Gunung Batu Super Keren – Gunung Batu Jonggol

gunung-batu-jonggol

Tempat ini sudah lumayan ngehits … keren banget deh pemandangannya apalagi untuk photo2. Orang mengenalnya Gunung Batu Jonggol walaupun sebenarnya bukan di Jonggol hanya berbatasan dengan daerah Jonggol.

Kesempatan yang tertunda tunda … akhirnya datang jua … meskipun hampir tertunda lagi. Minggu pagi .. gerimis datang … galau … berangkat atau tidak .. om Adi ngabarin juga di tempatnya hujan, mungkin gagal untuk jalan katanya. Saya termenung menanti … akhirnya gerimis berhenti di tempat saya … saya putuskan jalan .. biarlah sendiri juga .. biasanya juga suka sendirian ini .. ehh curcol. Akhirnya berangkat sudah agak siangan … tidak apa2 … diiringi awan mendung menggayut, tidak panas.

Sampai di daerah Kemang Pratama saya check HP, eh om Adi ngabarin siap berangkat … Allhamdulillah ada teman .. ya sudah saya bilang tikum di gerbang Metland Cileungsi.

Sampai di Metland … ramai banget di Minggu pagi begini … banyak yang berolahraga, berjualan dan yang berjalan jalan … dan om Adi sudah duduk lesehan di rumput setia menanti. Makan camilan sebentar dan langsung cap cus.

Gowes beriringan om Adi di depan berusaha menarik saya untuk cepetan gowesnya, saya kebawa cepat .. sampai di alun alun Jonggol, ternyata ada CFD disini, jalan ditutup untuk kendaraan bermotor …. wah CFD sudah sampai daerah2 … tidak hanya di kota kota, bener2 nge-trend.

Selepas alun2 Jonggol mengarah ke Sukamakmur – Citeureup, di satu titik saya mengajak om Adi untuk belok kiri sesuai panduan GPS. Om Adi “ lewat sana jalannya jelek …, lewat Sukamakmur aja … meskipun memutar tapi jalannya bagus …” Ehh om Adi ini menguji ke sotoy-an saya “lewat sini lebih pendek”. Akhirnya om Adi mengalah terhadap ketegasan .. eh kepala batu saya .. kesotoy-an saya.

slide2

kondisi jalan setelah Bendungan Cipamingkis

slide3

tidak tahu reruntuhan apa ini ??

slide4

curug mini setelah bendungan Cipamingkis

Belok kiri jalanan aspal hancur tapi masih enak di gowes dan muncul di muka RM Jatinunggal. Perjalanan di teruskan menyusuri sungai irigasi, melewati bendungan Cipamingkis, jalanan sepi dan hamparan sawah di sisi kanan dan sungai Cipamingkis di sisi kiri. Dan kita harus menyebrangi sungai tanpa jembatan, hanya dibuatkan seperti jalan  yang dilintasi aliran sungai … Deg deg-an juga … soalnya ada sisi yang dalam yang dasar sungainya belum di cor sedangkan sebagian lagi sudah di cor semen landasannya.

Dengan segala keteguhan hati, saya gowes menyebrang … ehh .. makin dalam .. panik juga takut tercebur … air sudah selutut .. sepatu basah .. terus gowes .. naik ke landasan semen … huppp … dan kaget … ternyata landasan semen ini berlumut dan sangat licin … sepeda jadi mengarah keluar landasan semen terbawa arus … saya belokkan .. dan ban slip … gejeburrr … nyungsep kedalam air … cepat saya bangkit kembali dengan sigap dan berkelas … halahhh. Akhirnya saya tuntun sepeda sampai kesebrang.

slide5

menyebrangi sungai Cipamingkis

slide6

Om Adi menyusul menyebrang .. dan terlihat sangat terampil dan pede … berhasil dengan sukses.
“ basah om …. ” Ya iyalah …. gimana sih nanya basah2 segala … apa ga liat saya kuyup begini … @$%# …

