Sebuah Danau Yang Masih Asri di Depok – Situ Jatijajar

situ-jatijajar

Situ ini bikin penasaran.
Situ ini bisa dikatakan anomali.
Dilihat dari google maps, terlihat begitu hijau… untuk situ atau danau yang berada di dalam kota yang biasanya sekelilingnya dipenuhi rumah2 … seringnya berkesan kumuh dan air danaunya penuh sampah … Situ Jatijajar ini masih dipenuhi pohon2 seperti hutan dan airnya bisa dikatakan tidak ada sampah … wewww hebat.

slide2

situ Jatijajar yang masih memiliki hutan kecil

Jam 7 kurang sedikit sudah meluncur melalui pondok gede, lubang buaya dan mulai masuk ke jalan kecil dan di satu jalan kecil .. wah.. ada pura disini… ???
oh… ternyata ini adalah rumah Ki Joko Bodo… unik bener.

slide3

sudah sampai ke Bali-kah ? ? ?

pokoke sejak Lubang Buaya.. melipir terus lewat jalan kecil, gang2 … melewati sisi belakang Taman Mini, jalan kecil lagi .. gang lagi, melewati Rawa Babon… jalan kecil .. gang kecil, pasar dan muncullah di jalan Raya Bogor. Selama perjalanan bisa dikatakan 98% melewati perumahan perumahan yang padat hanya sesekali melewati sedikit kebon yang tersisa.

rawa-babon-ciracas

melewati bagian belakang Rawa Babon, danaunya juga terlihat bersih

Menyusuri jalan raya bogor .. tak lama kemudian belok kiri masuk sekitar 100 meteran … tibalah di sisi Situ Jatijajar. Disebrang danau terlihat pohon2 besar yang asri .. enak dilihat, seperti berada di daerah yang jauh dari kota Jakarta. Ada gerbang dan jalan masuk, saya masuk menyusuri jalanan paving block. Jam 10 pagi .. sepi .. saya kira bakalan banyak orang yang berolah raga atau berekreasi di pinggir danau.

slide13

Jalan di tepi Situ Jatijajar

slide5

air situ-nya bersih

slide6

Musholla yang ada sejak zaman Belanda di tepi danau

Area situ ini luasnya 6,5 hektar. Dekat tempat penyewaan becak air terdapat rumah makan Saung Jatijajar dan di ujungnya ada mushola Al Karomah yang kabarnya sudah berdiri sejak jaman Belanda. Di dekat bangunan mushola ada makam Raden Santri Bethot yang merupakan panglima pasukan sandi kerajaan Banten dan anak dari Raden Panji Wanayasa. Raden Panji Wanayasa selain ulama yang menyebarkan agama Islam di sekitar Jatijajar juga beliau ikut berjuang saat Mataram menyerang Batavia yang dikuasai VOC dan saat perang Banten sekitar tahun 1682.

Pada waktu2 tertentu di adakan Pesta rakyat yang cukup meriah “ Ngubek Situ Jatijajar “ pokoknya semua rakyat diperbolehkan turun ke danau mencari ikan berame rame … tumplek bleg

Tidak banyak orang yang berada di sini, bahkan yang mancing ikanpun tidak banyak, tapi ada satu keluarga lengkap, anak istri ikutan, mancing menjadi rekreasi keluarga.
Saya mencari tempat asyik untuk duduk dibawah pohon. Duduk di tepi danau sambil memandang pepohonan hijau membuat hati tentram. Ada sekelompok anak2 lokal datang dan bersenang senang sambil berenang renang. Keceriaan dan canda tawa mereka membuat saya ikut tersenyum geli …. ingat masa kecil … bermain cebur-ceburan dan ciprat cipratan.

slide12

slide8

Situasi kondisi bener2 kondusif … adem, angin cepoi cepoi, ngga rame, hijau hijau… saatnya buka perbekalan… ngemil2 snack.
Ngopi bakalan enak nih … strong coffee lebih pas … mumpung bawa perlengkapan lenong, buat espresso supaya ngupinya lebih nikmat.

slide10

slide11

Kata orang ngupi di cafe mahal karena beli suasana … jadi ngupi di tepi danau bener2 priceless.

slide9

Seharusnya sekalian aja masak ya … hehe… kapan2 mesti piknik naik sepeda, cari spot yang asik dan .. masak. Kalau masak yg simple simple aja sih bisa… masak air jago pisan saya.

Potensi keasrian hutan dan kebersihan situ Jatijajar ini seharusnya dapat dimaksimalkan menjadi tempat wisata outdoor yang sangat menarik.
Banyak hal yang dapat dilakukan disini, paling tidak tempat ini pas banget untuk botram atau piknik asik.


