Melihat Pohon Keabadian

baobab

Waktu melihat pohon aneh di internet yang ada di Afrika, saya ingin sekali melihat pohon tersebut. Pohonnya unik sekali, namanya pohon Baobab atau latinnya Adonsonia Digitata. Tahun 2010-an ada berita mengenai pohon ini, ternyata di Indonesia juga ada. Adanya di daerah Subang Jawa Barat, kemungkinan di bawa bibitnya kesana ada yang bilang oleh penjajah Portugis dan ada yang bilang oleh penjajah Belanda. Artinya pohon tersebut sudah berumur ratusan tahun. Orang Subang menyebutnya Ki Tambleg.
Berita di tahun 2010 mengenai pemindahan beberapa pohon Baobab dari Subang ke kampus UI. Kejadian tersebut membuat pro kontra. Akibat dari berita tersebut malah banyak orang yang semakin tertarik untuk membeli pohon tersebut untuk di pindahkan ke tempat lain. Dan semakin banyak juga orang yang sadar tentang pohon unik dan langka ini. Dan Pemda Subang sudah menetapkan pohon Baobab sebagai ikon konservasi Subang.

IMG_0039

Pohon baobab bisa tumbuh sampai 30 meteran dan memiliki keliling bisa puluhan meter juga. Dan usianya bisa sampai ribuan tahun. Sehingga ada yang menyebutnya sebagai pohon keabadian.
Selain itu hampir elemen pohon ini bermanfaat bagi manusia.
Dan ketika pohon Baobab di tanam di Waduk Ria Rio Jakarta (dekat dengan ITC Cempaka Mas). Akhirnya kesampaian juga saya melihatnya di Jakarta. Sebelumnya saya telah melihatnya di kampus UI Depok.
Dahulunya area waduk ini dipenuhi pemukiman kumuh, sekarang sudah mulai di tata oleh pemkot DKI, walaupun belum semuanya. Rencananya nanti akan di bangun concert hall di area ini.

IMG_0008

IMG_0026 IMG_0037 IMG_0069 IMG_0047 IMG_0088

Suasana taman di Waduk Ria Rio, jumat pagi ini terbilang sepi. Area yang ada pohon Baobab-nya sudah di tata dengan baik dan bersih, bahkan ada Free Wifi. Mudah-mudahan area yang ditatanya semakin di perluas dan tetap terjaga kebersihannya.

ria rio

 

Jumat 18 April 2014

Iklan

4 thoughts on “Melihat Pohon Keabadian

  1. waaa jadi penasaran pingin lihat Baobab, apalagi cakep juga ya waduk Ria Rio pas pagi hari. Kalau misalnya saya nyepeda gitu dari Blok M, Kebayoran Baru ke waduk Ria Rio, kira2 berapa jam perjalanan? rutenya lewat mana aja Kang?

    • kalau gowes dari Blok M ke waduk Ria Rio mungkin sekitar 1,5 sampai 2 jam, ga terlalu jauh… apalagi jalanannya datar terus. Rute yang paling gampang kalau dari Kebayoran Baru, yaitu lewat Jl Sudirman sampai melewati bundaran HI, terus lewat Sarinah, terus lagi sampai perempatan jl Kebun Kacang (sebelum patung kuda di dekat Monas). Belok kanan, pokoknya dari sini terus saja .. melewati patung tugu tani . terus .. lewat rel KA Senen, terus … sampai perempatan coca cola di dekat ITC Cempaka Mas … di seberang ITC ini ada waduk Ria Rio .. Kalau mas Mawi yang foto ..pasti keren bangeett fotonya ..

  2. Beruntung skali agan bersapedahan bisa melihat Baobab yg di UI sudah tumbuh dikit.
    Sekitar 2-3 tahun lalu saya ke sana masih batang doang dan masih di sanggah bambu. Sampe ngga bisa bedain ini Baobab-nya atau pohon lain..

    Mau balik lihat lagi nanti pas uda rimbun, tp masih 1000 tahun lagi ya? Hahhaha

    “Leave nothing but footprints. Take nothing but pictures. Kill nothing but time”

    makanangin-travel.blogspot.com

    • iya kalau ,mau lihat pohonnya rimbun dan besar .. tunggu aja ratusan atau ribuan tahun .. hehe ..
      atau datang saja ke daerah Subang, disana sudah ada pohon baobab yang berusia ratusan tahun …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s