Untung peralatan elektronik terbungkus dengan aman. Kita duduk di bawah pohon … berusaha mengeringkan pakaian, sepatu, kaos kaki, … diperas peras. Ngga ada blower atau setrikaan ya disini …

slide7

selepas sungai .. langsung jalan nanjak berbatu

slide8

dari tanjakan berbatu berubah menjadi tanjakan tanah merah, terus menuju ke atas

Setelah “agak” kering kita melanjutkan perjalanan … dan ternyata ini adalah awal perjuangan. kita mulai menanjak ke atas melalui jalanan batu2 makadam dan sebagian tanah merah. terus menanjak curam … dan om adi dengan gaharnya melibas tanjakan ini. Tanjakan ini serasa panjang … tertatih tatih sampailah dijalanan desa yang aspalnya sudah terkelupas … alias jalanan berbatu, jalanan masih menanjak, tapi tidak seganas tadi. jalanannya sangat sepi jarang ketemu motor apalagi mobil dan banyak daerah rimbun pepohonan. Terus menanjak perlahan dan GPS mengarah menuju jalanan setapak yang rimbun dan licin… ” ini memang bener lewat sini…. ??” bimbang… ” ya kesini, potong jalan lagi ” kata om adi. di beberapa titik sepeda harus di tuntun …. licin..

slide9

potong kompas ke jalan setapak yang rimbun

Jalanan setapak ini tembus kejalanan mobil kembali … tapi kondisi jalannya berbeda, kalau sebelumnya jalanan berbatu.. sekarang jalan tanah merah.. dan banyak kubangan2 lumpur … saya terdiam memandang jauh kedepan …. berapa parah dan berapa jauh jalanan berkubang begini …

“Ayo jalan …” om Adi memecahkan kesunyian … ya sudah kepalang negro .. sikattt
berjibaku gotong2 sepeda, jika memungkinkan kita melipir lewat kebun2 penduduk … peluh mengucur deras.. kalau sendirian sudah dari tadi saya balik badan.

slide10

beberapa spot menjadi jalanan berkubang lumpur

benar apa yang dikatakan om Adi, jalanannya hancur.. kagak percaya sih dibilangin… dasar sotoy.
lihat di GPS jaraknya sudah tidak terlalu jauh lagi …. gotooongg.

slide11

dari jalan berlumpur berubah lagi menjadi jalan batu makadam … tapi nanjak

jalanan berubah lagi menjadi batu makadam… tapi menanjak… fiuhhh. gowes ke atas perlahan… dan sampai di satu spot.. wah ini pasti puncaknya, lanjut jalanan menurun … meskipun makadam .. badan dan gigi bergetar .. karena menggunakan fork sepeda rigid .. tapi okelah daripada nanjak. eh tahunya harus nanjak lagi, ternyata jalanannya rolling naik turun.

dibeberapa titik masih banyak pepohonan yang rindang. … dan spot pemandangan yang keren dari atas sini, memandang jauh ke lembah. Dan dari sejak jalanan berlumpur tidak ketemu orang sama sekali …. bener2 sunyi sepi ..

slide13

pemandangan alam menjadi hiburan yang indah

“Seharusnya sekarang jam 12 kurang kita sudah sampai Gunung Batu kalau lewat Sukamakmur ..” kata om Adi seperti berbicara pada diri sendiri.
saya tertegun … sedih saya mendengarnya … Whoaaaa … menjerit dalam hati. Sudah dibilangin dari awal kalau jalannya jelek dan bakalan lebih lama … dasar sotoyyy.
Posisi masih di antah berantah … in the middle of nowhere … alias point of no return … making ga nyambung …

slide15

memandang perjalanan yang telah dilewati … melalui puncak2 bukit

Perjalanan di lanjutkan dengan gontai, sudah lelah dan lapar. Untung pemandangan indah dari atas bukit … menjadi pelipur lara …. beberapa kali berhenti mengagumi pemandangan … kapan lagi mumpung lagi ada disini.

slide16

mengagumi lembah yang hijau

Akhirnya Gunung Batu sudah terlihat semakin dekat. Yang membuat “unik” selama menyusuri jalan punggung gunung ini. Gunung Batu kadang terlihat di sebelah kiri, kadang ada di depan dan kadang di kanan.

