Gowes Cantik Bandung Historia

cantik

Gowes berduaan di Bandung supaya seru euy … maka dipilihlah rute yang relatif datar datar. Muter muter di kota Bandung sambil mengunjungi beberapa tempat bersejarah. Start jam 6.30-an … jalanan masih lumayan sepi … enak gowes berdua … beriringan … cieewww

IMG_8037

sudah mencapai daerah dago

Pertama tama mengunjungi icon yang sering dijadikan tempat photo yaitu di daerah perempatan dago yang kearah lapangan Gasibu. Tulisan BDG … sebagai bukti ada di Bandung .. halahhh

IMG_8059

bukti valid … ada di bandung

IMG_8055

nah ini perempatan dago yang terkenal … ada zebra cross beneran

Gowes hari minggu pagi di Bandung .. suasananya selalu menyenangkan, banyak pesepeda serta udara paginya sangat berbeda dengan Jakarta.

Gowes lanjut ke bawah … enak sekali jalanannya menurun, menyusuri jalanan Dago dan terus ke jalan Merdeka. Sampai di perempatan jalan Bungsu dan  Tamblong, kita mampir dulu ke sebuah masjid yang berada di deretan toko toko. Namanya Mesjid Lautze 2. Yang merupakan masjid yang didirikan oleh etnis muslim Tionghoa di tahun 1997. Nama Lautze 2 diambil karena sebelumnya telah berdiri Masjid Lautze petama di jalan Lautze Jakarta yang waktu itu di resmikan oleh BJ Habibie d tahun 1991.

IMG_8062

mesjid chinesse style

Gowes di lanjutkan menuju titik km 0 kota Bandung. Letaknya di jalan Asia Afrika dekat dengan Hotel Preanger. Kenapa titik km 0 ditentukan disini, apakah karena di anggap disini keren .. bukaannn …

Berdasarkan sejarah, titik km 0 kota Bandung di tentukan disana karena pada tahun 1810 Gubernur Jenderal Daendels bersama bupati Wiranatakusumah II mengunjungi area dan Daendels menancapkan tongkatnya dan memerintahkan bupati untuk membangun kota di daerah ini. Kemudian dikeluarkan surat Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808-1811) tertanggal 23 September 1810, mengenai perintah tersebut. sehingga tanggal 23 September dijadikan sebagai hari lahirnya kota Bandung. Nah …. tempat nancapnya tongkat Daendels  tersebut di jadikan titik Km O.

IMG_8079

KM NOL Bandung

Mampir dulu ke gedung Asia Afrika yang pernah dijadikan tempat konferensi tingkat tinggi Asia Afrika di tahun 1955.Gedung ini di bangun tahun 1895  dan direnovasi di tahun 1926 oleh Van Galen Last dan C.P. Wolff Schoemaker. Keduanya adalah Guru Besar pada Technische Hogeschool (Sekolah Teknik Tinggi) sekarang ITB. Dahulu gedung ini berfungsi sebagai tempat hang out kalangan borjouis-nya Belanda.

IMG_8084

gedung konferensi Asia Afrika

Lanjut lagi ke daerah Jalan Braga, daerah shopping elit jaman Belanda. Disini masih banyak gedung gedung kuno peninggalan Belanda. Salah satunya bekas Gedung Gas Negara. Gedung yang didesain oleh

Schoemaker ini dibangun tahun 1919. Dulunya digunakan sebagai Sekretariat Bandoeng Voorult dan kantor N. V. Becker & Co yaitu sebuah kantor pembayaran. Dan tahun 1928, dibeli oleh perusahaan gas Belanda, N.V. Nederlandsch-Indische Gasmaatschappij (NIGM). Jaman kemerdekaan diambil alih oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Lalu berhenti beroperasi pada tahun 1998.

IMG_8099

gedung kuno di braga

IMG_8106

sisi lain braga

Sambil gowes balik, kita istirahat lagi di tempat pemandian / kolam renang centrum atau disebut juga Tirtamerta. Konon Centrum adalah kolam renang kedua di Indonesia .. hebat ga … dibangun pada tahun 1920 didesain oleh arsitek C.P Wolff Schoemaker. Waktu tahun 2010 gowes .. tempatnya masih seperti jaman dahulu dan sudah tutup. Tapi sejak tahun 2011 berubah menjadi resto dan tempat event2..

IMG_8117

pemandian legendaris centrum yang ditutup

lanjut … sambil mampir dulu ke land mark kota Bandung, yaitu Gedung Sate.

Gedung sate di dirikan 27 Juli 1920 dengan tim arsitek yang diketuai  Ir.J.Gerber. Tusuk sate dengan 6 buah ornamen sate (ada juga yang menyebutkan jambu air atau melati) melambangkan jumlah biaya untuk membangun gedung tersebut ; 6 juta gulden. Dahulu gedung ini dijadikan gedung Departemen Lalulintas dan Pekerjaan Umum Hindia Belanda dan sejak tahun 1980 menjadi kantor Pemerintahaan Provinsi Jawa Barat. Pada 3 Desember 1945 terjadi peristiwa tujuh pemuda gugur mempertahankan Gedung Sate dari pasukan Gurkha. Dan dibuatkan monumen untuk mengenangnya yang dahulu di letakkan di halaman belakang dan akhirnya di pindahkan ke halaman depan.

IMG_8149

salah satu land mark bandung .. gedung sate

dan …setelah rehat lagi … lanjut lagi gowes pulang

IMG_8144

rehat dulu sebentar

 

3 April 2010

Iklan

2 thoughts on “Gowes Cantik Bandung Historia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s