Di Jakarta juga ada Kampung Warna Warni plus Bebas Rokok

Lagi trend kampung warna warni di kota kota Indonesia. Seperti yang ada di Malang, Balikpapan, Jogja, Semarang, Lubuklingau dll, membuat kampung kumuh terlihat semarak, unik dengan berbagai ornamen dan desain yang kreatif untuk berfoto foto, menarik orang berduyun duyun datang kesana.

Jakarta sebagai kota metropolitan juga tidak mau kalah. Masak Jakarta kalah sama kota kota kecil lainnya. Jakarta juga punya Kampung Warna Warni.

Kampung ini ada di bantaran kali Cipinang, sebuah pemukiman padat yang di cat warna warni. Bahkan tidak hanya warna warni, kampung ini mendeklarasikan sebagai kampung bebas rokok. Dan merupakan kampung pertama di Jakarta … horeee … yang bebas tanpa asap rokok dan sekaligus indah berwarna warni. Untuk tahap pertama tidak ada yang merokok didalam rumah, yang menjadi “polisi” adalah Ibu ibu dan anak-anak. Kabarnya bahkan sudah ada beberapa yang berhenti total tidak merokok.

Posisi kampung ini tidak jauh dari ujung Kalimalang di daerah Cawang, sehingga memudahkan saya untuk datang ke kampung ini.

Untuk ke kampung ini sebetulnya lebih mudah melalui jl DI Panjaitan. Tapi saya berbelok masuk dari Kalimalang sehingga harus masuk melalui gang2 kecil padat penduduk.

Setelah berbelok belok di gang dan beberapa kali mentok di gang buntu, tanya penduduk… senyuman ketika melalui gang sempit dan berpapasan dengan orang maupun melewati warga yang sedang duduk2, sampailah saya di Kampung Warna Warni.

Ya.. posisinya tepat di pinggir kali Cipinang. Meskipun air kalinya hitam tapi sampahnya hampir tidak ada. Sungainya bersih dan tidak bau … enaklah untuk dilihat.

kali Cipinang yang bersih terawat

Mulai masuk dari pintu gerbang, dinding tembok sudah di cat warna warni dan sampai di pemukiman, rumah rumah padat yang di cat dengan warna warna semarak menghilangkan kesan kumuh.

Kampung warna warni warni ini ternyata pendek dan langsung mentok … buntu.

Saat datang kesana, sudah banyak warga2 yang berada diluar rumah ngobrol2 maupun sibuk dengan aktifitas masing masing termasuk yang memandang heran ada pesepeda nyasar kesini.

Awalnya saya mau foto2 … merasa tidak pas waktu dan suasananya, jadi hanya lihat2 dan kembali berputar keluar.

Kampung warna warni bebas tanpa asap rokok ini tercipta atas inisiatif warga dan dengan dana swadaya warga mengecat kampungnya dengan warna warna semarak. Sehingga berhasil merubah kampung kumuh menjadi lebih menarik indah .. bahkan sehat tanpa asap rokok .. inspiratif.

Slide6Kampung warna warni ini memiliki potensi yang besar, sayang belum dikemas seperti kampung wisata warna warni lainnya di Indonesia. Butuh pendampingan pihak pihak kompoten supaya lebih berkembang dan bahkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Seperti desain2 grafis yang menarik untuk berfoto – keren, lucu atau 3 dimensi, maupun kegiatan berinteraksi lainnya yang memanfaatkan kearifan dan potensi lokal.

Yah .. mungkin hanya tinggal waktu untuk menuju kesana, menjadi kampung wisata bebas tanpa asap rokok.

Paling tidak rasa kepenasaran saya sudah terpenuhi. Melihat keunikan dari kampung kampung yang ada, termasuk kampung yang ada di kota, di area pemukiman padat kota. Suatu kampung yang hijrah … menjadi kampung yang lebih baik .. lebih indah .. dan lebih sehat.

Bagaimana dengan kampung kamu …

Lokasi Kampung Warna Warni
Kampung Penas, RT 015/RW 02, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur
koordinat Google maps -6.235630, 106.878353


Sabtu 13 Mei 2017

Iklan

26 thoughts on “Di Jakarta juga ada Kampung Warna Warni plus Bebas Rokok

  1. ada kenalan tinggal di Panca Warga.., bisa dong ntar minta dianterin muter2..
    kampung ini jadi semarak ..
    salut banget berani melarang orang merokok di kampung ini, keren

    • kalau ada kenalan daerah sana asyikk mba… ada yg nganter.
      bisa membuat area bebas rokok … orang dari kampung begini… super hebat… mengalahkan warga2 yg tinggal di komplek bagus yg well educated

    • ya inisiatif dari warga sendiri, keren.
      kali2 jakarta umumnya bersih2 …jauh deh dari jaman dulu.
      kampung warna warni ini belum dikemas dan dikelola sebagai kampung wisata, jadi tidak ada penataan pengunjung.

