Gowes Megalitikum ; Stone Garden, Gua Pawon dan Situ Ciburuy

stone1

Memang sudah niat gowes ke stone garden. Tapi hatiku tidak hanya gundah tapi juga gulana…. pagi2 mendung dan hujan rintik2….

Bagaimana ini…. Setelah merenung … diputuskan daripada saya meratapi…  mending untuk tetap kesana…

Berangkat jam 6.30-an… melewati pasteur, sampai di kota cimahi. Jalan raya cimahi ini… terasa sangat berdebu. Tak perlu dihiraukan. … pokoke terus gowes…. melewati pertigaan kota baru parahyangan…

Sampailah di daerah Tagog Apu Padalaralang daerah bukit kapur …. jalanan menurun meliuk2… asyiikkkk….

Di pinggir jalan masih banyak warung2 menjajakan peyeum bandung,  kerajinan keramik… bahkan disini cabe2-an dijual bebas ….. hayooo siapa yang mau ….

Slide8

siapa mau …. peyeum, keramik, cabe2-an ….. di daerah Tagog Apu Padalarang

Suasananya jadi seperti nostalgia… zaman baheula kalau pergi ke Jakarta selalu lewat sini …. sekarang keadaanya sepertinya tidak banyak perubahan.

Slide7

jalan tanah menuju Stone Garden

Di area Tagog Apu ini, gps menunjuk belok kanan, sudah ada plang Stone Garden, plang-nya kecil kurang jelas terlihat. Sepanjang akses jalan masuk ini hampir tidak ada perumahan penduduk, paling ada penambangan batu kapur dan kebun2. Sekitar 1,5 km-an dari jalan sampailah di parkiran Stone Garden. Ada warung2 disini, makan dulu sambil ngobrol2 dengan penjaga warung yang ramah. Ternyata Stone Garden ini adalah tanah milik pribadi, dan area wisata ini dikelola secara swadaya oleh masyarakat.

Jika masuk ke area Stone Garden dari akses masuk ini, jalanannya  tidak terlalu mendaki. Bayar tiket masuk  4000 ribu. Sampailah di atas bukit….  Kerennn… hamparan batu2 dengan bentuk dan formasi yang unik2 … amazing…

Slide3

komposisi batu2 yang unik … sangat keren untuk jadi latar belakang foto2. Hunting foto, pre wed, swafoto atau hanya menikmati keindahan tata letak batu dan pemandangan alam disekitarnya.

Waktu yang pas untuk berkunjung kesini adalah pagi hari atau sore hari. Karena kalau siang, terik matahari sangat panas, tidak ada pepohonan, tapi sudah disediakan beberapa saung untuk berlindung.

Slide6

berbagai komposisi batu batu

Slide1

menikmati dengan foto foto

Slide4

yap ….. di daerah sini masih banyak monyet2 liar

Slide5

asap polusi dari pembakaran limbah kain

Dari sini lanjut ke Gua Pawon. Sebetulnya posisi gua Pawon ada di bawah lereng bukit ini. Jadi bisa hiking dari sini menuruni tebing yang lumayan curam. Jika ingin bawa kendaraan maka kembali lagi ke jalan raya tagog apu sedikit memutar tapi jalannya bagus. Atau lewat jalan dalam… sedikit off road dan kadang ketemu truk2 pengangkut batu kapur yang memenuhi 1 badan jalan, motor saja sulit lewat jika berpapasan.Tidak rekomen jika bawa mobil melalui jalur ini.

Saya pilih lewat jalan dalam, ber-off road ria menurun terus dan melewati area yang dijadikan pembakaran kain2 bekas limbahan pabrik … oh ini dia yang membuat asap hitam membumbung ke atas, saya kira asap dari pabrik marmer atau sejenisnya. Setelah melewati turunan batu2 cukup panjang akhirnya ketemu jalanan cor yang merupakan jalan utama untuk ke gua pawon.

Dari sini tetap menurun terus… sampailah di gua pawon. Bayar tiket masuk 5000 ribu. Di cyclocomp tercatat 31 km. Ada beberapa mobi parkir disini, tapi setelah diperhatikan tujuan utama mereka adalah menuju stone garden … mereka mengambil jalur hiking keatas bukit. Menuju stone garden dari arah sini … track-nya betul2 menantang dan menguras tenaga … he he..

