Belajar Budaya Sunda di Kampung Budaya Sindangbarang Bogor

Slide1

pesawahan di dekat kampung budaya Sindangbarang

Di Bogor ada 2 kampung adat atau budaya yang lumayan terkenal, kampung budaya Sindangbarang dan kampung budaya Urug. Dari semua kampung adat/budaya yang ada di seantero Indonesia ini… saya sudah menjelajah lebih dari 1 … 2 ajah. Jadi ini bakalan menjadi kampung adat yang ketiga…. keren 1 2 3…

Menurut saya, ini saat yang tepat untuk plesiran ke kampung adat Bogor, hari minggu di bulan April. Karena bulan Februari sudah lewat, bulan Agustus belum tiba. Gimana coba …

6.14 sudah keluar dari pagar rumah. Solo riding alias gowes jomblo melalui pasar pondok gede yang ramai … khas.. semrawut, pagi2 sudah macet. Selepas pasar, jalanan lancar. lewat cibubur, cimanggis, cibinong. Untung selama perjalanan mendung menggayut… adem.. tidak panas. Di daerah cibinong lagi ramai anak2 vespa… kayaknya lagi ada acara. Banyak sekali yang lalu lalang… rat scooter yang aneh2 sampai yang genre klimis. Di pinggir jalan banyak bergelimpangan anak2 vespa… yang lagi rehat, yang lagi nongkrong2 dan yang ngebengkel juga banyak. Lihat vespa yang aneh2 jadi hiburan diperjalanan.

Jam 8an lebih sudah sampai di depan Kebun Raya Bogor… sudah ramai pengunjung di depan loket utama. Perjalanan masih lanjut… awan semakin gelap… sekarang melewati gang2 kecil, kembali lagi kejalan besar… hujan… untung gerimis tapi gerimisnya rapat2 .. bikin basah juga. Daripada basah basah.. basah, saya berteduh di bawah pohon… duduk seorang diri dipinggir selokan .. ihh kasian amat… apa ga ada tempat kerenan dikit untuk berteduh…

Slide2

diperkampungan padat kota Bogor

Hujan reda…bahkan matahari bersinar… horeee… tapi sekarang jadi panasss. Ya enjoy aja. Ngelewatin Indomaret yang ada tempat duduk enak, sepi pula lagi … jadi tergoda melipir … belanja dulu .. terus duduk2 lagi. Istirahat mulu jadinya … rileks menikmati waktu.

Menuju Kampung Budaya Sindangbarang, sebagimana tipikal kota melewati berbagai perkampungan padat, dan ketika disuatu titik belok keluar dari jalan utama, suasana mulai sedikit berubah, perumahan sedikit jarang dan melewati pesawahan yang menguning… keren.
Dan tibalah di Kampung Adat Sindangbarang. Masih pagi… sepi.. jam 8.50.

Slide3

di area kampung budaya Sindangbarang

Kampung budaya Sindangbarang merupakan kampung tertua di wilayah kota dan kabupaten Bogor. Sudah ada sejak jaman kerajaan Sunda. Wah benar2 kampung kuno ..
Kampung Budaya ini memiliki beberapa paket2 kegiatan baik untuk perorangan maupun grup. Termasuk belajar menari jaipong, bermain alat2 musik tradisional, trekking, bahkan menginap pun bisa. Jika ingin yang komplit bisa pilih paket “sehari jelajah kampung”. Di area kampung Sindangbarang terdapat situs tua ; Bukit berundak peninggalan kerajaan Pajajaran, taman kuno Sri bagenda yaitu taman yang berupa kolam.

Berada di Kampung Budaya Sindangbarang memang tempat yang enak untuk menikmati suasana pedesaan dan menikmati budaya dan sejarah sunda. Kalau untuk masuk dan lihat2 saja sih gratis …

Setelah puas melihat lihat, saya beranjak berangkat kembali ….. karena masih pagi, saya kluyuran di area sini …. sedikit mengambil jalan berputar untuk kembali ke Bogor.

Slide4

tidak perlu jembatan … nyebur saja

Slide5

Tak jauh dari kampung budaya .. saya ketemu sungai lumayan besar tidak ada jembatannya… asyikk juga.. untuk menyebrang harus nyebur. Kalau airya lagi tinggi .. ga bisa lewat dong ..
Tepat dideket sini ada bendungan Ciapus… dan agak arah kehilir ada lagi dam yang tinggi. Sepertinya sih ini curug alami karena posisinya ada di tebing alami, tapi disemen.. jadi seperti dam.
Rehat sambil menikmati semilir angin pedesaan dan melihat anak2 kecil bermain main air. Kalau ditata, keren sekali tempat ini … jadi tempat wisata alami alternatif.

