Menyinggahi 2 tempat menuju Kampung 99

99

Sekali mendayung dua tiga pulau terlampui.

Ini adalah kiasan yang cocok untuk perjalanan kali ini.

3 tempat dalam satu kayuhan … sebenarnya sih … ratusan bahkan ribuan kayuhan .. hehe

Jalanan sepagi ini … koq ramai ya dan jarang sekali ketemu sama pegowes .. jadi tidak berasa hari minggu. Cuek aja … yang penting gowes .. Bekas sisa hujan semalam masih membekas di jalanan dan udara sedikit mendung menggayut.

Jam 7-an sudah sampai di Setu Babakan yang dijadikan tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi oleh pemkot DKI.

Disekitar danau banyak sekali tempat tempat yang menjual jajanan Betawi ; kerak telor, ketupat sayur, soto betawiroti buaya, bir pletok, dll. Meskipun ada yang buka tapi umumnya masih pada tutup. Disinipun ada seperti area untuk pementasan kesenian Betawi, seperti ondel ondel, lenong, tanjidor dan sebangsanya.

IMG_0179

pagi hari di setu babakan

Saya masuk dari Pintu I dan muncul di sisi danau yang rindang banyak pepohonan. Banyak ketemu orang yang jalan pagi, jogging, sepedaan atau hanya nongkrong nongkrong saja.

Terus menyusuri sisi danau sampai ke arah ujungnya. Disini masih tandus, jarang pepohonan dan sedang ada pengerjaan jembatan.

IMG_0185

area ujung setu babakan yang gersang

IMG_0192

jembatan di setu

Serelah rehat sejenak … lanjut gowes lagi ke arah Limo Depok. Disini beberapa kali bertemu kelompok goweser dari yang berseragam sampai yang belang belang. Melewati Matoa Golf terus .. blusukan ke gang gang muncul muncul di jalan raya Limo.

Dan …  tibalah di Mesjid Kubah Emas atau Mesjid Dian Al Mahri.

IMG_0211

Masjid Kubah Emas

mesjid

Area Komplek Mesjid .. besar sekalii. Jika dilihat ada kolam renangnya.

Wowww .. gede banget ya … sayang pintunya di tutup, kayaknya seperti bakalan ada acara kawinan besar …. Banyak banget karangan bunganya … jadi foto dari jauh saja.

Kubahnya ada 5 dan memang semuanya di lapisi oleh emas betulan .. ck ck ck.

Sejarahnya masjid ini dibuat oleh Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten pembangunannya dimulai tahun 2001.

Ya sudah langsung saja ke Kampung 99. Ternyata untuk menuju kesini, jalan masuknya dari depan Gerbang Mesjid Kubah Emas ini. Jalanannya kecil dan saya tidak melihat petunjuknya sama sekali.

Terus mengikuti jalannya .. sampai di ujung jalannya berubah menjadi tanah dan kecil, hanya pas satu mobil saja dan masih banyak tanah kosongnya. Kalau tidak berdasarkan panduan gps saya ragu untuk meneruskannya. Dan diujung jalan ini kita sampai di parkiran Kampung 99. Parkirannyapun tidak besar.

IMG_0205

Rumah Panggung ini dekat dengan sungai

Dan saya sampai sini kepagian pula … jam 8-an. Sepi, rencananya mau kuliner disini tapi tempat makannya masih tutup.

Saya masuk saja sambil tuntun sepeda, suasananya rimbun banyak sekali pepohonan. Seperti hutan kecil. Di area tersebut ada beberapa rumah dari kayu dan umumnya bermodel rumah panggung. Ada sungai Pesanggarahan di tepinya, airnya terlihat cukup deras.

Asyikkk sekali suasananya. Hebat sekali .. padahal dulunya dijadikan tempat buang sampah. Kemudian dengan semangat yang tinggi untuk hidup sehat menyatu dengan alam Bp. Eddy Jamalluddin Suedi beserta keluarganya membangun tempat ini menjadi rimbun dan adem. Rumah rumah panggung tersebut adalah tempat tinggal keluarga tersebut dan dapat disewakan jika ingin menginap disana. Sekarang tempat ini menjadi tujuan wisata terutama yang ingin mengenal alam dan hidup bersama alam.

Berbagai jenis pepohonan ditanam disini al ; Maja, Trembesi, Jati Putih, Mahoni. Disini juga ada banyak berbagai jenis hewan ; Rusa, Kambing Etawa, Sapi, Kerbau, ayam mutiara dll.

Kita bisa makan dengan menu menu makanan yang dihasilkan sendiri dari kebun dan peternakan yang ada disini, bahkan di masaknya dengan kayu bakar sehingga tidak tergantung pada harga gas yang naik terus … he he..

Pulangnya gowes lumayan cepat awan sudah semakin gelap, di daerah Condet … jalanan basah bekas hujan lumayan besar. Akhirnya gowes melambat supaya air tidak menciprat kemana mana terutama ke baju belakang. Jalanan basah ini sampai rumah. Untung saja tidak terkena hujannya hanya sisa hujan saja di jalanan. Sampai rumah jam 10.30-an. Allhamdulillah …

kamung 99

Lokasi Kampung 99 ; Jl. KH. Muhasan II, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Jawa Barat

Koordinat google maps Kampung 99   -6.384564, 106.765153

Koordinat google maps Kubah emas   -6.383843, 106.770764

Koordinat google maps Setu Babakan   -6.341465, 106.823463

 

Minggu 11 Mei 2014

 

 

 

 

Iklan

2 thoughts on “Menyinggahi 2 tempat menuju Kampung 99

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s