Lokasi Situ Jatijajar
Jatijajar, Tapos, Depok, Jawa Barat
Koordinat Google Maps -6.421290, 106.859846

minggu 8 januari 2017

Iklan

46 thoughts on “Sebuah Danau Yang Masih Asri di Depok – Situ Jatijajar

  1. Mas,kamu sepedaan selalu bawa kompor portable itu ya? Keren banget..bener seorang traveler 🙂

    Suka lihat anak-anak yang main-main di danau, bahagia banget ya..kita yang ngeliat aja ikut bahagia ya..apalagi mereka.

    • mba dewi bisa aja … kompor portable di bawa tergantung mau kemana perginya dan mau ngapain disana 🙂

      Iya ya … padahal hanya lihat yang begini saja bahagia, betul kata orang bijak “bahagia itu sederhana …kita aja yang bikin complicated”

  2. Itu yang nyilem-nyilem juga di situ ini, Mas? Keren ya, semoga selalu lestari soalnya kehadiran situ ini pasti menunjang banget buat paru-paru kota Jakarta dan sekitarnya. Minimal tidak tergusur dengan kehadiran kompleks perumahan barulah, kan secara Depok itu perumahannya banyak banget, hehe. Lumayan jalan kemari ya, melepas penat, bisa ngopi, kalau suka mancing mungkin bisa dapat ikan juga, hehe.

  3. Jarang-jarang situ ditengah pemukiman tetap terjaga kebersihannya. Kebanyakan masyarakat cuek menjaga kelestarian situ.
    Salut buat masyarakat sekitar situ yang tetap menjaga keasrian situ ini.

    Nikmat banget ya kang ngopi di pinggir situ dibelai angin sepoi-sepoi.
    Senang liat anak kecil nyebur-nyebur.

    • memang hebat … koq bisa danau ini terjaga kebersihannya .. padahal umumnya danau2 lain … suka banyak sampahnya.

      ngopi di pinggir danau yang adem dan asri ini .. jadi tambah nikmat ngopinya 😀

  4. minggu lalu lewat perempatan Jatijajar juga, udah niat mau belok.., tapi macet banget, batal deh….
    aku ngebayangin rutenya, he.. he.. seru juga sepertinya…btw di Rawa Babon juga banyak yang mancing…cuma masih kalah adem dari situ Jatijajar ya

    • memang jalan raya bogor banyak titik macetnya …kalau sudah macet jadi males .. mending batal.
      Rawa Babon kondisinya bersih juga, yang mancing lumayan banyak .. tapi memang situ jatijajar lebih asri dan adem, lebih berasa hutannya di jatijajar.

    • ada beberapa bagian Depok yang masih asri … cuman tidak terlalu populer, bahkan hutan raya yang pertama di Indonesia yang di buat oleh Belanda ada di Depok lho … meskipun sekarang hanya tersisa secuil saja 😦

  5. Oase di padatnya pemukiman ya Kang. Ayem banget lihatnya pastinya menyejukkan lingkungan sekitar. Celingukan cari jajaran jati hehe. Menunggu oleh2 gowes berikutnya plus ngupi keren…

  6. Kalo si om agak masuk lagi, melintasi jalan setapak setelah Musholla Al- Karomah, om bisa akses ke area tengah hutan setu jatijajar itu om.. hutan tersebut di bawah pengawasan BPDAS-HL (Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung – CItarum Ciliwung, namun masyarakat boleh memasukin area tersebut. Saya sekeluarga juga kadang bersepeda masuk ke dalam hutan itu om, di dalam situ ada jalan setapak (pavingblok) melingkari area tengah hutan jatijajar, dan banyak pohon-pohon tinggi menjulang yang di beri tag, dengan tingkat kelembaban (humidity) tinggi banget. Serasa masuk ke hutan pedalaman, karena saking rimbun dan tingginya pepohonan, hingga sinar matahari hanya sedikit yang tembus sampe ke dalam situ. Saya sekeluarga sempat mengabadikan momen lewat foto-foto saat disana, mungkin om ingin melihat atau ingin menambah postingan fotonya.

    Kalo om, berkesempatan mampir lagi ke sana, silahkan mampir ke gubuk saya om, kita sepedahan bareng, send email aja ke saya om (f4ckj4rz@gmail.com)

    • Tadinya saya mau masuk kedalam, berhubung saya sendirian, hutannya terlihat rimbun dan sepi .. saya ga jadi masuk … hehehe .. penakut.
      Asyiik banget om Fajar sepedaan satu keluarga kedalam hutan yang lebat .. serasa bukan ada di Depok ya.

      Sippp om, kalau saya perlu tambah foto dan juga main ke sana lagi, nanti saya kontak2 ke email om Fajar

  7. Wahhh padahal lagi googling soal rengginang singkong malah nyasar kesini hehehe keren mas postingnya sangat bermanfaat, trims ya sdh berbagi.
    Silah kunjung juga ke blog sy http://www.sikribo.id cemilan bukan-bukan, bukan keripik bukan kerupuk tapi gurih renyahnya bukan main-main, info order, dropship, reseller dan agen bisa langsung kontak ke 082250295001.

    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s