  2. coba, sungai diposisikan sebagai halaman rumah, tentu yang {sadar} akan mikir dua kali untuk mengotori kali di halaman rumahnya, beda pandangan jika sungai atau kali diposisikan sebagai belakang rumah, tentu sampahlah yang dibuangnya. ini bisa lho kerjasama dengan swasta, misal perusahaan cat untuk kerjsama membangun kampung yang berwarna hmmmm….bisa juga jd program CSR perusahaan juga…

    • betul sekali mas hendi, salah konsep dari awalnya, jadi banyak sungai di kota2 yg kotor.
      warga kampung sini belum ngerti bantuan CSR. Tapi dengan segala keterbasan mereka … keren bener deh bisa buat kampung seperti ini. Real Action.. bukan wacana2 mulu 🙂

  3. Kali Cipinang sejak kapan nggak ada sampah yg ngambang kayak gitu???

    Seenggaknya setelah dicat warna-warni kesan kumuhnya jadi ilang.

    Eh, ini bukan kawasan yang terancam digusur kan?

    • sungai2 di jakarta banyak berubah, jadi bersih, sejak zamannya ahok.

      wah .. mungkin bisa jadi kena gusur, kalau memang melanggar aturan mengenai bantaran kali. Mudah2-an sih tidak…

  4. Meskipun konsepnya saling tiru meniru, kampung2 warna warni seperti ini sebnarnya patut diacungi jempol, toh bukan hanya pengecatan saja. Ada suatu hal yang ingin dikemukakan dari sebuah kampung. Misalnya kampung ini, yg bebas asap rokok. Tentunya membuat kampung ini sangat ramah anak.

    • iya sungainya bersih, tapi sekatang rata2 sungai di jakarta bersih2 koq.
      aamiin… mudah2an jadi contoh mencontoh kampung lain dan juga terus memperbaiki diri supaya lebih menarik lagi.

  5. Assalaamu’alaikum wr.wb….

    Jika penduduk kampung sudah sepakat pasti semuanya membawa berkat. Untuk melarang semua warga kampung dari merokok bukan perkara senang ya, tetapi saya salut sama penduduk di sini, kerana berjuang untuk tidak merokok demi kesihatan keluarga. sungainya juga tampak bersih dan jernih. itu baru namanya berakal dan berbudi. Siapa kata, susah untuk berhenti merokok. Contohnya sudah terbukti di kampung Warna Warni ini. Saya suka cat warna warninya. Mudahan kampung ini bisa menjadi pusat wisata baru di Jakarta.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    • waalaikumsalam wr wb,

      Acung jempol untuk warga Kampung ini, semuanya atas inisiatif dan dana swadaya … bahkan selangkag lebih maju… membuat kampung ini bebas rokok… hebattt

      menjadi contoh bagi kampung lain utk bergerak tanpa menunggu bantuan lain.
      aamiin.. semoga kampung warna warni ini tambah menarik dan menjadi kampung wisata.

      salam sehat bajagia dari Jakarta

  6. Air hitam itu tetep tercemar walau gak ada sampah dan tidak bau. Karena itu biasanya limbah pabrik, hiks.

    Walau kampungnya kecil tapi ketje ya, lumayan lah setidaknya tidak kumuh dan warganya peduli 🙂

    • limbah pabrik masih PR… tapi sungainya sudah ada improvement.. minimal tidak ada sampah, okelah 🙂

      hebat ya warga kampung ini .. dengan swadaya bisa merubah kampung kumuh jadi seperti ini … dan bebas rokok.. jempol

  7. MasyaAllahu…..
    Semoga semua daerah diindonesia bisa mencontoh. Kalaupun susah membuat perkampungan menjadi bersih dengan warna warni kampung, paling g nya tiap kepala keluarga sudah mengerti dan mengaplikasikan gaya hidup sehat, salah satunya dengan tidak merokok

  8. salut warga masyarakat Kelurahan Cipinang Besar Selatan aktif,kreatif dan super untk menjaga lingkungan permukiman yang jauh dari kesan kumuh………bukan hasilnya tapi prosesnya yang luar biasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s