughts on “Berteduh di hutan Cifor dan Situ Gede Bogor

  1. Iya, betul banget mas, hutan CIFOR ini memang terkenal untuk huting RoL. Tapi ya itu, datangnya harus pagi-pagi supaya dapat RoL yang kece. Dengan catatan Bogor gak hujan ya hehehehe.

    Jadi kepikiran buat main ke CIFOR libur besok, mumpung gak terlalu jauh dari Bogor 🙂

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas….

    Perjalananya jauh juga ya dengan bersapeda. Tetapi mengasyikkan apabila banyak lokasi menarik boleh dikunjungi. Hutannya juga meneduhkan apabila berjalan di bawahnya. Pokok-pokoknya juga besar dan sesuai menjadi tempat kajian perhutanan. Kalau saya, tidak berani berseorangan di dalam hutan seperti ini walau tempatnya juga menjadi lalu lalang penduduk. Apa pun, hutan CIFOR ini lokasi bagus untuk riadah.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    • walaikumsalam wr wb puan Fatimah,

      disini memang benar2 serasa ada dalam hutan liar, pohon2 tinggi dan lebat.
      memang jalan2 kesini lebih seru dan… aman jika beramai ramai. 😊

      salam sehat bahagia

  3. Saya pernah kesini tahun 1999. Waktu itu jalannya baru mulai diaspal (teman yang ngerjainnya). Saat itu aja hutannya sudah bagus kesan alami banget. Apalagi sekarang dengan tambahan jalan yang bagus dan fasilitas untuk mengisi perut lapar tentu makin kita betah. Semoga hutan penelitian ini tetap lestari.

    • wah kalau main kesini lagi bisa terlihat apa saja yang berubah dan tetap setelah hampir 2 dekade … hehe.
      Aamiin .. atas doa mas Alris .. dengan adanya hutan ini banyak sekali manfaatnya bagi kita semua baik langsung maupun tidak langsung.

  4. wah,..ini tempat favorit saya kalau lagi galau,..gowes dan ngelamun disini,.hehehe….betah berlama2 karena teduh,…..datang pagi tanpa terasa matahari mulai tinggi,……..besok2 mau kesini bawa alat mancing ah..

  5. Lah dasawarsa lalu hampir setiap minggu ngantri ke kantor di kawasan hutan CIFOR koq tidak kebayang jelajah hutan hingga ke situ gede.
    Seringnya ketemu rombongan pemburu RoL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s