jelajah kota Bekasi – Urban Discoveries

Beberapa kali kluyuran di pelosok Bekasi.
Tapi jarang jelajah kotanya, menyambangi tempat menarik.
tidak hanya sepintas melintas.

Ono opo nang Bekasi
Ado apo di Bekasi
Aya naon di Bekasi

Ada saatnya blusukan ke kampung dan ada saatnya kluyuran di kota.
Pagi mendung gowes santai melalui Kalimalang dari Jaktim menuju luar kota, menuju Bekasi. Jalanan Kalimalang amburadul oleh pembangunan tol Becakayu .. kadang jalan lebar .. kadang menyempit, kadang bergelombang .. kadang bolong bolong

dibawah proyek jalan tol Becakayu Kalimalang

sisi sungai di dekat kantor Walikota Bekasi

Tidak lama sudah sampai di kota Bekasi yang sekarang sudah mulai bebenah … mengikuti kota2 lain yang lebih dulu bergerak dan mempercantik diri. Bekasi juga mulai menata beberapa area terutama di area sekitar kantor Pemkot Bekasi. Termasuk sebagain sisi sungai di Jl Rawa Tembaga yang sudah dipercantik … jadi spot bagus untuk bersantai atau foto foto. Meskipun belum semua sisinya diperindah dan sungainya belum dikeruk tapi sudah ada progress yang bagus.

Perjalanan di lanjutkan ke Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi. Tidak jauh dari Rawa Tembaga tepatnya di alun alun Bekasi. Banyak orang tidak ngeh .. tidak tahu .. dimana alun alun Bekasi berada, kalau di tanya mall tahu .. Bahkan saya yakin … banyak yang ber-KTP Bekasi-pun tidak pernah menjejakkan kakinya di alun alun Bekasi. Hayooo ngaku ..

Area Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi – Alun Alun Bekasi
Area alun alun Bekasi di hari minggu ini sepi, tidak laku … Manusia di hari minggu ini terkosentrasi di area CFD Bekasi di jalan Jend Ahmad Yani sampai ke Summarecon.

Taman Lalu Lintas di Alun Alun Bekasi

Padahal di area alun alun ini ada ; lapangan, masjid Agung, hutan kota, taman lalu lintas dan Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi .. tapi sepi.

Alun alun Bekasi sebenarnya ini sarat dengan berbagai peristiwa penting yang pernah terjadi disini ;
– 24 Agustus 1870, delapan narapidana yangdikenal sebagai acht Tamboenmoordenaars atau delapan jagal dari Tambun dihukum mati oleh pemerintah kolonial Belanda di alun alun.
– Pertempuran rakyat Bekasi melawan sekutu dan Nica pada tahun 1946 yang berpusat di alun alun Bekasi.
– 25 Oktober 1945, Presiden Soekarno berpidato di alun alun menenangkan rakyat Bekasi yang pada waktu itu bergejolak karena mengeksekusi 90 orang tentara Jepang yang melintasi Bekasi menggunakan kereta api.
– Rapat akbar dihadiri sekitar 25.000 warga dari berbagai pelosok Bekasi pada 17 Januari 1950 yang menghasilkan Resolusi 17 Januari” atau “Resolusi Rakyat Bekasi”.

Sehingga di alun alun pada tanggal 5 Juli 1955 didirikan Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi terutama untuk mengenang peristiwa pertempuran Agustus 1945 dan Rapat Akbar warga Bekasi pada 17 Januari 1950.

Tugu Perjuangan Rakyat Bekasi – Alun alun Bekasi
Jl. Veteran dan Jl. Pramuka, Bekasi
Koordinat googlemaps -6.242067, 106.999788

Tugu Kali Bekasi
Dari alun alun hanya berjarak sekitar satu kilo sampai ke jembatan KA yang melewati sungai Bekasi. Disini ada Tugu Kali Bekasi untuk mengenang peristiwa berdarah yang terjadi pada 19 Oktober 1945.
Ketika itu ada KA yang membawa tahanan Jepang yang akan di pulangkan melalui lapangan udara Kalijati Subang, diberhentikan oleh rakyat Bekasi yang marah terhadap kekejaman tentara Jepang selama menjajah Indonesia. Meskipun KA tersebut membawa surat perintah jalan dari Menteri Subardjo yang ditandatangani Presiden RI saat itu Bung Karno, rakyat Bekasi yang marah tidak peduli, dan akhirnya berujung pada meninggalnya 90 tentara Jepang selepas magrib dan membuat kali Bekasi menjadi merah darah.

