Berubah Menjadi Lebih Baik – Kalijodo Park

kalijodo-park

Kalijodo memiliki riwayat yang kelam.
Tapi masa mau kelam terus sih
Harus berubah
Harus hijrah

Kalijodo yang dahulunya tempat prostitusi melalui drama perjuangan yang ramai akhirnya berubah menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dahulu hanya “tempat permainan” laki2 dewasa hidung belang sekarang menjadi tempat permainan keluarga ; anak2, remaja dan orang dewasa, baik pria maupun wanita.

Dulu, saya pernah lewat Kalijodo … bener lho .. lewat doang, ngga ngapa ngapain … pagi2 sesepedahan itu juga. Percaya ngga …
Bagi yang percaya saya orang baik2 …. berarti anda orang yang keren 🙂

Waktu gowes ke Hutan Kota Penjaringan yang berada di pinggir tol Bandara .. saya melewati tempat ini .. saya bingung … ini apaan sih … #Pura2NggaNgerti
Setelah baca2 baru tahu kalau itu adalah Kalijodo … makanya baca .. baca

Setelah Kalijodo berubah … saya harus melihat langsung dengan mata kepala sendiri bagaimana perubahannya.
Satu jam-an untuk sampai Kalijodo … kebetulan ketika sampai di Semanggi bertemu rombongan roadies, kokoh kokoh bersepeda balap harga puluhan dan mungkin di atas seratus jeti … saya ga ngerti … yang pasti terlihat mahal2 sepeda, perlengkapan dan pakaiannya … mereka cepat .. saya mengintil sambil jaga jarak di belakang .. tidak mau terlalu dekat dan masuk ke dalam rombongan .. minder saya .. hehehe … yang penting saya tertarik terbawa cepat.

Sampai di Kalijodo di minggu pagi ini suasana sudah ramai … banyak keluarga yang bawa anak2 main ke sini. Ada yang berolah raga, bermain futsal, bersepeda, bermain skateboard, berjalan jalan … atau hanya duduk2 saja sambil ngobrol ngobrol.

slide2

slide3

Bagus juga dijadikan tempat public seperti ini, menjadi tempat berinteraksi warga, semua wajah yang bermain kesini terlihat senang … tertawa tawa, bercanda canda pokoknya pada berbahagia deh. Kalau lihat orang tersenyum … kitapun akan ikut tersenyum, menularkan semangat dan kebahagiaan.

slide5

slide4

slide6

slide7

slide8

slide9

Tempat yang dahulu menjadi tempat kebahagiaan semu berubah menjadi tempat kebahagiaan yang nyata, tertawa lepas tanpa beban.
Pada zaman colonial di tahun 1600-an tempat ini adalah persinggahan etnis Tionghoa yang mencari gundik atau selir. Para perempuan lokal datang kesini untuk menarik pria Tionghoa agar dijadikan gundik. Perempuan yang menjadi gundik disebut Cau Bau yang dianggap memiliki derajat yang lebih tinggi daripada pelacur.

slide15

Kalijodo pada masa kolonial Belanda

slide14

Kalijodo sebelum berubah

slide13

Seiring berjalannya waktu tempat ini berkembang menjadi tempat prostitusi dan berlangsung sampai ratusan tahun lamanya dan baru pada tahun 2016 akhirnya pemkot DKI Jakarta menutup dan menghancurkan area ini dan merubahnya menjadi RTH.

Taman Kalijodo dibangun dengan dana CSR perusahaan swasta dan dikhususkan menjadi area Bike and Skatepark, meskipun disini ada area futsal dan area taman seperti pada umumnya. Disini terdapat pumping track, street dan bowl track. Bisa bermain sepeda atau skate sepuasnya karena tidak di pungut biaya. Kondisi tracknya bisa dikatakan sekelas internasional dari segi obstacles, quality, dan technical challenging-nya …. sangat layak untuk dijadikan tempat pertandingan skala internasional … apalagi jika hanya datang kesini untuk berlatih.

slide10

slide11

Ayo main kesini .. meskipun tidak bemain sepeda atau skate … tempat ini layak untuk dikunjungi sambil berolahraga dan berekreasi outdoor, toiletnya juga oke …. apalagi jika anda masih jomblo … siapa tahu dapat jodo disini.


Lokasi Kalijodo Park
Jl. Kepanduan II No.25, Angke, Tambora, Kota Jakarta Barat.
Koordinat Google Maps -6.142218, 106.789549

Minggu 15 Januari 2017

Iklan

44 thoughts on “Berubah Menjadi Lebih Baik – Kalijodo Park

  1. Mendengar “Cau Bau”, saya malah ingatnya sama film Cau Bau Kan, hehe. Mungkin ada hubungannya kali ya Mas, secara film itu mengangkat aspek Tionghoa juga.
    Bagus Kalijodo sekarang. Heran saya kalau baca masih ada pihak yang nyinyir karena Kalijodo tidak begini dan tidak begitu, padahal jadinya sekarang jauh lebih baik dan lebih berguna bagi masyarakat. Yah tapi kita tidak bisa memuaskan semua orang, kan.

    • kalau ga salah di film Cau Bau Kan juga ada scene perahu ya … mungkin itu di kalijodo ya.

      kepentingan dan interest orang berbeda beda … yang penting kita berpegang pada nilai2 agama, aturan dan norma sosial positif yang berlaku. Kalau tidak sesuai dan lebih banyak dampak negatif-nya .. ya di tutup. Sudah pasti akan ada kelompok yang dirugikan dan melawan .. hehehe itulah hidup 😀

  2. ish…sumpah dah keren banget jadinya Kalijodo ya setalah dibongkar. Jadi pengen maen ke sini euy… Seru juga ada tempat utk sepedaan dan skate board manja. Fungsinya jadi banyak, tak sekadar taman manis :))

  3. jadinya scroll peta … masih bingung letaknya di mana,
    ternyata memang sering lewat sekitar situ dari tol aja he..he…
    senang lihat banyak anak2 yang nonton yg pada olahraga, nonton terus jadi tertarik ikutan coba ..
    supaya anak2 ada kegiatan positifnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s