Batu Kuda …. koq tidak seperti kuda ..

kuda2

Long Weekend di awal April ini digunakan untuk bermain di Bandung.

Janjian sama teman di Bandung untuk gowes kearah Batu Kuda.
Batu Kuda letaknya di lereng gunung Manglayang Bandung dan juga sekaligus menjadi area perkemahan.
Hari H-nya ternyata teman berhalangan … jadi ragu .. gowes kesana sendirian atau ke arah yang lain … ke warban .. sudah beberapa kali .. ya sudah memantapkan hati gowes kesana sendirian dengan mengandalkan gps.

Start sudah agak telat … baru gowes jam 7 pagi. Menyusuri jalanan Surapati kearah Cicaheum dengan santai .. banyak penggowes yang arahnya kebalikan .. kearah Gedung Sate atau Dago.

Di alun alun Ujung Berung .. mulai belok kiri kearah Cigending dan berbelok belok masuk kampung kampung … mulai nanjak halus. Tidak ada yang terlalu menarik … hanya melewati berbagai jenis tanjakan. Masuk area kebun kebun … masuk kampung lagi.

Tanjakan semakin terjal dan terjal … mendekati area Batu Kuda sudah hampir dua jam dengan jarak 17-an km. Beristirahat dulu di warung .. beli air minum dan makan cemilan. Ada 2 pesepeda yang turun ke bawah dari arah Batu Kuda … “halo pak …. duluan …” …”mangga pak mangga …” Penampakan peseda pertama, karena selama mulai belok dari alun alun Ujung Berung .. tidak ketemu satupun goweser. Ini bukan daerah favorit goweser … tidak akan seramai yang ke warban.

IMG_0016

Mulai gowes lagi … dan ternyata … tanjakannya semakin curam dan curam … gileee
akhirnya sampai di pintu masuk … penjaganya tidak menagih karcis masuk .. “punten pak …” senyum sambil anggukkan kepala. Jalanannya berubah menjadi macadam .. dan nanjak curam lagi .. akhirnya ttb saja.

Di area parkiran .. ternyata banyak motor dan beberapa mobil parkir. Sepeda tetap saya tuntun karena jalanannya jadi setapak tanah dan licin karena hujan.

Masuk area hutan pinus …. udaranya terasa segar sekali .. terlihat beberapa kelompok tenda tenda … dan ada warung warung. Saya rehat lagi .. sambil makan indomie rebus … enak benarrr. Sambil ngobrol dengan teteh penjaga warung menanyakan ke arah Batu Kuda “sudah dekat .. tinggal 700 meter” … asyikkk.

IMG_0033

IMG_0042

IMG_0050 IMG_0055

Sepeda tetap saya tuntun di jalan tanah setapak .. licin sekali dan nanjak pula.
jalan setapak ini semakin sulit .. katanya 700 meter … koq belum sampe sampe
di pertengahan jalan ketemu orang yang turun …”wah pak .. mending sepeda dititipkan .. sulit bawanya ke atas” … waduhhh.. sudah di tengah tengah begini … kagok negro … tetap saya bawa keatas … memang perjuangannya menguras tenaga .. mesti angkat angkat sepeda … setelah beberapa kali hampir jatuh karena licin … tibalah juga .. di situs Batu Kuda ..

IMG_0074

IMG_0061

Sambil istirahat .. foto foto .. dan di amat amatin .. batunya besar sekali .. tapi tidak mirip kuda.
Setelah puas istirahat .. kembali tuntun sepeda ke bawah .. mencoba di naiki sepedanya di beberapa titik .. tapi terlalu licin .. akhirnya tuntun terus.

IMG_0101 - Copy IMG_0105 - Copy IMG_0112

Melewati area perkemahan anak anak pramuka ..
Dan sampailah di jalanan macadam … dan akhirnya meluncur ke bawah dengan riangnya.

Mendekati jalan raya ujung berung, melewati suatu tempat … pemandangannya keren, sawah berundak …. kayaknya cocok di areanya sini di buat vila atau sekalian di buat kampung wisata …

IMG_0138

batu kuda

Koordinat Google maps -6.892102, 107.745255

Minggu 30 Maret 2014

Iklan

6 thoughts on “Batu Kuda …. koq tidak seperti kuda ..

  1. Memang lebih mirip disebut Batu Sapi ya dibanding Batu Kuda? hahaha. Kalau dari rute offroad masuk hutan, itu kayaknya rute downhill ya? Tinggi juga ya 1170 DPL? Nggak kebayang klo gowes mulainya dari 0 DPL. Untung Bandung udah 800 DPL, hehehe.

    • tidak tahu sejarahnya mengapa disebut batu kuda … hehe
      memang suka ada yang offroad sepeda melintasi area Batu kuda ini, naik terus dan kemudian downhill ke bawah.
      kelihatannya sih .. track-nya kombinasi antara dinaikin, di tuntun dan di panggul sepedanya … he he ..

  2. Jalan-jalan anti-mainstream yg menarik, gan!

    Anyway, heran juga ane, lokasi wisata yg kurang terkenal biasanya belum ada koordinat GPS-nya.
    Atau mungkin ente nekad cuma modal tanya2?

    “Leave nothing but footprints. Take nothing but pictures. Kill nothing but time”

    • Panduan Batu Kuda saya dapatkan dari internet hanya untuk sampai menuju lokasi perkemahannya dan dibuatkan rutenya ke gps.
      Setelah sampai area perkemahan saya tanya yang jaga warung disana. Tinggal mengikutin jalan setapak saja. Memang bukan area popular sehingga bisa dikatakan, tapi suasananya sejuk dan segar.
      Boleh sekali kali di coba main kesana apalagi jika sekalian mau camping.

    • bener om wiwied .. kalau sudah di daerah pelosok .. kadang jalan yang di gps, real-nya tidak ada, atau kadang posisi yang di sampaikan di internet .. ketika sampai .. bukan itu tahunya … jadi-nya gps “ganggu penduduk sekitar” .. he he

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s