Slide6

bendungan ini posisinya bersebelahan dengan jalan tanpa jembatan

Slide7

posisinya dekat dengan bendungan Ciapus

Perjalanan dilanjutkan, jalanannya semakin hancur.. batu2 besar … untungnya menurun, tapi beberapa kali hampir terbalik karena kadang ada batu gede …. makkk kenapa sih batu2 segede gaban begini.

Slide9Uniknya didaerah sini memang jarang pakai jembatan…untungnya airnya jernih dan dinginnn.
Tidak tahu berapa kilometer akhirnya tiba kembali di jalan raya di daerah Bogor kota.

Slide8

tidak ada jembatan .. dan ternyata cukup dalam, membuat sepatu basah

Slide10

lagi .. tidak ada jembatan

Gowes panas2… kalau lihat tempat teduh yang rindang pengennya ngademm.
gps di set untuk mencari jarak lebih dekat… malah menuntun masuk2 jalan gang2. Gowesan jadi pelan… cepet2 disini nanti bisa di marahin pemuda kampung … berabe. Masuk lagi gang lebih kecil, padat dan rapat. Saya perhatikan.. kayaknya ini pemukiman tukang becak. jalannya kecil, banyak ibu2 nongkrong dan becak2 diparkir membuat gang semakin sempit… mereka heran… koq ada2nya pegowes keren lewat sini.. *ebusyett  ..
Saya tuntun lagi, lebih sopan, keluar lagi kejalan raya.. dan gps menyuruh belok lagi ke gang kecil… koq menyuruh menyuruh begini… enak aja …. saya putuskan lewat jalan raya saja. Meskipun memutar tapi bisa di gowes lebih cepat.

Slide11

di suatu jalan di daerah Bogor

Slide12

Di daerah Warung Jambu… ada air terjun … Air terjun didalam kota. Wah Bogor ini memang daerah seribu curug.

jambu

Curug ini ada di daerah keramaian kota Bogor, di Warung Jambu .. keren .. hampir tidak ada sampah

Panas terik dan perut keroncongan, mampir makan nasi padang di daerah Cibinong… badan jadi bertenaga lagi.
Sejak dari jalanan Hankam Raya sampai Pondok Gede terus ke Jatiwaringin … jalanan padat bahkan macet, kalau pakai mobil bakalan lama-lah.

Syukur Allhamdulillah … jam 15.14 saya sampai di gerbang pagar rumah.Eitss koq pas bener ya… menit ke 14 sama seperti perginya.

Lokasi Kampung Budaya Sindang Barang
Desa Pasir Eurih kecamatan Tamansari kabupaten Bogor
Koordinat Google Maps -6.630582, 106.761601

Lokasi Bendungan Ciapus
Desa Ciomas Kabupaten Bogor
Koordinat Google Maps -6.623820, 106.761234


Minggu 3 April 2015

Iklan

49 thoughts on “Belajar Budaya Sunda di Kampung Budaya Sindangbarang Bogor

  1. Ada aura yang beda setiap kali saya masuk Kota Bogor. Sundanya berasa banget, seperti sebuah budaya kerajaan yang sekarang jadi milik masyarakat luas. Ah mungkin gema Pakuan Pajajaran masih terdengar hingga sekarang.
    Bagus ya… saya pengen main ke Sindangbarang, saya kira harus dengan grup atau ikut tur, ternyata sendirian juga boleh :hehe. Sekalian ke Bendungan Ciapus juga, sudah beberapa kali tandang ke Ciapus tapi belum pernah datang ke bendungannya :haha.
    Bogor memang kaya curug dan sungai!

    • Banyak sekali peninggalan2 kerajaan Sunda di daerah Bogor, dan masih banyak masyarakat yang melestarikannya … mungkin itu yang membuat nuansa sundanya masih kental.
      Di kampung budaya ada paket individu dan grup .. tapi paket grup lebih banyak pilihannya ..
      Wah sudah beberapa kali ke Ciapus, mas Gara tinggal selangkah lagi main2 air di sungainya … airnya jernih dan dinginnn .. sensasinya asyikkk banget deh bagi orang kota 🙂

      • Iya Mas, peranan masyarakat sekitar memang penting banget, kalau masyarakatnya sadar, saya yakin peninggalan leluhur akan tetap terjaga :hehe.
        Wah mau tahu dong Mas di Ciapus sebelah mana kita bisa main sungai, saya suka sekadar mencelupkan kaki di air dingin, rasanya menyenangkan sekali :)).