IMG_0116

Pintu Masuk Utama Gua Pawon

Saya langsung mengarah menuju gua Pawon. Kebetulan ada beberapa penjaga di dekat mulut gua. Sepeda dititipkan disini dan sekalian menggunakan jasa, sehingga lebih nyaman untuk explore ke dalam gua ditemani guide. Saat itu tidak ada orang lain di gua dan ternyata di dalamnya berliku liku, kebayang kalau sendirian masuk kesini, pasti bingung dengan arah yang dituju … dan takut … he he …

IMG_0185

Masih di area depan gua

Ketika memasuki pintu depan gua, bau menyengat kotoran kelawar, bau ini hanya di area depan saja, waktu masuk kedalam tidak terlalu menyengat. Gua ini selain berliku liku, juga banyak jendela alam-nya, sehingga tidak terlalu gelap.

Menurut saya sih…. gua dan suasana alamnya sangat kerennn.

Slide3

Di satu titik ada replika tulang belurang… disanalah tempat ditemukan tulang manusia purba dari ras mongoloid, tulang aslinya sudah dipindahkan ke museum.  Juga ditemukan peralatan memasak zaman dahulu, mungkin karena itu gua ini dinamakan gua pawon… pawon dalam bahasa sunda artinya dapur.

IMG_0138

replika tulang manusia purba

Penelitian pertama  dilakukan oleh A.C. De Yong dan G.H.R. Von Koenigswald pada tahun 1930-1935, Jadi apakah mereka yang zaman prasejarah tinggal disini adalah nenek moyang orang sunda ??

IMG_0140

gua yag di pagari adalah spot di temukan tulang purba beserta perkakas untuk makan

IMG_0183

labirin di dalam gua

Jam sudah menunjukkan 11an kurang…. ketika berangkat pulang. Dan dimulailah perjuangan sesungguhnya…. dari gua pawon ini menanjak terus sampai jalan raya.

Lanjut lagi merayap di tanjakan tagog apu dengan disinari sengatan matahari siang …. mobil2, bis dan truk menyalip dengan meninggalkan asap knalpot hitam…. semuanya dihirup langsung…. slrupppp slrupppp … hmmm.

Mendekat situ Ciburuy… macet panjang, sepeda dengan riangnya menyalip dari sisi kiri, semua kendaraan yang menyalip saya di Tagog Apu…. saya libas kembali semuanya…. ha ha ha….

IMG_0203

perahu wisata untuk berkeliing danau

Slide4

Mampir dulu sejenak di situ Ciburuy. Kabarnya situ ini adalah situ buatan tahun 1918 dari dua aliran sungai yang di bendung untuk mengairi sawah2 di area desa Ciburuy.

Sambil rehat dan ngadem memandangi situ, ditengah situ ini ada pulau …. sayang kondisi situ ini tidak terurus… terlantar…. padahal dulu situ ciburuy termasuk primadona pariwisata…. bahkan sampai ada lagunya “situ ciburuy laukna heuse dipancing” … he he..

Yo wisss…. lanjut lagi mengarungi kemacetan dan kemacetan… jalan raya cimahi saja macet… paster juga macet…. maklum liburan long weekend.

Slide1

Slide3

Stone Garden, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

koordinat google maps -6.824096, 107.438860

Gua Pawon koordinat google maps -6.823065, 107.436835

Situ Ciburuy koordinat google maps -6.833769, 107.469502

 

 

Sabtu 2 Mei 2015

 

 

Iklan

6 thoughts on “Gowes Megalitikum ; Stone Garden, Gua Pawon dan Situ Ciburuy

  1. Wew… Pasteur aja macet, Setiabudi gimana ceritanya itu? Hahaha. 😀

    Tapi serius Kang jalan ke stone garden “nggak begitu” nanjak? Pakai seli pula… haduh… dengkulmu perkasa sekali Kang 😀

    • jalan setiabudi jadi tempat parkiran mobil panjang…. he he

      mas mawi ini bisa aja …. saya hanya merayap pelan aja … kalau cape, berhenti dulu …
      alon alon asal kelakon .. 🙂

    • ya saya pp bandung – padalarang … sekitar 35 km-an sekali jalan.
      sekarang jadi tempat foto2 favorit disini … saingan dengan tebing keraton
      mba nana jadi memang mesti foto2 disini … 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s