Tugu ini tepat di sisi rel KA dan dekat jembatan KA yang melintasi kali Bekasi. Pada dinding tugu terdapat relief yang menggambarkan peristiwa kali Bekasi.

Lokasi Tugu Kali Bekasi
Jl Ir H Juanda Bekasi.
Koordinat Googlemaps -6.238246, 107.001724

Jembatan double track Kereta Api
Dekat tugu ada jembatan double track kereta api yang masih dalam proses pembangunan. Bentuk dan designnya sangat menarik membuat saya tergoda untuk mengamati dan foto2.

Disisi jembatan rel KA terdapat jalan setapak dari besi untuk menyebrang dan menjadi tempat asyik untuk merasakan sensasi menyebrang jembatan sekaligus foto2.

Lokasi Jembatan double track Kereta Api
Jl Ir H Juanda Bekasi.
Koordinat Googlemaps -6.238453, 107.002296

Toko Kopi Matahari
Mumpung sudah disini, sekalian saya mampir ke toko kopi langganan toko Matahari. Toko ini sudah lama ada sejak tahun 1960 dan sekarang diteruskan oleh generasi kedua.

Tersedia dalam biji kopi berkuliatas yang sudah disangrai, baik jenis arabica maupun robusta dari berbagai area perkebunan kopi di nusantara ; Bali, Flores Bajawa, Gayo, Toraja, Jawa, Mandailing, Lampung, dll.

Kopi tersedia semua dalam bentuk biji dan akan digiling ketika konsumen membelinya sehingga kesegaran dan aroma kopi akan lebih terasa daripada membeli kopi kemasan yang biasa di jual ditoko toko.
Harganya ekonomis menurut saya dibandingkan tempat lain, saya bungkus 2 jenis biji kopi untuk persediaan dirumah dan sekalian untuk nanti ngupi ketika rehat sesepedahan.

Toko Kopi Matahari
Jl Mayor Oking
Koordinat Googlemaps -6.241511, 107.003530

Klenteng Hok Lay Kiong
Perjalanan dilanjutkan. Saya ingin melihat klenteng tertua di Bekasi, klenteng Hok Lay Kiong, umurnya dipercaya sudah lebih dari 300 tahun. Berada tepat diujung jalan kecil, berdiri dengan sangat mencolok … bentuknya yang khas dan warna merahnya mendominasi sehingga mudah dilihat.
Arti nama Hok Lay Kiong adalah istana yang mendatangkan rezeki, jadi dipercaya akan mendatangkan rezeki kepada siapapun yang berkunjung kesini. Klenteng ini buka untuk umum, segala golongan dan agama diperbolehkan untuk berkunjung kesini.

Lokasi Klenteng Hok Lay Kiong
Jl. Kenari I Bekasi Timur
Koordinat Googlemaps -6.244030, 107.003064

Gedong Papak
Tidak jauh dari klenteng sekitar 5 menitan gowes adalah Gedong Papak. Gedung bersejarah yang tidak terlalu dikenal dan sepopuler Gedung Juang 45 Bekasi. Gedung Papak berada di komplek kantor pemerintahan Bekasi.

Gedung ini memang kurang terdengar, tapi memiliki nilai sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dahulu gedung ini milik tuan tanan tionghoa Lee Guan Chin diatas tanah seluas 1,5 Hektar dengan luas bangunan mencapai 2.500 m2 dibangun tahun 1930-an.
Karena atap gedung ini datar, dahulu orang menyebutnya pak pak dan menjadi gedong Papak.
Karena kedekatan dengan para pejuang, Lee Guan Chin merelakan gedungnya dijadikan Markas Pejuang Patriot rakyat Bekasi yang dipimpin KH. Noer Alie.

Lokasi Gedong Papak
Jl. Ir. H. Juanda No. 100,
Koordinat Googlemaps -6.244049, 107.005884

Gedung Juang 45 / Gedung Tinggi
Dari Gedong Papak, perjalanan dilanjutkan melewati terminal dan pasar yang cukup padat terus mengikuti jalanan utama untuk menuju jalur Pantura. sekitar 6 km dari gedung Papak di sisi jalan di dekat stasiun KA Tambun terdapat Gedung Juang 45.