      • Patokan yang mudah, mas Gara harus ke area kampung budaya Sindangbarang, mungkin banyak orang Bogor yang tahu arahnya. Setelah sampai di daerah sana, tanya penduduk sekitar untuk menuju Kampung Cileuer, nanti jalannya otomatis harus menyebrangi sungai. Sungainya enak untuk bermain2, dangkal dan bersih karena berada di kaki gunung Salak. Dari kampung Sindangbarang ke sungai tanpa jembatan ini +- 2 km.

  2. Keren ya sepedanya pakai GPS .. jadi kepo nih dengan banyaknya curug di sana. Pemandangannya luar biasa cantik, terbayang gowesnya pasti lupa waktu kalau melewati alam ayu begitu terpikir pasti full kamernya.

    • pakai gps untuk memudahkan navigasi di daerah yang belum saya kenal.
      Bogor bisa dikatakan daerah seribu curug … banyak banget curug2 yang keren2 … kalau mudik ke Indonesia, main2 kesini mba Ely.
      Alamnya memang ayu .. jadi banyak berhenti untuk jeprat jepret 🙂

      • kang GPSnya merk, seri apa? petanya kumplit? atau ada hal2 lain? sy cuma modal google maps di ponsel buat navigasi saat gowes ga pernah pakai GPS asli 😀

      • pakai garmin etrex 20 om Rudi, petanya tergantung sering ngupdate atau ngga. bisa pakai google maps juga.
        fitur2nya sih standar gps outdoor ; anti air, batre tahan lama dan fitur2 lainnya, bingung juga pakainya. Kelebihan utamanya sih pakai dua satelit USA dan Rusia jadi lebih diandalkan dan presisi.

      • wah bisa dual sistem… sistem punya rusia namanya GLONASS, GPS itu nama sistemnya amrik… katanya klo dipakai keduanya akurat bisa 2m… sip.. tengkiu infohnya 🙂

  3. Sindang Barang pertama kali liat di plang tempat-tempat wisata Bandung, waktu itu sedikit penasaran, tapi karena belum ada info2 yang jelas jadi gajadi pergi hehehe keren juga ya rumah-rumah adatnya!

  4. Assalaamu’alaikum wr.wb,….

    Alhamdulillah, acara bersepeda memang mengasyikkan kerana membuat rasa sihat dan berpeluh. Saya ingin tahu apa maksud nama “cibubur, cimanggis, cibinong”,? Foto desanya sangat menarik dan penuh lestari tanpa penggugatan dari pemodenan sampai ngak perlu jembatan.

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

    • Wa ‘alaikumus salam wr wb puan Fatimah,

      Kalau di daerah Jawa Barat, nama nama daerahnya biasa pakai awalan ” ci ” seperti cibubur, cibinong. “Ci” artinya air, maksudnya daerah tersebut subur karena ada airnya. Misalkan Cibinong, daerah Binong yang banyak airnya atau subur.
      Didaerah kampung budaya memang terasa bener nuansa desanya, sampai jembatan ada jarang ada .. hehehe

      salam sehat dan bahagia dari Jakarta

  5. kalo liat lokasinya di om google maps sih, deket sama gunung salak yang waktu itu pernah saya datengin mas 🙂

    btw, foto2nya dahsyat euy, apalagi, narasinya bikin saya berasa ikutan…
    *jadi pengen

    • kalau wisata ke daerah gunung salak bisa melipir kesini, berdekatan lokasinya mas.

      wah kalau yang ngomong jurnalis .. saya jadi melayang layang nih … hehehe
      terimakasih banget support-nya mas Choirul

  6. Mas, waktu yg tepat untuk ke Sindangbarang sebaiknya hari apa ya?
    Aq baca di web lain katanya kalau disana setiap hari Minggu ada kegiatan/pertunjukan, tapi kalau hari lain tdk ada kegiatan. Kira2 kalau kesana hari Minggu rame bgt ga?

    • saya tidak tahu pasti, sepertinya acara memang diadakan di minggu saja dan… kayaknya tempat ini tidak rame wisatawan, kecuali ada rombonngan yg datang. tempatnya asik utk yg suka budaya dan akses jalan kesana juga mudah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s