slide12

gunung Batu sudah terlihat jelas .. tapi masih jauh ya …

“kalau nanti lewat 1 rumah penduduk.. berarti kita sudah dekat ” kata om adi.

setelah rolling naik turun jalan makadam beberapa kali lagi, akhirnya ada 1 rumah penduduk, dan ternyata hanya satu2nya rumah disini sampai ke gunung batu. Berarti sudah dekat nih.

slide14

” gunung batu-nya sudah keliatan om ” …. @#$% dari tadi juga sudah keliatan

Jalanan menurun dan sekarang tepat berada di kaki Gunung Batu dan ketika tiba di percabangan kita berbelok ke kanan dan bertemu rombongan remaja, mereka mau mendaki ke gunung batu. Oh… ternyata kita masuk langsung ke dalam trek pendakian, jadi kita masuk ke Gunung Batu melalui area dalam.

gunbat2

tepat berada di bawah gunung Batu

Terus kita menurun dan ketemu beberapa rombongan yang mau naik maupun yang sudah turun. Akhirnya sampailah kita di area parkiran yang cukup luas. Kita keluar gerbang penjagaan tiket dengan dipandangi orang2 atau petugas jaga disana … apa karena ga bayar tiket masuk atau karena tampilan yang kotor berlumpur …

slide18

di area parkir gunung Batu, terlihat bener2 gunung batu cadas

slide19

membersihkan lumpur2 yang menempel di ban

Dan langsung berada di jalan raya aspal yang mulus.
Berhubung sudah lapar … kita sigap mencari makan di warung terdekat.

slide20

pintu masuk .. tepat berada di jalan beraspal mulus

Gunung Batu ini atau lebih tepatnya tebing batu cadas memiliki ketinggian 875 mdpl, tidak terlalu tinggi tapi trek pendakiannya lumayan ekstrim, karena mendaki gunung batu yang meruncing ke atas. Tapi jangan khawatir, dibeberapa tempat telah disediakan tali sehingga lebih memudahkan untuk mendakinya. Jaraknya dari parkiran relatif dekat, hanya membutuhkan 1 jam kurang untuk mencapai puncaknya. Pemandangan di atas puncaknya sangat ajib … pepohonan hijau di bawah dan sungai yang meliuk liuk bener2 membikin takjub.
Di sini juga tersedia tempat camping. Katanya pemandangan bintang2 malamnya kerenn dan ditambah bonus sunrise di atas puncak gunung Batu ini …. bener2 wowww …

slide17

lihat …. jalur pendakian yang harus “dinikmati” untuk mencapai puncak

slide22

super duper keren … view dari atas puncak gunung Batu

Jika ingin mendaki gunung dan tidak punya waktu seharian, atau ingin mengagumi view pemandangan keren dari atas puncak gunung disertai dengan adrenaline waktu mendakinya … inilah tempat yang cucok .. tidak jauh dari Jakarta, kalau pakai kendaraan sih sekitar 2 sd 3 jam-an. Tapi kayaknya belum ada angkutan umum yang melalui daerah ini.

Sebetulnya ada 3 akses mudah – jalan aspal lumayan mulus – untuk menuju gunung Batu :
-Melalui Jonggol dan berbelok kearah Mengker dan lanjut ke Gunung Batu.
-Melalui Jonggol dan berbelok kearah Sukamakmur dan lanjut ke Gunung Batu.
-Melalui Citereup dan terus menuju Sukamakmur dan lanjut ke Gunung Batu.
-ehhh … satu lagi sih .. lewat jalan dalam … bisa naik mobil tapi mobil 4 x 4 terutama di musim penghujan.

Kita makan seadanya di warung, yah cukupah untuk mengganjal perut yang kelaparan dan memulihkan tubuh yang lelah. Langit sudah semakin mendung … Siap siap perjalanan pulang … Saya mengikuti Om Adi, pulangnya melalui Sukamakmur dan terus ke Jonggol.