Gedung terlihat tinggi, besar dan megah dibangun secara 2 tahap oleh pemiliknya Khouw Tjeng Kie yaitu tahun 1906 dan 1925.
Pada 1942, gedung ini diambil alih Jepang dan dijadikan markas. Pada tahun 1945 dijadikan sebagai markas perjuangan rakyat Bekasi melawan sekutu. Dan penggunaanya terus berganti ganti sebagai kantor pemerintahan dan sempat beberapa tahun terbengkalai. Sekarang kondisinya dari luar terlihat bersih dan terawat.

Ketika sampai, di halaman depan gedung Juang ini sedang diadakan acara kenaikan tingkat Karate, ramai sekali oleh peserta dan para pengantar. Jadi saya tidak bisa leluasa untuk menjelajahi area gedung dan menikmati keindahan bangunan ini.

Lihat2 sebentar dan mengamati para peserta karate yang bersemangat … saya lanjutkan perjalan mengarah pulang. Jalan yang melalui lintasan KA Tambun ternyata sedang dibuat underpass yang besar untuk mengatasi kemacetan. Perjalanan pulang sengaja tidak melalui jalan sebelumnya. Saya mengambil jalan2 kecil, melewati perkampungan, komplek perumahan, penjara Bekasi … untuk ukuran penjara, gedungnya tidak besar .. mungkin di Bekasi jarang orang yang dipenjara .. hehe.

Lokasi Gedung Juang 45 / Gedung Tinggi
Jl JL. Sultan Hasanuddin, No. 5
Koordinat Googlemaps -6.259135, 107.054552

Hutan Kota Patriot Bekasi
Perjalanan pulang saya mampir dulu ke hutan lagi … ya Bekasi punya 2 hutan. Hutan yang ini dinamakan Hutan Kota Patriot Bekasi, letaknya di sebelah jembatan penyebrangan Summarecon atau disebelah GOR Bekasi.
Karena berada di area CFD, didalam taman ini lebih ramai orang yang berekreasi, termasuk juga banyak pedagang2 kaki lima.

arena inline skate di komplek Hutan Kota Petriot Bekasi

Tamannya terbilang luas dan besar, jadi masih ada tempat2 yang tidak ramai terutama di area yang agak minggir minggir. Di dalam taman kota yang rindang ini, juga terdapat lapangan yang cukup besar yang bisa digunakan untuk acara2, terutama lebih sering dimanfaatkan oleh komunitas skate. Ditaman ini juga banyak komunitas2 lain yang berkumpul ; fotography, satwa dll. Disini juga ada arena oval untuk inline skate.

Rehat disini sambil ngopi cantik, giling biji kopinya dulu dan setelah serangkaian proses .. espresso siap. Sedapnya menutup jelajah kota Bekasi dengan menikmati espresso dari biji kopi Flores Bajawa di bawah pohon.

Lokasi Hutan Kota Patriot Bekasi
Jl. Jend. Ahmad Yani – Jl Kayuringin – Jl Ir H Juanda Bekasi
Koordinat Googlemaps -6.234273, 106.992370

Minggu 2 April 2017

Iklan

41 thoughts on “jelajah kota Bekasi – Urban Discoveries

  1. Kalau sungguh dinikmati setiap tempat jadi luar biasa ya Kang, menggeser kacamata pandang ah biasa saja. Ooh Bekasi juga mengenal gedung papak, idem dengan kantor walikota Salatiga khas gedung papak.

    • iya mba … menikmati dan mensyukuri apa yang ada di sekeliling kita .. hal2 kecil dan sederhana membuat kita bahagia.
      Mungkin pada zaman itu gaya arsitektur papak lagi ngetrend ya mba … penyebutannya juga bisa sama, bukti bahwa sunda dan jawa banyak bahasa yang sama

  2. alun-alun Bekasi banyak menyimpan cerita2 sejarah dan yang ngeri2 he.. he..
    jadi pengen nyari gedung papak dan gedung joang deh..
    trims foto2nya yang cantik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s