Baru berangkat … gerimis turun dan semakin lebat .. kita rehat dulu di masjid sambil sholat. Hujan tetap turun dengan konstan. Sebentar lagi jam 15 … Jas hujan dikenakan dan berangkat menembus hujan … Om Adi berusaha menarik saya pulang dengan kencang … perjalanan pulang ini masih rolling naik turun meskipun di dominasi lebih banyak turunannya. om Adi geber terus … bahkan menyalip mobil2 di turunan yang berkelok kelok … saya terus berusaha mengintil … ngeri ngeri sedap … hujan .. hiyyy ngeri licinnn.

slide21

perjalanan pulang melalui spot wisata sungai Cipamingkis

Pulangnya berasa cepat banget .. sudah sampai Jonggol, lalu sudah melewati perumahan Citra Raya dan … ketika mendekati Mekarsari … saya semakin pelan … letih … arghhh .. laperrr. Saya kerahkan semua sisa tenaga untuk mengejar dan menyalip om Adi … lalu … “kita makan dulu om …”

Tepat ada warung sunda putra Majelengka … tempatnya bersih dan model prasmanan … wuihhh enak sekaleee … saya sampai nambah. Waktu bayarpun ternyata harganya ekonomis …. ini sih perut kenyang hati senang.

Badan terasa berenergi kembali … dan Om Adi jadi lebih kenceng gowesnya … huaaa. Saya ditinggal lagi … akhirnya kita berpisah di daerah Cileungsi, saya melanjutkan perjalanan pulang menuju Kalimalang. Dan tiba dengan selamat di rumah jam 19.08 …. allhamdulillah .. telah menempuh jarak 137 km untuk jalan jalan dengan aman, selamat dan menyenangkan.

Jadi moral story-nya ; meskipun anda suka makan soto … tapi jangan sotoy.

Lokasi Gunung Batu Jonggol
Desa Sukaharja, Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat.
Koordinat Google Maps -6.603815, 107.051863


Minggu 4 Des 2016

Iklan

41 thoughts on “Gunung Batu Super Keren – Gunung Batu Jonggol

    • Pemandangannya memang ajibbb
      disini tidak terlalu ramai .. tapi ada plus-nya juga sih, kalau ramai berbahaya … soalnya sempit dan curam 🙂

      sebenarnya rutenya lebih cocok untuk sepeda mtb apalagi kalau suka uphill 😀

  1. Assalaamu’alaikum wr,wb….

    Jika kita rajin menjelajah di kawasan tinggi pasti keindahannya lebih mengkagumkan terutama lokasi yang jarang dikunjungi. Alhamdulillah, nikmat Allah yang tidak dapat dimungkiri. Foto-fotonya juga cantik dengan pelbagai lokasi ketikan yang indah walau hanya dari sebuah kamera. Kami semua jadi ikut dalam perjalanan tersebut.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    • Walaikumsalam wr wb puan Fatimah

      View di ketinggian memang .. Subhanallah … sangat Indah
      sangat bersyukur bisa menjelajah kesini.
      Terimakasih supportnya puan Fatimah

      Salam sehat bahagia dari Jakarta

    • Ya mungkin saja mba Monda, melihat gunung batu ini ketika ke green canyon karawang. Maka orang suka menyebutnya Gunung Batu Jonggol walaupun sebenarnya bukan di Jonggol tapi berbatasan dengan Jonggol.

  2. Luar biasa keindahan alam hasil kayuh pedalnya ya Kang. Sampai bukit Jonggol masih muncak lagi. (Penasaran usai nggowes dibalur kang Parman you Parmi eh gunakan parem nggak sih….)

  3. Gilaaaa kalau trekking sampai ke puncak hebat banget lah itu, tapi view nya emang beneran bagus sih. Dan itu jalur akang sepedahan yang ada lumpurnya woooow euy, kudu bawa motor cross hahaha

  4. kebayang dech kalau malam pasti pemandangannya indah bangat mas. tapi perjalanan kesini butuh perjuangan yach. hehehehe..

    Mas, pernah gowes disekitaran serpong-parung nga? dengar2 banyak jalur gowes yang model seperti ini dech.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s